Air Tercampur Abu Vulkanik, Warga Bima Butuh Air Kemasan

air kemasanMataram (Global FM Lombok)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sedang fokus menyalurkan air minum dalam kemasan kepada seluruh warga Bima yang terdampak abu vulkanik gunung Sangeangapi lantaran air bersih sudah terkena abu vulkanik. Warga yang paling parah terkena abu vulkanik yaitu warga yang tinggal di kecamatan Wera.

Kepala BPBD Provinsi NTB Wedha Magma Ardhi yang dihubungi dari Mataram Senin (2/6) ini mengatakan, selain minuman dalam kemasan, BPBD bersama tim menyalurkan makanan instan karena hingga saat ini warga belum bisa beraktifitas dengan normal. BPBD NTB menetapkan tanggap darurat bencana gunung Sangenagapi Bima sampai tanggal 5 Juni mendatang.

“Karena ada abu dan lain sebagainya, kita sudah focus membagikan air minum dalam kemasan bagi warga yang terdampak sangat berat itu di kecamatan Wera terutama di empat desa Oi Toi, kemudian Tangga Solo, Tadewa termasuk di Sangeang barat. Kemudian makanan instan sudah kita bagikan juga” katanya.

Ardhi mengatakan, sejumlah tim dari pusat sudah sampai di kabupaten Bima yang terdiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pusat Vulkanologi Bandung. Pusat Vulkanologi Bandung bertugas memantau perkembangan gunung Sangeangapi setelah meletus Jumat sore lalu.

BNPB telah menyalurkan bantuan awal kepada pemerintah kabupaten Bima sebesar Rp 100 juta untuk pengadaan kebutuhan logistik yang sifatnya mendesak. Selain dari BNPB, pemerintah provinsi NTB juga telah mengirim 1,5 ton beras dan makanan instan untuk korban letusan gunung Sangeangapi.(ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply