Tingkat Kepatuhan Bayar Pajak di Nusa Tenggara Masih Rendah

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Nusa Tenggara Ketut Sukarda saat memberi materi

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Nusa Tenggara Ketut Sukarda saat memberi materi

Mataram (Global FM Lombok)-Tingkat kepatuhan para wajib pajak dalam membayar pajak masih sangat rendah. Salah satu indikatornya adalah realisasi penyampaian SPT tidak sesuai dengan target. Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Nusa Tenggara menargetkan sebanyak 272 ribu lebih para wajib pajak menyerahkan SPTnya. Namun sampai Juli 2014 ini, jumlah SPT yang sudah diserahkan baru 223 ribu atau 82,21 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Nusa Tenggara Ketut Sukardadalam kegiatanMedia Gathering Rabu (16/7) sore kemarin. Dia mengatakan, realisasi pembayaran pajak juga masih rendah. Untuk wilayah Kanwil DJP Nusra, dari target Rp 4,3 triliun pajak, yang sudah terealisasi baru 1,3 triliun atau 30 persen lebih.

“Di Kanwil Nusra target kita 4,3 triliun. Nah kalau kita lihat capaiannya sampai dengan semester satu 2014 ini masih rendah pak yaitu baru 30,56 persen. Masih rendah sekali. Sumber penerimaan Kanwil Nusa Tenggara itu sebagian besar penerimaan bendahara yaitu pemotongan, pemungutan bendahara atas belanja pemerintahbaik itu belanja barang, jasa maupun modal” kata Sukarda.

Dia mengatakan, untuk mengejar target yang dibebankan kepada Kanwil DJP Nusra ini telah melakukan sosialisasi serta himbauan agar para wajib pajak tetap membayar pajak sesuai dengan ketentuan. Pasalnya pajak adalah sumber penerimaan terbesar negara yaitu sekitar 66 persen sumbangan pajak di APBN. Jika sektor penerimaan pajak tersendat akan berpengaruh terhadap pembagunan negara.(ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply