Ikan Sedikit, Para Nelayan Masih Nganggur

Nelayan ( ilustrasi)

Nelayan ( ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Gelombang laut yang tinggi beberapa bulan yang lalu berdampak pada aktifitas nelayan di  kawasan Ampenan, kota Mataram. Meski saat ini cuaca sudah semakin membaik, namun para nelayan menilai ikan yang akan ditangkap sangat sedikit. Sehingga banyak nelayan yang memilih untuk menganggur atau mencari kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Salah seorang nelayan Ampenen, Masni kepada Global FM Lombok Sabtu (26/4) menuturkan, pada bulan ini jumlah ikan di laut  sangat sedikit. Hal ini terlihat dari hasil tangkapan para nelayan. Sehingga dengan kondisi itu banyak nelayan yang tidak berani turun  melaut. Pasalnya dalam sekali turun melaut akan menghabiskan 15 sampai 20 liter bahan bakan minyak (BBM). Jika dibandingkan hasil yang diperoleh dengan modal yang dikeluarkan, para nelayan akan rugi. Terlebih dalam sekali melaut mereka mendapatkan hanya 50 sampai 100 ikan.

Menurut Masni, biasanya ikan akan banyak antara bulan Juni sampai Oktober, sehingga pada bulan tersebut para nelayan rata-rata akan melaut pada bulan tersebut.

“Saya nelayan tapi perginya malam, dan sekarang lagi libur, sekarang cuacanya sudah baik, tapi kadang-kadang kita pergi kalau ada ikannya yang tiap malam. Kalau ada teman-teman nelayan yang pergi dan dapat ikan kita ikut untuk melaut. Dan kadang-kadang kita tidak dapat ikan sampai lima atau enam kali melaut,” katanya

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para nelayan melakukan pekerjaan serabutan seperti menjadi buruh untuk menjemur ikan dan lain sebagainya. Namun untuk mencoba mencari rizki dari melaut sebagian nelayan menitipakan peralatan mereka kepada nelayan yang lain, dan mereka memberikan upah kepada nelayan tersebut.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply