Musim Hujan, BPBD Waspadai Lahar Dingin Gunung Sangeang Api

Kepala BPBD Wedha Magma Ardhi

Kepala BPBD Wedha Magma Ardhi

Mataram (Global FM Lombok)-Untuk mengantisipasi munculnya lahar dingin yang dikhawatirkan mengenai ternak dan tanaman penduduk di sekitar kawasan gunung Sangeang Api Kabupaten Bima pada musim hujan kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk segera melakukan sosialisasi kepada penduduk yang bercocok tanam dan berladang di sekitar kawasan gunung Sangeang Api. Sosialisasi ini dilakukan untuk mencegah potensi bencana lahar dingin gunung Sangeang yang kemungkinan akan melanda masyarakat.

Demikian dikatakan Kepala BPBD NTB Weda Magma Ardhi kepada Global FM Lombok Sabtu (15/11) di Mataram. Ia mengatakan, masih adanya abu vulkanik akibat meletusnya gunung Sangeang bulan Mei lalu dikhawatirkan akan turun terbawa air hujan pada musim hujan tahun ini. Menurutnya, air hujan yang bercampur abu vulkanik itu sangat berbahaya bagi penduduk serta tanaman dan ternak. Pasalnya, debit air hujan yang bercampur debu vulkanik itu bisa menjadi lumpur sehingga bisa menenggelamkan ternak.

“Kalau masalah itu saya sudah koordinasikan dengan teman-teman BPBD Kabupaten Bima biar dia melakukan sosialisasi kepada para penduduk yang bertani, berladang, beternak disana. Ya memang kita wanti-wanti karena abu vulkanik yang kemarin itu kalau nanti ada hujan dikhawatirkan ada lahar dingin. Nah itu paling tidak mereka harus mempersiapkan kondisi itu ya kalau ternaknya misalnya ya di taruh di tempat yang aman yang tidak dilalui oleh lahar dingin itu nanti”, katanya.

Dilanjutkan, selain debit air hujan yang dua kali lipat lebih berat, BPBD mengkhawatirkan lahar dingin tersebut bisa membawa penyakit. (ris/irs)-

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply