Tanam Jagung, Sekitar Seribu Hektar Hutan di Dompu Rusak

Bupati Dompu Bmbang M Yasin di lokasi penanaman jagung ( sumber; intirakyat.blogspot.com)

Bupati Dompu Bmbang M Yasin di lokasi penanaman jagung ( sumber; intirakyat.blogspot.com)

Mataram (Global FM Lombok)-Pemerintah Kabupaten Dompu sangat bersemangat dalam program penanaman jagung sebagai salah satu komoditas unggulan. Namun, di sisi lain semangat untuk memperhatikan keasrian hutan di Kabupaten tersebut masih kontras. Pasalnya Sekitar seribu hektar hutan produksi di Kabupaten Dompu rusak karena pengalihan fungsi hutan menjadi lahan pertanian jagung yang ditanam oleh warga setempat.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) NTB, Andi Pramaria kepada Global FM Lombok Jum’at (19/09) di kantor gubernur NTB. Dikatakannya, kerusakan hutan di kawasan Pacu Kabupaten Dompu hampir 500 hektar dan 500 hektar lagi di kawasan Kesi. Sementara itu, pemerintah Kabupaten sebagai pemberi izin penanaman juga tidak mengambil sikap tegas terhadap masyarakat pelaku perusakan hutan.

“ Hutan dijadikan lahan jagung, jadi kalau dibilang Dompu itu sangat progresif di dalam pengembangan jagung, itu benar. Tapi hutan saya rusak semua. Di Pacu itu saja hampir 500 hektar, di Kesi hampir 500 hektar. Coba kesana, kayu itu ditebang dan diangkut pakai motor”, ungkap Andi.

Andi mengatakan, Dinas Kehutanan NTB ingin langsung mengambil tindakan untuk menangkap pelaku yang merusak hutan. Namun dia menghendaki agar pemerintah Kabupaten Dompu yang memiliki wewenang memberi izin menindak tegas pelaku yang menebang pohon secara illegal.

“Itukan wilayah Kabupaten terus dia yang menerbitkan izin jadi ia berbuat dulu jangan kayak intel, Kabupaten tiba-tiba telpon saya melaporkan adanya illegal loging dan sebagainya. Sementara dia di Kabupaten tidak berbuat, kalau seperti itu ia dicegah lah dan ditangkap”, tutupnya. (ris/irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply