Inflasi Bulan Januari di NTB Sekitar 1,3 Persen

Inflasi ( ilustrasi)

Inflasi ( ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Inflasi di provinsi NTB per bulan Januari 2015 ini diprediksi sebesar 1,3 persen. Inflasi itu dikarenakan masyarakat pada bulan ini masih menggelar acara Maulid sehingga berdampak pada tingginya permintaan barang. Berdasarkan siklus tahunan yang telah terjadi selama hampir lima tahun terakhir, persentase itu diprediksikan akan bertahan hingga awal Februari mendatang.

Hal itu dikatakan Kepala Bank Indonesia (BI) NTB, Prijono kepada Global FM Lombok di kantornya. Ia mengatakan, meski Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini telah turun, namun penurunan itu belum mampu merubah harga pasar. Terlebih penurunan harga BBM belum terlalu lama. Sementara itu, untuk inflasi tahun 2015 diperkirakan akan hampir sama dengan tahun 2014 lalu, yakni pada kisaran 7,23 persen.

“Untuk Januari, kita prediksi, hitungan kita secara historis, Januari itu kan bulan Maulid, berarti itu otomatis permintaannya akan naik. Dari historis itu kita melihat angka inflasi itu rata-rata sekitar 1,3 persen. Itu rata-rata selama lima tahun terakhir. Kurang lebih masih di kisaran itu,meskipun sekarang ada penurunan BBM karena BBM itu kan baru turun sekarang”, terangnya.

Dilanjutkan Prijono, langkah untuk menekan inflasi tersebut terus dilakukan BI dan pemerintah daerah. Diantaranya adalah dengan menyediakan stok yang mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Dikatakannya, sejumlah kegiatan di NTB yang berpengaruh pada kenaikan inflasi, seperti bulan maulid, bulan puasa,hari raya, libur akhir tahun dan sejumlah acara sejenis lainnya. (ris/irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply