Bawaslu NTB : Penyelenggara Pemilu Jangan ‘Masuk Angin’

Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) NTB Bambang Karyono

Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) NTB Bambang Karyono

Mataram (Global FM Lombok)-Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) NTB Bambang Karyono mengingatkan penyelenggara pemilu baik Bawaslu dan jajarannya ke bawah serta KPU dan jajarannya agar tidak “masuk angin” atau tidak dipengaruhi pada saat perhitungan suara.

Bambang Karyono kepada Global FM Lombok Selasa (15/4) mengatakan, pihaknya mengharapkan agar jajaran KPU sampai tingkat PPS bisa tetap objektif pada saat rekapitulasi suara. Jangan sampai perolehan suara ada yang tercerai berai atau dialihkan, dikurangi, dipindahkan baik antar partai maupun internal partai.

“ Banyak hal yang berkembang ditengah-tengah masyarakat yang mesti harus dijelaskan diantaranya adalah kami selaku pengawas pertama-tama ingin mengingatkan diri kami bahwa proses ini sangat rentan, Jangan sampai jajaran kami dibawah masuk angin. Dan yang paling rentan sekali adalah jajaran teman-teman yang ada di KPU hingga PPS” kata Bambang.

Dia mengatakan, KPU harus benar-benar objektif dan professional dalam rekapitulasi suara. Jangan sampai caleg tetentu yang tidak memiliki saksi pada saat rekapitulasi suaranya menjadi hilang. Pada sistuasi saat ini yang paling rentan adalah pengalihan suara dari caleg satu ke caleg lainnya pada partai yang sama. Bisa juga suara parpol dialihakn mejadi suara caleg. Ini adalah potensi kecurangan yang bisa saja terjadi untuk meraih kemenangan.

Bambang mengatakan, indikasi seperti ini sudah ada data-datanya, meski data itu diperlukan klarifikasi lebih lanjut. Misalnya di Lombok Tengah terjadi kasus seperti itu yang melibatkan internal partai. Dimana pada formulir C1 yang berasal dari KPPS, perolehan suaranya sudah tercatat, namun saat berada di PPS, perolehan suaranya  menjadi berkurang.(ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply