Harga Cabai di Mataram Tembus Rp 50 Ribu Per Kilo

Pedagang Cabai di Pasar Dasan Agung Mataram

Pedagang Cabai di Pasar Dasan Agung Mataram

Mataram (Global FM Lombok)-Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersusidi Selasa lalu juga berdampak pada kenaikan harga cabai di pasaran. Di tingkat pedagang pasar, harga cabai tembus hingga Rp 50 ribu per kilo. Satu minggu sebelum naiknya harga BBM, harga cabai di pasaran hanya Rp 20 ribu per kilo. Itu membuat pembeli mengurangi jumlah cabai yang dibelinya di pasar.

Hal itu dituturkan oleh salah satu pedagang cabai di pasar Dasan Agung Kota Mataram, Anhar kepada Global FM Lombok, Kamis (20/11) di pasar Dasan Agung. Ia mengatakan, semua jenis cabai, baik cabai rawit, cabai merah dan cabai hijau saat ini dihargakan sama. Ia sendiri mengaku hanya memperoleh keuntungan dari penjualan cabai sebanyak Rp 5 ribu dalam satu kilo karena membeli cabai dari distributor seharga Rp 45 ribu per kilo.

“ Harganya 50 ribu per kilo, ada sudah satu minggu waktu sedang dikabarkan BBM naik, langsung dia naik harganya. Sebelum naik BBM harganya itu 20 per kilo. Tetap dia beli tapi kurang lah gitu kan, biasanya beli setengah kilo jadi dia beli seperapat, seperapat dapat dia 12 ribu ya kurang jadinya orang belanja soalnya harga BBM ini naik”, tuturnya.

Dilanjutkan, selain karena kenaikan harga BBM bersubsidi, melonjaknya harga cabai di pasar juga disebabkan oleh langkanya cabai. Stok cabai yang tersedia dari hasil panen pada bulan Oktober lalu menurutnya sudah berkurang. Sementara itu, untuk harga bumbu-bumbu lainnya seperti tomat, bawang merah dan bawang putih masih di batas harga normal yakni antara 5 sampai 15 ribu per kilo. (ris/irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply