Beranda blog Halaman 364

Pemkot Mataram Gandeng BPN Cek Sertifikat Tanah Warga di Sempadan Sungai

Mataram (globalfmlombok.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas PUPR berencana menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan verifikasi dan pengecekan terhadap status sertifikat tanah milik warga yang berada di kawasan sempadan sungai. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan ruang dan pengendalian pemanfaatan lahan di wilayah rawan bencana serta menjaga fungsi ekologis sungai pascabanjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, Lale Widiahning menyampaikan, bahwa kerja sama ini penting dilakukan menyusul temuan sejumlah bangunan milik warga yang berada terlalu dekat dengan bantaran sungai. Hal ini dikhawatirkan melanggar aturan tata ruang, namun juga berpotensi memperparah dampak banjir. “Nanti dari BPN sudah siap membantu kita mengecek semua sertifikat dicek, kemudian kami bisa untuk membangun pal batas,” jelasnya saat dikonfirmasi pada, Jumat, 18 Juli 2025.

Menurutnya, pengecekan ini juga menjadi dasar penting untuk menertibkan bangunan yang melanggar aturan sempadan sungai. Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta peraturan teknis lainnya. Pemkot juga akan mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga, termasuk menyediakan opsi relokasi jika diperlukan.

Ia menjelaskan, pemasangan pal batas sempadan sungai dilakukan setelah pengukuran dari BPN selesai dan menemukan hasil sesuai dengan yang ukuran tercantum dalam sertifikat miliki warga. Pal batas bertujuan sebagai tanda larangan tegas bagi warga untuk tidak membangun tempat tinggal atau bangunan apapun di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS). Demi menjaga fungsi ekologis dan mencegah risiko bencana ke depannya. ‘’Kalau sudah ada pal pembatas itulah sebagai warning untuk menjaga sempadan supaya tidak maju mundur lagi dan tidak diambil alih lagi,’’ tegasnya.

Lale menyebutkan, penertiban sejumlah bangunan di sempadan Sungai Ancar pascabanjir sudah dilakukan di Lingkungan Karang Kemong, Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara. ‘’Setelah negosiasi dengan warga kita lakukan penggusuaran untuk membangaun jalan setapak di sana,’’ ucapnya.

Peristiwa bencana banjir yang terjadi beberapa pekan lalu, lanjutnya, tentunya menjadi pelajaran bersama khususnya bagi masyarakat yang masih memanfaatkan sempadan sungai untuk dijadikan tempat tinggal. Selain itu, hal ini juga menjadi kesempatan pemerintah untuk menertibkan bangunan tersebut. “Semoga Lingkungan Karang Kemong menjadi contoh untuk warga yang lain, karena mau ditertibkan,” kata Lale.

Ia berharap, kolaborasi ini tidak hanya menjadi langkah penegakan hukum. Akan tetapi,  juga bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga dari risiko bencana banjir yang sering terjadi di musim hujan. (pan)

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bendungan Batujai

Praya (globalfmlombok.com)

Sesosok jenazah pria tanpa identitas ditemukan warga mengapung di tepian Bendungan Batujai di Kelurahan Panjisari Kecamatan Praya, Jumat, 18 Juli 2025. Penemuan jenazah yang diperkiraan berusia 50 tahun tersebut membuat warga sekitar heboh. Jenazah tersebut pun kini sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Praya untuk proses diamankan sementara waktu.

“Mayat ditemukan pertama kali sekitar pukul 17.00 Wita,” ungkap Kasi Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi, dalam keterangannya. Jenazah baru dievakusi oleh tim Inafis Polres Loteng sekitar pukul 17.55 Wita.

Penemuan jenazah tersebut diketahui dari warga yang sedang melintas di Jalan Inspeksi di tepian Bendungan Batujai Lingkungan Kemulah Kelurahan Panjisari. Warga tersebut kemudian memberitahukan perihal tersebut ke saksi Muhajar yang saat itu tengah duduk di bengkel tidak jauh dari lokasi penemuan mayat tersebut.

Mendapat informasi kalau ada jenazah mengapung, Muhajar kemudian mengajak beberapa temannya untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Benar saja, begitu dicek, saksi menemukan jenazah mengapung di pinggir aliran sungai Bendungan Batujai.

Kabar penemuan jenazah itu pun dengan cepat menyebar ke warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Para pengguna kendaraan yang kebetulan melintas juga turun berhenti, hingga sempat memicu kemacetan lalu lintas.

Setelah mendapat laporan aparat kepolisian kemudian datang dan langsung mengevakuasi jenazah tersebut. “Untuk identitas dan penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan,” terang Iptu Lalu Brata. (kir)

Kadis Dikbud NTB Ingin Literasi Keuangan Masuk Kurikulum Pelajar untuk Cegah Jerat Judol dan Pinjol

Mataram (globalfmlombok.com) —

Guna menekan maraknya praktik judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol) di kalangan remaja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dikbud NTB) mendorong penerapan literasi keuangan secara masif di lingkungan pendidikan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dikbud NTB, H. Abdul Azis, dalam agenda peningkatan literasi yang berlangsung di Aula Handayani, Kantor Dikbud NTB, Kamis (17/7/2025).

Acara bertema “Generasi Muda Melawan Judol dan Pinjol Ilegal” tersebut digagas oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB dan menyasar pelajar serta mahasiswa sebagai peserta utama. Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, praktisi keuangan, dan perbankan syariah.

Dalam sambutannya, Abdul Azis mengungkapkan keprihatinan terhadap fenomena makin banyaknya pelajar dan mahasiswa yang tergiur oleh praktik ekonomi digital ilegal tanpa memiliki pemahaman dasar tentang keuangan pribadi.

“Literasi keuangan harus dimulai sejak dini. Kita harus bekali anak-anak kita agar tidak mudah tergiur dengan janji kekayaan instan dari praktik ilegal seperti judol dan pinjol,” tegasnya.

Ia menggarisbawahi bahwa pendidikan modern harus memuat kecakapan hidup sebagai bagian integral dari kurikulum. Hal ini mencakup kemampuan mengelola keuangan, membedakan sumber informasi kredibel, serta memahami risiko ekonomi digital yang berkembang pesat.

Abdul Azis juga mengajak seluruh unsur pendidikan, mulai dari guru, kepala sekolah, orang tua, hingga pembuat kebijakan, untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga memperkuat benteng karakter dan kemampuan bertahan dalam tekanan sosial dan digital.

Kegiatan edukatif ini dipandu oleh moderator Sukri Aruman, dan diikuti oleh puluhan pelajar dan mahasiswa dari sejumlah SMA, SMK, dan perguruan tinggi yang ada di Kota Mataram. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait godaan ekonomi digital instan.

JMSI Dorong Peran Media dalam Edukasi Keuangan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum JMSI Pusat, Rudi Hidayat, menekankan pentingnya keterlibatan media siber dalam gerakan edukasi publik, khususnya terhadap bahaya pinjol dan judol yang semakin merajalela di era teknologi.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen JMSI sebagai organisasi media dalam melindungi generasi muda dari bahaya jerat judol dan pinjol. Edukasi publik harus terus digencarkan dan media harus berada di garis depan,” ujarnya.

Rudi menyebut bahwa informasi yang disebar melalui internet dan media sosial sangat cepat dikonsumsi oleh generasi muda. Oleh karena itu, media siber harus memegang peran strategis untuk menjadi penjernih informasi dan benteng edukasi agar masyarakat tidak terseret dalam praktik ekonomi ilegal yang merugikan.

Lebih lanjut, Rudi menekankan bahwa sinergi antara dunia pendidikan, media, dan masyarakat sipil menjadi kunci utama dalam membentuk ekosistem digital yang sehat. Ia menyebut JMSI NTB sebagai contoh konkret organisasi media daerah yang konsisten menyuarakan kepentingan publik melalui kegiatan yang berdampak langsung pada komunitas pendidikan.

“Kerja sama antara dunia pendidikan, media, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya literasi digital dan keuangan,” tambahnya.

Kegiatan Literasi Keuangan digagas JMSI NTB didukung Bank NTB Syariah, PT Amman dan Dinas Dikbud NTB. Peserta berasal dari perwakilan pelajar dan mahasiswa se Pulau Lombok. (r)

Sukses Pimpin PAN NTB 15 Tahun, Muazzim Akbar Dipercaya Nakhodai PAN Bali

Mataram (globalfmlombok.com)-

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menunjuk H. Muazzim Akbar sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bali. Artinya, selain sebagai Ketua DPP PAN Bidang Tenaga Kerja, Muazzim kini menakhodai PAN Bali.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN di Jakarta, Kamis, 17 Juli 2025 bersamaan dengan penyerahan SK Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) oleh Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Muazzim Akbar sebelumnya menjadi Ketua DPW PAN NTB selama 15 tahun menyatakan bahwa pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPW PAN Bali merupakan amanah baru yang sangat besar, sekaligus bentuk kepercayaan dari DPP PAN atas kiprahnya selama ini.

“Alhamdulillah, selama saya memimpin PAN NTB, partai berhasil menempati posisi empat besar sesuai target DPP. Atas dasar capaian itu, saya dipercaya untuk membangun PAN di Bali,” ungkap Muazzim kepada wartawan, Jumat 18 Juli 2025.

Ia mengakui bahwa PAN saat ini belum memiliki keterwakilan di DPRD Bali. Oleh karena itu, salah satu target utamanya adalah memastikan keberadaan PAN di setiap kabupaten dan kota di Bali pada Pemilu 2029 mendatang.

“Target kami minimal seluruh kabupaten dan kota di Bali memiliki keterwakilan dari PAN. Untuk itu, kita akan benahi struktur dari provinsi hingga tingkat ranting serta penuhi caleg-caleg potensial,” jelasnya.

Terkait tantangan membangun PAN di Bali, Muazzim menilai selama ini partai kurang fokus dalam pengelolaan wilayah. Namun ia optimis, dengan pendekatan yang tepat dan kerja kolektif, PAN dapat diterima oleh masyarakat Bali.

“Saya melihat respons masyarakat cukup positif. Tinggal bagaimana kita mengelola organisasi ini secara profesional dan menyentuh aspirasi masyarakat Bali,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Dapil NTB 2 juga menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan baru PAN NTB di bawah nakhoda duo Bupati yaitu Bupati Lombok Barat LAZ dan Sekretarisnya yaitu Bupati Bima Ady Mahyudi.

“Ini satu-satunya partai di NTB yang ketua dan sekretarisnya adalah bupati aktif. Saya yakin, dengan kekuatan ini, PAN NTB akan menjadi pemenang Pemilu 2029,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru di dua provinsi strategis ini, PAN menatap Pemilu 2029 dengan optimisme tinggi dan strategi yang lebih terarah.(ris)

Telkomsel, TikTok, dan GoPay Luncurkan SIMPATI TikTok, Ini Keunggulannya

Jakarta (globalfmlombok.com)–

Telkomsel, TikTok, dan GoPay meluncurkan SIMPATI TikTok, kartu perdana edisi khusus yang menjadi langkah awal sinergi tiga ekosistem digital terbesar di Indonesia untuk menghadirkan power of connectivity – konektivitas unggul yang mendorong kreativitas masyarakat, kreator, dan pelaku UMKM guna membuka lebih banyak peluang ekonomi di seluruh nusantara.

Dengan memadukan keunggulan jaringan broadband terdepan dan terluas Telkomsel yang  menjangkau lebih dari 97% wilayah populasi, kapabilitas live-commerce TikTok, serta layanan finansial inklusif GoPay, produk kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui misi Asta Cita poin 2 (SDM unggul), poin 3 (kewirausahaan), poin 4 (ekonomi kreatif), dan poin 6 (adopsi teknologi).

Sebagai langkah awal, SIMPATI TikTok hadir dalam bentuk kartu perdana edisi khusus seharga Rp55.000 dengan kuota internet 5GB, dilengkapi jaringan yang unggul saat mengakses aplikasi TikTok. Pelanggan juga mendapatkan voucher TikTok Shop by Tokopedia dan GoPay. Produk ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat luas, khususnya para kreator dan UMKM, dalam mengakses TikTok dan layanan digital lainnya secara lancar di mana pun dan kapan pun.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho menjelaskan, dengan fondasi jaringan Telkomsel yang terdepan dan terluas di Indonesia, SIMPATI TikTok memastikan setiap kreator dan pelaku UMKM bisa mendapatkan koneksi stabil dan terpercaya – yang bisa menjadi katalis bagi kreativitas digital masyarakat Indonesia.

“Kami berharap kolaborasi lintas-ekosistem ini membuka peluang ekonomi hingga ke seluruh penjuru negeri, meningkatkan taraf hidup masyarakat di berbagai lapisan kehidupan.”

Lebih lanjut, paket isi ulang SIMPATI TikTok juga tersedia untuk menjangkau berbagai segmen pengguna, mulai dari mereka yang gemar menikmati konten di TikTok, hingga kreator dan pelaku UMKM yang aktif melakukan live streaming. Seluruh paket dirancang dengan kuota besar, harga terjangkau, dan dilengkapi voucher TikTok Shop by Tokopedia, GoPay, serta MyAds, tersedia bagi seluruh pelanggan SIMPATI melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, dan mitra ritel resmi Telkomsel di seluruh Indonesia. Pelanggan dapat memilih berbagai varian, mulai dari harga Rp5.000 untuk kuota khusus TikTok 5GB, hingga Rp100.000 untuk 60GB kuota TikTok dan internet, serta akses jaringan yang unggul, sesuai dengan kebutuhan aktivitas digital mereka.

Direktur Global Business Development TikTok Asia Pasifik, Vanessa Brown, menambahkan, “Melalui kolaborasi ini, TikTok ingin semakin memperkuat ekonomi livestream di Indonesia dengan mempermudah kreator dan UMKM mengakses perangkat yang mendukung pertumbuhan mereka, baik melalui konektivitas yang stabil, fitur live-commerce, maupun insentif digital. Dengan SIMPATI TikTok, kami berharap dapat membantu lebih banyak kreator dan penjual untuk membangun kehadiran, melibatkan komunitas, dan mengembangkan bisnis mereka di dalam platform dengan cara yang lebih mudah dan mudah diakses.”

Kolaborasi strategis ini berjalan dalam kerangka kerja Enable, Equip, Empower, dan Endorse (4E), yang dirancang secara khusus untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat secara luas:

  • Enable – Menyediakan konektivitas unggul serta solusi layanan dari ketiga ekosistem untuk menghadirkan pengalaman streaming dan transaksi yang optimal.
  • Equip – Memberikan akses jaringan unggul, fitur live-commerce TikTok, serta insentif digital bagi penonton, kreator, dan penjual di platform digital.
  • Empower – Mengadakan berbagai pelatihan literasi digital, program sertifikasi, hingga pendampingan langsung guna meningkatkan kompetensi kreator dan UMKM.
  • Endorse – Mengintegrasikan berbagai solusi lintas-ekosistem dari Telkomsel, TikTok, dan GoPay untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan misi GoPay dalam mendorong inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. SIMPATI TikTok menghadirkan akses koneksi yang unggul di seluruh wilayah Indonesia, khususnya bagi para kreator dan pelaku UMKM, sekaligus  mempermudah akses layanan keuangan digital di aplikasi GoPay bagi masyarakat luas.

“Kami sangat senang GoPay, Telkomsel, dan TikTok dapat menjalin kemitraan ini, yang semakin memperkuat nilai strategis kolaborasi kami dengan Telkomsel yang telah berlangsung sejak lama.”terangnya.(r)

.

Polisi Rampungkan Petunjuk Jaksa dalam Kasus Pencabulan Dosen UIN

Mataram (globalfmlombok.com)

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB telah memenuhi petunjuk P-19 jaksa terkait kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram berinisial WJ (35).

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, menyebutkan bahwa seluruh kekurangan yang sebelumnya disoroti jaksa dalam berkas perkara telah dilengkapi penyidik. “Sudah pemenuhan P19 dari jaksa. Rencana siang ini (kemarin) dikirimkan kembali berkasnya,” ujar Syarif, Kamis, 17 Juli 2025.

Syarif menyebutkan, dengan terpenuhinya petunjuk dalam P-19 tersebut, kini pihak kepolisian tinggal menunggu jaksa menyatakan berkas lengkap secara formil dan materil melalui surat P-21.

“Kalau kita sudah penuhi P-19, sekarang tinggal jaksa yang tentukan tahap duanya. Tapi sebelum itu, jaksa akan mengirimkan surat P-21 kalau memang sudah lengkap,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, WJ ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 23 Mei 2025dan langsung ditahan di Rumah Tahanan Polda NTB. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa lima korban, dua saksi, menyita barang bukti, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Ni Made Pujawati, menjelaskan bahwa WJ dijerat dengan Pasal 6 huruf a atau c dan Pasal 15 ayat (1) huruf b atau e Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ancaman hukuman maksimal yang dihadapi adalah 12 tahun penjara, dengan kemungkinan penambahan berdasarkan pertimbangan hukum di persidangan.

Menurut Pujawati, hingga kini baru lima korban yang melapor, namun tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah. “Kami masih membuka ruang bagi korban lain untuk melapor,” katanya.

Modus yang digunakan tersangka adalah memanfaatkan relasi kuasa, jabatan, pengaruh, dan tipu daya. Tersangka diduga memberikan barang-barang kepada korban sebagai bentuk manipulasi.

Terpisah, anggota Koalisi Stop Kekerasan Seksual (KSKS), Joko Jumadi, menyebut dugaan kekerasan seksual ini terjadi sejak 2021 hingga 2024. Perbuatan cabul, seperti mencium dan meraba korban, sebagian besar dilakukan di lingkungan asrama kampus pada malam hari.

“Pelaku menggunakan posisinya sebagai kepala asrama untuk membangun citra sebagai sosok ‘ayah’ bagi para mahasiswi. Sayangnya, laporan awal korban ke pihak kampus tidak mendapat respons, bahkan terindikasi ada upaya menutup-nutupi kasus ini,” ungkap Joko. (mit)

Pengosongan Lahan Sudah 80 Persen, Wisatawan Dipersilakan Datang Berwisata

Praya (globalfmlombok.com)

Hingga memasuki hari ketiga proses pengosongan lahan di kawasan Pantai Tanjung A’an Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) sudah mencapai 80 persen. Puluhan bangunan dan warung milik warga saat ini sudah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya.

Tahapan selanjutnya, kawasan Pantai Tanjung A’an akan dibersihkan oleh Injourney Toursim Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika.  Sejak hari pertama hingga hari ketiga, proses pengosongan lahan sendiri berlangsung aman dan lancar.

“Sampai sejauh ini tidak ada hal yang menonjol selama proses pengosongan lahan berlangsung. Semua berjalan aman dan sesuai rencana,” terang Kapolres Loteng AKP Eko Yusmiarto, SIK., kepada Suara NTB, Kamis, 17 Juli 2025.

Ditemui di kawasan Pantai Batu Kotak Tanjung A’an, AKBP Eko mengatakan masih ada beberapa bangunan yang masih berdiri. Namun pemiliknya sudah berkomitmen untuk melakukan pembongkaran, sehingga beberapa di antaranya meminta tambahan waktu untuk bisa menyelesaikan pembongkaran.

Ia menjelaskan, setelah ini semua personel pengamanan akan ditarik dan selanjutnya pengamanan akan diserahkan ke Polsek kawasan Mandalika guna mengawal proses pembersihan yang dilakukan oleh pihak ITDC. Selain itu akan ada back up pengamanan juga dari Polres Loteng yang nantinya secara intens melakukan patroli di kawasan Pantai Tanjung A’an.

Selain untuk mengamankan kegiatan yang akan dilakukan oleh pihak ITDC. Sekaligus melakukan pengamanan di kawasan Pantai Tanjung A’an. Mengingat saat ini angka kunjungan wisatawan di kawasan Pantai Tanjung A’an memang sedang ramai, sehingga penting bagi pihaknya untuk memastikan kawasan tersebut tetap aman supaya wisatawan yang datang berwisata juga bisa merasa aman.

“Wisatawan silakan datang berwisata ke Pantai Tanjung A’an. Pantainya tidak ditutup. Tetap terbuka untuk dikunjungi wisatawan,” tegas AKBP Eko.

Pasca pengosongan lahan, warga pun diingatkan untuk tidak mendirikan kembali bangunan atau warung di kawasan Pantai Tanjung A’an. Kalaupun mau berjualan  minuman atau makanan silakan, asal jangan mendirikan bangunan atau warung.

Disinggung status pemilik Kafé Aloha yang sempat diamankan pada hari pertama pengosongan lahan, AKBP Eko mengatakan sudah diperbolehkan pulang. Yang bersangkutan hanya diamankan saja. Tidak sampai diproses hukum. (kir)

Berkelahi Saat Mabuk, Seorang Pria Asal Masbagik Meninggal Dunia

Mataram (globalfmlombok.com)

Seorang pria paruh baya asal Kecamatan Masbagik, Lombok Timur bernama Syamsurodi meninggal dunia setelah berkelahi dengan temannya berinisial M (48) di Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Rabu, 16 Juli 2025.

Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sandubaya, Ipda Kadek Arya Swantara, Kamis, 17 Juli 2025 membenarkan kejadian tersebut. “Benar, pada Rabu kemarin kami mendapatkan laporan adanya penemuan mayat di kamar kos daerah Cakranegara,” ujar Arya.

Arya menjelaskan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui bertemu temannya yang saat ini adalah terduga pelaku (M) untuk minum minuman keras jenis tuak. “Sepulang dari acara minum-minum itu, sempat ada cekcok antara korban dengan terduga pelaku, ada adu mulut lah,” katanya.

Dari adu mulut itu timbullah perkelahian antara keduanya. Arya menjelaskan, korban sempat memegang leher terduga pelaku. Terduga pelaku kemudian melakukan perlawanan dengan menendang korban dengan kaki kanannya hingga korban terjatuh ke sungai dengan ketinggian 11 meter. “Korban sempat dibantu oleh warga, terduga pelaku juga sempat membantu, dan membawa korban ke kosnya,” ucapnya.

Mereka juga sempat menawarkan untuk membawa korban ke rumah sakit, tetapi korban menolak dan meminta untuk beristirahat saja di kamar kosnya. Keesokan harinya, Kamis, 17 Juli 2025 pukul 10.00 Wita, korban ditemukan tak bernyawa di kamar kos tersebut. “Kondisi tubuh saat meninggal biasa, seperti orang meninggal pada umumnya,” tambahnya.

Arya menyebutkan, saat ini jenazah korban tengah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Hasil autopsi saat ini masih belum diterima pihak kepolisian. Terduga pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Sandubaya. Dia dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Kita tunggu perkembangan proses penyidikan apakah kita akan sangkakan ke Pasal 338 KUHP,” tandasnya. Terduga pelaku diketahui merupakan Wiraswasta sedangkan korban berdasarkan keterang keluarganya pekerja lepas yang gemar memperbaiki ponsel yang rusak untuk dijual kembali. (mit)

Dukcapil Mataram Buka Layanan Adminduk Warga Terdampak Banjir

Mataram (globalfmlombok)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, membuka pelayanan pembuatan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) keliling bagi warga terdampak banjir pada Minggu 6 Juli lalu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Mansur, di Mataram, Kamis, 17 Juli 2025 mengatakan, pelayanan dokumen adminduk keliling yang buka bertujuan mendekatkan dan memudahkan para korban banjir membuat adminduk baru.

“Banyak korban banjir yang kehilangan dokumen-dokumen kependudukan, sehingga harus segera dibuat baru,” katanya.

Layanan pembuatan dokumen adminduk bagi korban banjir, katanya, pada hari ini dilaksanakan di Kebun Duren Selagalas, Kecamatan Cakranegara dan sebelumnya sudah dilaksanakan di Kelurahan Mayura pada empat titik.

Jenis layanan yang terbanyak dalam kegiatan itu adalah, pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik, kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA).

Antusiasme para korban banjir membuat dokumen kependudukan melalui layanan keliling cukup tinggi, dan semua jenis layanan diberikan secara gratis.

“Untuk data pasti berapa yang sudah mendapatkan layanan tersebut, belum kami rekap sebab jumlah di masing-masing titik berbeda,” katanya.

Dalam pemberian layanan pembuatan dokumen kependudukan itu, Dinas Dukcapil Mataram menurunkan petugas dengan menggunakan satu unit mobil operasional keliling.

Untuk sasaran masih menggunakan data dari Posko Bencana Kota Mataram, agar layanan bisa tepat sasaran.

“Kami masih fokus ke wilayah-wilayah yang terdampak sesuai dengan titik lokasi yang sudah dijadwalkan,” katanya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, mencatat jumlah jiwa yang terdampak banjir Minggu, 6 Juli 2025 sebanyak 8.536 kepala keluarga (KK) atau 33.290 jiwa, enam orang luka-luka, satu meninggal, dan 740 jiwa mengungsi.

Sementara dampak kerusakan akibat banjir tersebut sebanyak 75 unit rumah, tiga unit jembatan, dua unit bangunan sekolah, dua lokasi jalan rusak, tiga unit tempat ibadah, dan tiga unit perkantoran. (ant)

Berencana Bentuk Perda, Ketua DPRD NTB Dukung IPR dan Koperasi Tambang Rakyat Sekotong

Giri Menang (globalfmlombok.com)

Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., MH., mendukung adanya Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan pembentukan koperasi tambang di wilayah NTB, salah satunya di Sekotong Lombok Barat. Bahkan, anggota DPRD NTB merencanakan membentuk peraturan daerah tentang retribusi kaitan dengan pengelolaan tambang rakyat sesuai kewenangan daerah.

Ditemui saat kunjungan kerja Badan Musyawah ke DPRD Lobar, Kamis, 17 Juli 2025, politisi Partai Golkar NTB ini, menerangkan terkait IPR dan koperasi tambang, telah disiapkan dengan baik. Di mana Kapolda NTB memiliki rencana untuk membuat beberapa koperasi dalam rangka untuk memberikan izin IPR ini.

“Saya kira dalam rangka itu, dalam rangka membuat Peraturan Daerah, sehingga Bapemperda cocok untuk turun lapangan,” katanya.

Menurutya, tambang rakyat ini akan sangat baik kalau dikelola oleh koperasi. Sebab Kesejahteraan itu harus diupayakan apapun caranya yang halal, baik, dan sesuai aturan. “Saya kira, kita dukung itu,” ujarnya.

Mengenai pengembangan pariwisata di wilayah itu, menurutnya, pariwisata tetap jalan. Sebab tambang rakyat itu tidak merusak ekosistem. Namun itu harus dilakukan dengan cara-cara sesuai ketentuan dan ramah lingkungan.

Ditanya soal statemen KPK yang tidak membolehkan menerbitkan izin tambang Sekotong, Isvie, mengaku belum tahu hal tersebut. Yang jelas soal izin itu urusan Kementerian, sedangkan kewenangan Gubernur sesuai pasal 4. Terkait regulasi perizinan tambang menyangkut IPR dan ini ranahnya di pusat, tetapi bicara tambang rakyat itu Gubernur diperintahkan sesuai pasal 74 untuk membuat keputusan.

“Kami tidak berani bicara banyak ya, syaa tidak berbenturan dengan KPK. Pada prinsipnya sepanjang itu aturan membolehkan, kita dukung. Kita berpegang pada aturan,” sambungnya.

Kaitan tambang rakyat itu juga, DPRD Lobar berencana membentuk Perda. Di mana pada Rabu, 16 Juli 2025, Bapemperda turun ke Sekotong dalam rangka persiapan pembentukan Raperda tentang Retribusi,  pengelolaan sesuai kewenangan daerah. Adanya aturan ini nantinya tidak mengambil kewenangan pusat, namun lebih memberikan jaminan dalam melaksanakan terkait tambang Sekotong ini.(her)