Pengeboman Ikan Masih Dijumpai di NTB

bom ikan (tribunnews.com)

bom ikan (tribunnews.com)

Mataram (Global FM Lombok)-Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB Aminollah mengatakan, penangkapan ikan dengan cara illegal baik dengan cara pengeboman dan lainnya masih dijumpai di NTB. Namun terkait dengan informasi maraknya kasus pengeboman ikan di perairan Bima, dirinya belum melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Bima.

Hal itu dikatakan Kepala DKP NTB, Aminollah kepada Global FM Lombok di Mataram. Dikatakan, satu minggu yang lalu, petugas Satuan Polisi Air (Sat Pol Air) NTB telah menangkap sekitar empat orang nelayan di perairan Gili Sunut Lombok Timur yang menangkap ikan dengan cara illegal. Selain itu, Sat Pol Air di pulau Sumbawa berhasil menangkap sekitar 42 penangkap ikan illegal.

“Ia memang masayarakat kecil ini maunya jalan pintas saja biar dapat uang banyak, biar dapat ikan banyak. Tetapi dampak dari pengeboman itu dia tidak tau ekosistem, terumbu karang rusak, ikan-ikan rusak. Penangkapan itu masih ada. Ya mudah-mudahan dengan adanya penegak hukum yang sudah kita buat kita berharap bisa mengurangi penangkapan ikan secara illegal meski tidak 100 persen”,harap Aminollah.

Dikatakan, pelaku penangkapan ikan dengan cara terlarang ini merupakan nelayan lokal dan juga bekerjasama dengan nelayan luar daerah. Untuk mencegah dan mengantisipasi semakin maraknya penangkapan ikan dengan cara pengeboman, pemerintah telah membentuk hampir 125 kelompok masyarakat pengawas di semua Kabupaten Kota.(irs/ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply