Form C1 Kurang, Bawaslu Minta KPU NTB Lengkapi Logistik

Mataram (Global FM Lombok)-

Logistik pemilu berupa formulir C1 atau dokumen hasil perhitungan suara di provinsi NTB masih kurang. Menurut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB, kekurangan formulir C1 sebanyak 32 lembar disetiap TPS. Jika TPS di provinsi NTB sebanyak 12.020 unit, maka formulir C1 yang masih kurang sekitar 384 ribu lembar.

Divisi pengawasan dan Penindakan Bawaslu NTB Bambang Karyono kepada Global FM Lombok Jumat (4/4) mengatakan, formulir C1 harus dipegang oleh seluruh peserta dan penyelenggara pemilu. Bawaslu meminta agar formulir itu tidak difoto copy untuk kesetaraan nilai logistik di mata hukum.  Dengan demikian, KPU diminta menambah formulir C1 di provinsi NTB.

“ KPU RI itu tidak lengkap dalam pengadaan C1. C1 yang seharusnya untuk semua peserta baik dari partai politik maupun DPD. Setelah kami jumlahkan per TPS C1 itu kurang 32 lembar. Kami merekomendasikan kemarin, apapun kendalanya, Bawaslu memeinta kepada KPU untuk segera melengkapi itu” katanya.

Selain masalah formulir C1 yang kurang, Bawaslu NTB juga menyoroti masalah kekurangan surat suara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sumbawa. Sebanyak 37 orang penghuni lapas Sumbawa terancam tidak bisa menggunakan hak suaranya lantaran tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun KPU NTB akan melayani penghuni lapas tersebut dengan fasilitas TPS berjalan.

Selain di itu Lombok Timur(Lotim), sebanyak 99 pemilih yang berada di tiga TPS  akan menggunakan hak suaranya di desa yang berbeda. Hal ini dilakukan karena mereka masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Jumlah DPK di tiga TPS tersebut sudah over kapasitas, sehingga para pemilih ini akan mencoblos di TPS yang berbeda.(ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Comments are closed.