Beranda blog Halaman 382

Viral Bayar Parkir Tak Wajar, DPRD NTB Desak Angkasa Pura I Audit Pengelola Parkir di Bandara Lombok

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim ikut angkat bicara menanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan praktik tarif parkir tidak wajar di Bandara Internasional Lombok. Ia menyebut persoalan ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi sudah masuk kategori tindakan melawan hukum dan harus segera diusut tuntas.

“Ini bukan lagi soal keluhan biasa. Sudah ada bukti nyata dan diberitakan media. Karena itu saya mendorong Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Lombok untuk segera melakukan audit terhadap pengelola parkir di Bandara Lombok. Ingat, pengelolaan parkir ini diserahkan ke pihak ketiga. Kalau terbukti melakukan kecurangan, harus segera ditindak,” tegas Hamdan, Sabtu (29/6).

Politisi muda dari Fraksi Partai Golkar ini menilai kasus ini sangat serius dan berpotensi merugikan banyak orang. Ia menduga banyak korban lain yang mengalami hal serupa tanpa menyadarinya.

“Kalau satu dua orang saja sudah bisa sampai ratusan ribu rupiah, bayangkan kalau ini terjadi ke puluhan atau ratusan pengguna jasa lainnya. Ini sangat berbahaya. Saya tegaskan, ini masuk ranah kriminal dan harus dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH),” ujarnya.

Lebih lanjut, Hamdan mendesak agar kontrak dengan pengelola parkir saat ini dievaluasi total. Bahkan, ia meminta agar Angkasa Pura I mempertimbangkan mengganti pihak ketiga tersebut dengan pelaku usaha lokal yang lebih transparan dan bertanggung jawab.

“Kalau sudah terbukti seperti ini, terang benderang. Jangan dipertahankan lagi. Ganti saja dengan pengusaha lokal kalau bisa. Kita juga harus beri ruang bagi pengusaha daerah yang jelas-jelas bisa lebih dikontrol,” tandasnya.

Hamdan juga menyerukan agar masyarakat yang pernah mengalami hal serupa segera melapor. “Silakan laporkan ke Ombudsman, ke polisi. Jangan diam. Kalau tidak ditindak hari ini, bisa jadi setiap hari ada korban baru yang dirugikan. Ini harus segera dihentikan.” Katanya.

Diketahui, keluhan masyarakat mencuat setelah seorang warga Lingsar Lombok Barat, Ahmad Yani, menceritakan pengalamannya yang harus membayar parkir sebesar Rp360 ribu meskipun hanya memarkir kendaraan kurang dari satu jam di Bandara Lombok.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam (28/6). Yani menggunakan sistem pembayaran digital QRIS saat menjemput keluarganya di area kedatangan. Namun, ia terkejut saat nominal yang harus dibayar mencapai Rp360 ribu.

“Harusnya cuma Rp7.500. Tapi pas bayar, muncul angka Rp360 ribu. Petugas parkir juga bingung dan bilang itu karena sistem. Saya tanya apakah uangnya bisa dikembalikan, katanya harus buat laporan dulu,” kata Yani.

Yang lebih mencurigakan, transaksi pembayaran tersebut tercatat atas nama merchant “Parkee”, bukan entitas resmi pengelola parkir bandara. Alamat merchant tersebut pun tercatat di Jakarta Barat, jauh dari lokasi bandara.(ris/r)

Pengendara Ini Sangat Kaget, Parkir Mobil Kurang dari 1 Jam Bayar Rp360 Ribu di Bandara Lombok

Mataram (globalfmlombok.com) –

Sejumlah pengguna jasa Bandara Internasional Lombok mengeluhkan sistem pembayaran parkir yang dinilai janggal dan merugikan. Salah satunya dialami oleh Ahmad Yani, warga Lingsar Lombok Barat, yang mengaku harus membayar parkir sebesar Rp360 ribu meskipun hanya memarkir mobil kurang dari satu jam.

Yani menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada malam Sabtu (28/6/2025) saat ia dijemput keluarganya di area kedatangan Bandara Lombok. Ia memilih membayar parkir menggunakan sistem QRIS, namun terkejut saat mendapati nominal yang harus dibayar mencapai ratusan ribu rupiah.

“Pas saya cek kembali, harusnya saya hanya bayar Rp7.500. Tapi sistem menampilkan tagihan Rp360 ribu. Petugas loketnya juga bingung, katanya ini karena sistem. Saya tanya apakah uang kelebihan bisa dikembalikan, jawabannya harus buat laporan dulu,” kata papar Yani.

Yang membuatnya lebih curiga, bukti transaksi QRIS menunjukkan pembayaran dilakukan ke nama merchant “Parkee”, yang tidak mencerminkan entitas resmi pengelola parkir di bandara. Alamatnya juga Jakarta Barat.

“Ini kok seperti bukan lembaga resmi? Bagaimana kalau yang mengalami ini wisatawan asing?,” ujarnya kecewa.

Kondisi itu diperparah oleh antrean kendaraan yang mengular di gerbang keluar parkir, lantaran banyak pengendara gagal transaksi akibat saldo kartu yang dianggap tidak cukup oleh mesin, padahal saldo mencukupi.

“Karena itu saya akhirnya pakai QRIS. Tapi ternyata malah begini jadinya,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Nasruddin, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB. Ia mengaku pernah mengalami tagihan ratusan ribu meski waktu parkir sangat singkat. Setelah peristiwa itu, Nasruddin mengaku enggan lagi menggunakan QRIS untuk membayar parkir di bandara.

“Saya pernah bayar ratusan ribu, padahal hanya parkir sebentar. Karena itu saya sekarang tobat pakai QRIS di sana, saya lebih pilih bayar tunai saja,” ujar Nasruddin, Minggu (29/6/2025).

Ia juga mempertanyakan keamanan sistem pembayaran nontunai di area bandara yang seharusnya menerapkan standar ketat. “Nomor QRIS itu bisa saja ditiru kalau tidak dikontrol ketat,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Humas Bandara Lombok Arif Haryanto mengaku telah berkoordinasi dengan pengelola parkir, yakni PT Angkasa Pura Support (APS) Lombok, untuk menelusuri kejadian tersebut. Ia juga memastikan bahwa informasi dan data konsumen sudah disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

“Sudah saya tindaklanjuti, saya telah berkoordinasi dengan Branch Manager APS Lombok untuk menelusuri hal ini. Nomor pengguna jasa juga sudah saya sampaikan. Kami berharap ada solusi terbaik,” ujar Arif.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menyampaikan keluhan secara resmi melalui berbagai saluran resmi Bandara Lombok.

“Setiap keluhan sebaiknya disampaikan melalui akun resmi kami, atau lewat nomor 172 dan email ke contact@injourneyairports.id. Sistem akan menindaklanjuti ke pihak terkait dan menjadi bahan evaluasi layanan kami,” tambah Arif.

Insiden ini menyoroti perlunya evaluasi terhadap sistem pembayaran parkir di Bandara Internasional Lombok, khususnya penggunaan QRIS oleh pihak ketiga. Transparansi, keamanan transaksi, dan kepastian pengembalian dana bagi konsumen menjadi isu penting yang harus segera direspons oleh pengelola.

Pihak bandara diminta lebih aktif mengawasi dan menjamin bahwa setiap sistem pembayaran yang digunakan telah diverifikasi dan sesuai dengan standar layanan internasional, demi menjaga kepercayaan publik dan kenyamanan penumpang, terutama wisatawan yang baru pertama kali datang ke NTB.(ris/r)

Telkomsel Tegaskan Kepemimpinan sebagai Pusat Hiburan Digital Terlengkap Indonesia di APOS 2025

Badung (globalfmlombok.com)-

Telkomsel kembali meneguhkan komitmennya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan dan entertainment hub terlengkap di Indonesia dengan berpartisipasi pada Asia-Pacific Video & OTT Summit (APOS) 2025 yang digelar di Badung, Bali, 24–26 Juni 2025. Pada ajang prestisius yang dihadiri pemimpin industri seperti Google, Netflix, TikTok, Warner Bros Discovery, Walt Disney, dan raksasa media regional lainnya ini, Telkomsel dipercaya menjadi host sesi Welcome Reception untuk menyambut para delegasi dan membuka rangkaian diskusi strategis mengenai masa depan hiburan digital Asia-Pasifik.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menyatakan, sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di kawasan yang telah menemani perjalanan digital masyarakat Indonesia selama 30 tahun, Telkomsel terus berevolusi menjadi entertainment hub terdepan yang inklusif.

«Melalui APOS 2025, kami ingin memperlihatkan bagaimana kekuatan ekosistem Telkomsel – MAXstream Studios, IndiHome, hingga MyTelkomsel – memberi panggung global bagi konten, talenta, budaya, dan kisah Indonesia,» ujarnya.

Rekam Jejak Inovasi: Menggerakkan Adopsi Hiburan Digital Tanah Air

Sejak tahun 2014, Telkomsel telah mencatat berbagai pencapaian penting dalam dunia hiburan digital, dimulai dengan peluncuran platform streaming pertamanya, Bola Samba. Perjalanan ini berlanjut dengan hadirnya aplikasi MAXstream pada 2018, yang menjadi platform utama dalam menghadirkan konten premium dan memproduksi konten orisinal bersama mitra video ternama.

Selama bertahun-tahun, Telkomsel telah memantapkan posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi pilihan utama bagi berbagai platform video global seperti Netflix, Disney+ Hotstar, YouTube, dan Prime Video. Pengalaman hiburan digital semakin ditingkatkan melalui integrasi fitur streaming di aplikasi MyTelkomsel, yang memberikan akses mudah dan praktis bagi pengguna.

Pada 2023, Telkomsel memperkuat strategi Fixed Mobile Convergence (FMC) dengan mengintegrasikan IndiHome ke dalam ekosistemnya, menggabungkan layanan IPTV dan konektivitas broadband berkecepatan tinggi, lengkap dengan konten berlisensi untuk jutaan rumah tangga. Terbaru di tahun 2024, Telkomsel memperluas produksi konten lokal melalui transformasi MAXstream menjadi MAXstream Studios, menghadirkan konten yang lebih relevan – khususnya untuk Gen Z – melalui kolaborasi dengan platform drama vertikal dan distribusi yang menjangkau berbagai perangkat.

Rekam jejak tersebut menegaskan peran Telkomsel dalam membentuk perilaku konsumsi hiburan digital di Indonesia – dari bundling paket data, produksi konten orisinal, hingga integrasi layanan konvergensi.

Lebih dari 30 Mitra Video Lokal & Global: Konten Tanpa Batas, Akses Tanpa Kompromi

Telkomsel kini berelasi dengan lebih dari 30 mitra konten nasional dan internasional – mulai dari Netflix, Disney+ Hotstar, Warner Bros Discovery, TikTok, YouTube, Vidio, hingga Viu – memberikan pelanggan pilihan tayangan terlengkap, baik blockbuster global maupun karya sineas lokal Asia-Pasifik dan Indonesia. Melalui skema data bundling, co-production, sampai dengan ragam format tayangan khusus, kemitraan bersama Telkomsel telah membuka jalur distribusi baru bagi kreator Indonesia agar mampu bersaing di panggung global.

Capaian yang Lampaui Layanan Konektivitas

  • MAXstream Studios – Film pendek Little Rebels Cinema Club menorehkan sejarah sebagai pemenang Crystal Bear – Best Short Film (Generation Kplus) di Berlinale 2025, memperkuat kredibilitas MAXstream dan membuktikan kekuatan cerita lokal di festival film kelas dunia.
  • IndiHome – Sejak terintegrasi dengan Telkomsel, IndiHome telah mendapatkan rating ‘Excellent’ dalam kategori Pay TV (Champion) dan Fixed Broadband (Nominee) di ajang International Customer Experience (ICX) Awards 2024, menegaskan standar layanan broadband konvergensi bertaraf global. (r)

Legislator Abdul Hadi Menilai Keterlambatan Evakuasi Pendaki Asal Brasil di Rinjani jadi Momentum Pembenahan Basarnas

Mataram (globalfmlombok.com)-

Anggota Komisi V DPR RI yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, H. Abdul Hadi, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Juliana Marins, pendaki asal Brasil, dalam kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Legislator asal Dapil NTB 2 ini mengungkapkan keprihatinannya atas keterlambatan evakuasi korban yang memerlukan waktu hingga tiga hari sejak korban pertama kali melaporkan kondisinya.

“Publik berhak mempertanyakan lambatnya evakuasi ini. Bagaimana bisa dalam waktu kritis korban sempat memberi sinyal dan baru bisa dijangkau setelah tiga hari? Ini harus menjadi pembelajaran serius,” ujar Abdul Hadi di Jakarta, Rabu (25/6).

Menurutnya, Basarnas dan tim SAR memang dihadapkan pada tantangan medan ekstrem, kabut tebal, dan posisi korban di jurang sedalam 600 meter. Ia pun memberi apresiasi atas dedikasi tim SAR di lapangan, tetapi menekankan bahwa kejadian ini harus dievaluasi secara mendasar agar standar tanggap darurat bisa lebih cepat dan lebih tepat.

“Sudah saatnya kita mengevaluasi dan memperbarui SOP evakuasi di kawasan pegunungan dan taman nasional. Latihan rutin dan pelibatan komunitas lokal harus ditingkatkan agar respons lebih sigap,” ungkap Politisi PKS asal Lombok ini.

Selain itu, Abdul Hadi mendorong agar pemerintah memperkuat kapasitas dan teknologi SAR. “Pengadaan drone pencari panas dan drone logistik berat harus menjadi prioritas, sekaligus memastikan seluruh pendaki, terutama wisatawan mancanegara, membawa pelacak GPS atau emergency beacon. Dengan begitu, upaya evakuasi bisa berlangsung lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Ia juga meminta adanya pusat komando terpadu dalam situasi darurat agar koordinasi antarinstansi – Basarnas, taman nasional, TNI, Polri, BPBD, dan komunitas lokal – lebih efektif dan berbasis data real-time.

“Kejadian ini harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.(ris/)

Polresta Mataram Kembalikan 55 Barang Bukti Hasil Ungkap Kasus, Termasuk Motor, Mobil hingga HP

Mataram (globalfmlombok.com)-

Dalam upaya transparansi dan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polresta Mataram menggelar kegiatan Pengembalian dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil pengungkapan kasus oleh Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba selama periode April – Mei 2025, yang berlangsung di Gedung Wira Pratama Mapolresta Mataram, Selasa (24/06/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Mataram, perwakilan Walikota Mataram, Kodim 1606/Mataram, Kejaksaan Negeri, PN Mataram, BNN Kota Mataram, Dinas Kesehatan, serta para Kasat dan Kapolsek jajaran Polresta Mataram.

Dalam sambutannya, Kapolresta menjelaskan bahwa pengembalian barang bukti kepada korban merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik yang telah dilakukan sejak tahun 2023.

“Ini bentuk komitmen kami dalam membantu masyarakat, khususnya korban pencurian. Barang bukti yang berhasil diamankan kini bisa kembali dimanfaatkan oleh pemiliknya,” ujarnya.

Pada periode April – Mei 2025, sebanyak 55 barang bukti berhasil dikembalikan. Rinciannya antara lain: 15 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 6 unit handphone, 1 unit TV, 1 unit sepeda listrik, 26 lembar STNK, 1 unit speaker, 2 unit AC.

Selain pengembalian barang, kegiatan ini juga disertai pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Sat Resnarkoba. Kapolresta menegaskan bahwa selain barang bukti, para pelaku tindak pidana tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami sadari, belum semua laporan bisa kami ungkap karena berbagai kendala. Tapi kami terus berusaha maksimal dengan sumber daya yang ada. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar ke depan pengungkapan bisa lebih banyak lagi,” tegasnya.

Salah satu warga yang menerima kembali sepeda motornya menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras jajaran Polresta Mataram.

“Alhamdulillah, motor saya yang hilang sudah kembali. Terima kasih kepada Polresta Mataram dan seluruh personelnya yang bekerja keras mengungkap kasus ini,” ujar warga tersebut haru.

Source : Humas Polresta Mataram

#polriuntukmasyarakat  #Pengembalianbb #pemusnahanbarangbukti #sorotan #fyp #globalfmlombok

Evakuasi WNA Brasil, Jalur Pendakian Pelawangan 4 Sembalun ke Puncak Rinjani Ditutup Sementara

Mataram (globalfmlombok.com)-

Jalur pendakian dari Pelawangan 4 Sembalun ke puncak Gunung Rinjani ditutup sementara. Penutupan dilakukan hingga proses evakuasi pendaki wanita asal Brasil, JDSP alias Julia (27), yang  jatuh saat mendaki Gunung Rinjani selesai dilakukan.

“Aktivitas pendakian dari Pelawangan 4 jalur wisara Pendakian Sembalun menuju puncak gunung rinjani ditutup sementara mulai 24 Juni 2025 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan atau sampai dengan proses evakuasi korban selesai dilakukan,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Yarman dalam Keterangannya, Selasa (24/6/2025).

Yarman mengatakan penutupan sementara ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi hingga mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan tim evakuasi.

“Dalam rangka percepatan proses evakuasi korban kecelakaan di Cemara Nunggal jalur menuju Puncak Gunung Rinjani dan mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung, keselamatan tim evakuasi serta menjaga kondusivitas area di sekitar lokasi evakuasi,” ujar Yarman.

Yarman menyebut pengunjung masih dapat melakukan pendakian di seluruh jalur wisata pendakian sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun. Yarman mengimnbau para pendaki untuk tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam pendakian.

“Pengunjung masih dapat melakukan aktivitas pendakian di seluruh jalur wisata pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani sampai dengan lokasi Pelawangan 4 Sembalun,” ujar Yarman.

Sebelumnya, Menhut Raja Antoni memastikan pemerintah Indonesia serius dalam menangani proses evakuasi. Raja Antoni menyebut pagi ini dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, Gubernur NTB hingga Kapolda terkait porses lanjutan evakuasi yang akan dilakukan hari ini. Sebanyak 4 helikopter telah disiapkan untuk membantu evakasi.

“Pagi ini, Kepala Basarnas dan juga pemerintah NTB, serta Kepala Balai Taman Nasional Rinjani tadi pagi sudah saya telepon semua, termasuk Kapolda,” ujar Menhut Raja Antoni, Selasa (24/6/2025).

“Pemerintah semua serius untuk menangani kasus ini, jam 7 pagi tadi teman-teman dari balai dan semua sudah ke TKP lagi, bahkan Pak Basarnas mengatakan bahwa satu pesawat helikopter sudah standby, Pak Gubernur juga sudah menstandbykan 3 jenis helikopter yang diupayakan dapat melakukan evakuasi,” ujar Menhut Raja Antoni.(ris)

Wisatawan Brasil yang Jatuh di Rinjani Terdeteksi, Tim SAR Masih Terkendala Medan Ekstrem

Mataram (globalfmlombok.com)-

Tim SAR gabungan telah menemukan keberadaan wisatawan perempuan berkebangsaan Brasil, JDSP (27 tahun), yang dilaporkan jatuh ke arah Danau Segara Anak di sekitar titik Cemara Nunggal, Gunung Rinjani.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan, korban ditemukan pada hari Senin (23/6) pukul 07.05 Wita, kurang lebih 500 meter dari titik awal jatuhnya.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan survivor dengan visualisasi drone thermal,” kata Hariyadi dalam keterangannya, Senin (23/6) malam.

Berdasarkan pantauan dari drone, korban dalam kondisi tidak bergerak. Saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya keras melakukan evakuasi terhadap JDSP yang jatuh ke kedalaman ratusan meter tersebut. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu pagi, 21 Juni 2025, saat korban sedang mendaki menuju puncak Gunung Rinjani.

“Kami terkendala medan yang ekstrem dan berkabut di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Damkar, Relawan Rinjani, porter, dan unsur terkait.

Sebelumnya, Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangan resminya mengatakan, kedalaman lereng yang menjadi lokasi tempat jatuhnya korban diperkirakan mencapai 150–200 meter. Teriakan minta tolong dari korban menjadi titik awal koordinasi cepat antar pihak.(ris)

Cegah Konflik Meluas, Polsek Selaparang Fasilitasi Mediasi Perkelahian Antarwarga di Monjok

Mataram (globalfmlombok)-

Suasana mencekam sempat terjadi di wilayah Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, pada Minggu dini hari (22/06/2025) sekitar pukul 00.30 Wita, menyusul terjadinya perkelahian antarwarga yang melibatkan pemuda dari dua lingkungan berbeda di kelurahan tersebut.

Insiden tersebut berawal dari cekcok antar individu, yang kemudian berujung pada aksi saling serang antar kelompok hingga menyebabkan ketegangan di tengah masyarakat. Beruntung, situasi tidak berlanjut lebih jauh setelah Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta staf Kelurahan Monjok segera turun tangan ke lokasi kejadian.

Langkah cepat pun dilakukan, yakni dengan mengamankan situasi dan memfasilitasi mediasi agar masalah bisa diselesaikan secara damai. Mediasi kemudian dilaksanakan di aula Mapolsek Selaparang, yang turut dihadiri oleh pihak-pihak yang berseteru, tokoh masyarakat dari masing-masing lingkungan, dan perangkat kelurahan.

“Benar, dini hari tadi sempat terjadi ketegangan akibat perkelahian yang dipicu oleh cekcok antar pemuda dari dua lingkungan. Namun, Alhamdulillah, masalah berhasil diredam dan diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi,” ujar Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH., saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan bahwa tindakan cepat untuk memfasilitasi perdamaian ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Selaparang dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, terlebih menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Langkah mediasi adalah bentuk pendekatan persuasif dalam mencegah konflik meluas. Kita ingin memastikan bahwa situasi di wilayah hukum tetap aman dan kondusif. Apalagi sekarang momentum Hari Bhayangkara, keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Kapolsek.

Situasi di lokasi saat ini telah kondusif, dan para pihak yang terlibat telah berkomitmen untuk tidak mengulangi kejadian serupa, serta mengutamakan penyelesaian masalah lewat musyawarah.(r)

Gas Melon Langka, Pemprov Salurkan 84.520 Tabung Elpiji 3 Kg di Lombok

Mataram (globalfmlombok.com) –

Pemprov NTB melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, Pertamina telah menyalurkan sebanyak 84.520 tabung gas elpiji 3 Kg khusus di Pulau Lombok.

Plt Kepala Dinas ESDM NTB, H.Wirawan Ahmad, S.Si.MT menyatakan, pihaknya telah bergerak cepat mengatasi kondisi tersebut dengan berkoordinasi langsung bersama PT Pertamina Patra Niaga. Hasilnya, distribusi elpiji 3 Kg ditambah secara fluktuatif untuk seluruh kabupaten/kota se-NTB.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina Perta Niaga dan menambahkan kuota. Khusus Pulau Lombok, telah disalurkan tambahan sebanyak 84.520 tabung elpiji 3 Kg sejak hari Minggu, 15 Juni lalu,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Disampaikan, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang sempat terjadi di sejumlah daerah bukan karena kekurangan stok, melainkan dipicu oleh lonjakan permintaan pasca perayaan Iduladha dan kegiatan keagamaan lainnya.

Termasuk dengan peningkatan kebutuhan selama periode libur panjang menyebabkan adanya tekanan distribusi di lapangan. Untuk itu, penambahan kuota menjadi langkah darurat agar ketersediaan gas subsidi tetap terjaga dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Untuk pasokannya itu kita sudah bersurat dan sudah ditambah sesuai dengan kebutuhan senilai yang tadi itu (84.520),” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ini mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih. Ia menekankan bahwa gas bersubsidi ini diperuntukkan bagi rumah tangga dan pelaku UMKM kecil, bukan untuk kegiatan industri skala besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli elpiji sesuai dengan kebutuhan wajar demi kelancaran distribusi,” imbaunya. (era)

 

Sebanyak 3.649 Nelayan di KSB akan Terima Asuransi Nelayan

Taliwang (globalfmlombok.com) –

Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat telah memfinalkan jumlah nelayan dan pembudidaya perikanan yang berhak mengakses program asuransi nelayan. Adapun jumlahnya sebanyak 3.649 orang.

“Tidak bisa saya rinci berapa nelayan tangkap, berapa nelayan pembudidaya. Yang jelas itu sudah kami validasi dan finalnya sebanyak 3.649 orang,” terang kepala Dinas Perikanan KSB, Noto Karyono, Jumat, 20 Juni 2025.

Data penerima asuransi nelayan sebagai bagian dari Program Kartu KSB Maju itu sudah termasuk data nelayan dari program sebelumnya. Menurut Noto, data 1.001 nelayan dari program tahun 2024 lalu sekaligus dilebur pada data terbaru saat ini.

Ia menjelaskan, data penerima bantuan asuransi nelayan tersebut telah diajukan ke Bappeda untuk kebutuhan penganggaran. Termasuk juga kepada BPJS selaku otoritas penyelenggara asuransi. “Anggarannya nanti akan disiapkan melalui APBDP tahun ini. Tapi kalau yang 1.001 orang tetap berjalan sejak awal tahun bantuan preminya,” ujarnya.

Nilai bantuan asuransi bagi nelayan ini dikatakan Noto, tidak besar. Dalam setahun tiap nelayan hanya membayar sebesar Rp201.600 atau Rp16.800/bulan. Namun dari sisi manfaat, jika terjadi kecelakaan kerja terhadap nelayan peserya sangat besar.

“Kalau mengalami kecelakaan dan meninggal tidak sedang dalam bekerja nilai klaimnya Rp43 juta. Tapi kalau saat bekerja Rp72 juta ditambah 2 anak ahli warisnya disekolahkan hingga jenjang S1,” tukas Noto. (bug)