Angkat Sedimen Gunakan Eskavator Terkendala Biaya Operasional

eksavator sedang mengangkat sedimen di sungai (ilustrasi)

eksavator sedang mengangkat sedimen di sungai (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)- Uji coba pengoprasian eskavator mini yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Mataram beberapa minggu yang lalu dinilai lebih efektif. Pasalnya sedimen sungai yang bisa dikeruk dengan alat berat tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan tenaga manusia. Namun saat ini alat tersebut tidak difungsikan kembali karena biaya oprasional belum dicairkan. Dalam satu hari beroprasi alat tersebut menghabiskan 100 liter bahan bakar.

Demikian disampaikan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Mataram Mahmuddin Tura kepada Global FM Lombok di Kantornya. Menurutnya sejak pengoprasian alat berat tersebut sedimen sungai yang bisa diangkat lebih banyak, namun masyarakat mengeluhkan keberadaan sedimen yang numpuk dipinggir jalan. Sedimen yang sudah diangkat tidak bisa langsung diangkut karena harus didiamkan selama dua hari agar lebih kering. Hal ini keluhkan oleh masyarakat karena bau dan menghalangi lalu lintas.

“Eskavator mini sudah difungsikan minggu lalu, kualahan di pengangkutan sendimen. Sendimen numpuk dipinggir jalan masyarakat protes ini serba salah jadinya dan sekarang mengganggur lagi mungkin dalam waktu dekat ini dan kebetulan juga biaya oprasional belum keluar karena dalam satu kali keluar akan menghabiskan 100 liter bensin untuk eskapator belum untuk lodernya. Tapi kalau dihitung dengan banyaknya sendimen yang diangkat masih lebih menguntungkan. Namun tidak semua saluran bisa menggunakan alat berat, tergantung dari lebar saluran tersebut,” katanya

Selain itu Dinas PU masih memikirkan cara untuk mengangkut sedimen yang sudah diangkat menggunakan alat berat tersebut agar tidak didiamkan terlalu lama. Menurut Mahmuddin, tidak semua saluran yang ada di kota Mataram dinormalisasi menggunakan eskapator mini. Karena pengoprasian alat berat tersebut tergantung dari saluran. (azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply