Selama Empat Jam Warga Menunggu Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

elpiji 3 kg ( ilustrasi)

elpiji 3 kg ( ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Puluhan warga di kelurahan Sayang-Sayang kecamatan Cakranegara menunggu operasi pasar atau OP elpiji yang diadakan oleh Pemerintah Kota Mataram dengan Pertamina. Hampir empat jam warga menunggu digelarnya operasi pasar elpiji tersebut. Masyarakat rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan elpiji 3 kg dengan harga normal.

Salah seorang warga Sayang-Sayang Daye, Rahme kepada Global FM Lombok Selasa (1/13) menuturkan, harga yang diberikan pada operasi pasar tersebut yaitu Rp.15 kg per tabung. Dia menuturkan, kelangkaan elpiji 3 kg sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Jika terdapat stok di tingkat pengecer, harga yang diberikan di atas harga standar dan mencapai Rp.25 ribu per tabung.

“Dari jam 8 kita nunggu karena elpiji ini langka. Sudah kesana kemari kita keliling untuk mencari elpiji tapi kita tidak dapat elpiji. Kalau kita dapat ada yang menjual dengan harga Rp.20 ribu sampai Rp.25 ribu per tabung. Kita relakan nunggu karena kita tidak pernah dapat membeli elpiji. Cukup senang kita diberikan dengan harga murah karena tidak capek kita keliling mencari,”katanya

Ia merasa dibantu oleh pemerintah dengan adanya operasi pasar, karena selain harga yang diberikan cukup murah juga masyarakat tidak keliling untuk mencari elpiji bersubsidi ini.

Sementara itu warga lingkungan Sayang-Sayang Lauk, Nasoa mengatakan masyarakat yang menunggu digelarnya operasi pasar membawa tabung gas elpiji hampir 10 tabung per orang. Selain itu Nasoa mempertanyakan penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di Lombok.

Berbeda halnya dengan Sufi yang lebih memilih untuk membeli elpiji dipengecer dengan harga Rp.20 ribu pertabung. Menurutnya, meskipun harga yang diberikan pada operasi pasar cukup murah namun dia tidak kuat untuk menunggu.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply