Beranda blog Halaman 304

Pertajam Catatan Waktu, Marco Bezzecchi Raih Pole Position MotoGP Mandalika 2025

Praya (globalfmlombok.com) – Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses meraih pole position pada ajang balap MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit. Bezzecchi mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi kedua yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025). Pembalap asal Italia ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,83 detik.

Bezzecchi sukses mempertajam catatan waktunya saat sesi latihan resmi MotoGP Mandalika 2025 pada Jumat (3/10/2025) yakni 1 menit 29,66 detik. Dengan begitu, ia berhak memulai balapan sprint race dan balapan utama di posisi terdepan. Di belakanganya ada pembalap Spanyol Fermin Aldeguer yang mencatatkan waktu 1 menit 29,23 detik. Pada sesi latihan resmi pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP juga menempati posisi kedua di belakang Bezzecchi.

Di posisi ketiga ada pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez yang menorehkan waktu 1 menit 29,28 detik. Catatan waktu tersebut lebih tajam dari sesi latihan resmi sehari sebelumnya yakni 1 menit 29,73 detik.

Sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Faktory Racing) yang menempati posisi ketiga di sesi latihan resmi harus puas turun ke posisi kelima dengan raihan waktu tercepat 1 menit 29,34 detik. Di bawah pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Alex Rins diposisi keempat.

Marc Marquez di Urutan Sembilan

Adapun Marc Marquez yang harus memulai sesi kualifikasi dari kualifikasi 1 lantaran tampil jemblok pada sesi latihan resmi, sukses memperbaiki posisi ke urutan sembilan. Juara dunia MotoGP 2025 ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 29,77 detik. Sedikit lebih lambat di belakang pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Fabio Quartararo yang berada di posisi kedelapan.

“Secara umum jalannya balapan di hari kedua MotoGP Mandalika 2025 berjalan aman dan lancar. Para pembalap juga mengaku cukup senang jalannya balapan. Begitu juga masyarakat sangat antusiasme datang menonton langsung balapan MotoGP Mandalika,” ujar Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy R. Warokka. (kir)

Berikut 10 besar pole position MotoGP Mandalika 2025

1.            M. Bezzecchi, dari tim Aprilia Racing, catatan waktu 1:29.513

2.            F. Aldeguer, BK8 Gresini Racing MotoGP, 1:29.230

3.            R. Fernandez, Trackhouse MotoGP Team, 1:29.284

4.            Rins Monster, Energy Yamaha MotoGP Team, 1:29.336

5.            P. Acosta, Red Bull KTM Factory Racing, 1:29.343

6.            L. Marini, Honda HRC Castrol, 1:29.513

7.            Marquez, BK8 Gresini Racing MotoGP, 1:29.741

8.            F. Quartararo, Monster Energy Yamaha MotoGP Tea, 1:29.771

9.            M. Marquez, Ducati Lenovo Team, 1:29.773

10.          M. Oliveira, Ducati Lenovo Team, 1:29.851

Marc Marquez Akui Sirkuit Mandalika Sulit

Mataram (globalfmlombok.com) – Pembalap Spanyol, Marc Marquez mengakui Sirkuit MotoGP Mandalika bukan sirkuit yang mudah baginya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul insiden jatuhnya (crash) pada sesi latihan resmi, di tikungan 5 dan tikungan 10, Jumat (3/10/2025) lalu. “Sudah pasti Mandalika bukan sirkuit saya,” katanya.

Ia mengaku telah menjalani sesi latihan bebas 1 sebagaimana mestinya. Namun, ia merasa ada keanehan pada sesi latihan di hari yang sama, Jumat (3/10/2025).

“Saya kecelakaan dua kali ketika saya tidak tancap gas. Kemudian saya mendirikan motor dan berkendara lagi dengan lembut. Saya bisa mendapatkan sensasi lagi. Kemudian, saya masuk garasi dan kemudian keluar ke lintasan lagi, dan kemudian kembali (terjatuh), high side yang masih tanpa peringatan, tanpa merasakan sesuatu,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, ia sempat keluar dari jalur untuk mengganti ban dan mengaku mulai mendapatkan kepercayaan diri lagi.

“Tetapi, faktanya aku sudah jatuh dua kali. Maka, tidak mungkin untuk mengalami kecelakaan ketiga kali. Besok, kami akan mengambil risiko lagi, tetapi hari ini cukup,” terangnya.

Kendati demikian, Marc Marquez terus berusaha memperbaiki posisinya hingga pada sesi kualifikasi hari kedua, Sabtu (4/10/2025), ia berada di posisi sembilan setelah mencatatkan waktu tempuh 1 menit 29,77 detik. Sedikit lebih lambat di belakang pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Fabio Quartararo yang berada di posisi kedelapan.

Marco Bezzecchi Raih Pole Position

Sementara itu, pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sukses meraih pole position pada ajang balap MotoGP Mandalika di Pertamina Mandalika International Circuit. Setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi kedua yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025). Pembalap asal Italia ini mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,83 detik.

Bezzecchi sukses mempertajam catatan waktunya saat sesi latihan resmi pada Jumat (3/10/2025) yakni 1 menit 29,66 detik. Sehingga berhak memulai balapan sprint race dan balapan utama diposisi terdepan. Di belakanganya ada pembalap Spanyol Fermin Aldeguer yang mencatatkan waktu 1 menit 29,23 detik. Pada sesi latihan resmi pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP juga menempati posisi kedua dibelakang Bezzecchi.

Di posisi ketiga ada pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez yang menorehkan waktu 1 menit 29,28 detik. Catatan waktu tersebut lebih tajam dari sesi latihan resmi sehari sebelumnya yakni 1 menit 29,73 detik.

Sementara Pedro Acosta (Red Bull KTM Faktory Racing) yang menempati posisi ketiga di sesi latihan resmi harus puas turun ke posisi kelima dengan raihan waktu tercepat 1 menit 29,34 detik. Dibawah pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Alex Rins diposisi keempat. (sib/kir)

Penonton MotoGP Mandalika 2025 Antusias Gunakan Shuttle Bus Gratis

Mataram (globalfmlombok.com) – Antusiasme penonton MotoGP Mandalika 2025 terhadap layanan shuttle bus gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi NTB mendapat apresiasi luas. Fasilitas ini disediakan untuk mengantar penonton dari Eks Bandara Selaparang menuju Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Berdasarkan pantauan Suara NTB, sejak pukul 08.30 Wita, ratusan penonton MotoGP Mandalika 2025 telah memadati area keberangkatan di eks Bandara Selaparang. Mereka diarahkan menuju pos pantau untuk melakukan registrasi. Proses ini berlangsung tertib dengan antrean yang ditata oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Usai registrasi, penonton menunggu giliran naik bus sesuai warna gelang yang telah dibagikan. Warna gelang ini menjadi penanda kelompok keberangkatan agar proses naik bus berjalan lebih teratur.

Salah satu penonton MotoGP Mandalika 2025, Halia, menyebut fasilitas shuttle bus ini sangat membantu, terutama bagi pengunjung dari luar daerah dan luar negeri.

“Ini sangat bagus karena bisa membantu, apalagi ini acara internasional. Penonton tidak hanya dari Lombok. Yang datang dari luar daerah atau luar negeri dan tidak membawa kendaraan pribadi bisa memanfaatkan kendaraan umum yang disediakan pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun beberapa penonton MotoGP Mandalika 2025 membawa kendaraan pribadi, menggunakan shuttle bus jauh lebih praktis. Selain menghemat biaya, hal ini juga efektif mengurangi kemacetan di sekitar area sirkuit.

Halia dan temannya, Nabila, mengaku ini merupakan pengalaman kedua mereka menyaksikan MotoGP secara langsung di Mandalika, setelah sebelumnya hadir pada gelaran tahun 2022.

“Hari Sabtu ini kami nonton sesi kualifikasi di tribun terbuka zona B,” jelasnya.

Harapkan Titik Penjemputan Bertambah

Keduanya berharap, pada perhelatan MotoGP Mandalika berikutnya, titik penjemputan seperti di Eks Bandara Selaparang bisa ditambah. Mereka juga berharap pelayanan panitia lebih baik dan rapi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal senada disampaikan oleh penonton MotoGP Mandalika 2025 asal Surabaya, Andi, yang juga memanfaatkan layanan shuttle bus gratis ini.

“Fasilitas ini sangat membantu. Kalau pakai transportasi umum berbayar, biayanya cukup mahal. Ini lebih hemat dan nyaman,” katanya.

Andi juga menuturkan bahwa layanan shuttle bus tidak hanya mengantar penonton ke sirkuit, tetapi juga menjemput mereka kembali usai acara selesai.

Sebagai penggemar MotoGP yang rutin menyaksikan ajang ini setiap tahun, Andi mengapresiasi peningkatan pelayanan dibandingkan MotoGP Mandalika pertama pada 2022.

“Dalam dua tahun terakhir, koordinasi dan fasilitasnya jauh lebih bagus dibanding yang pertama,” tambahnya.

Karena itu, penonton diimbau untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan kepulangan shuttle bus agar tidak tertinggal. Adapun jadwal yang telah ditetapkan adalah:

Keberangkatan dari Eks Bandara Selaparang ke Sirkuit Mandalika: pukul 08.00–12.00 Wita

Kepulangan dari Sirkuit Mandalika ke Eks Bandara Selaparang: pukul 16.00–22.00 Wita

Kesiapan Transportasi

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, H. Yusron Hadi, ST., M.U.M., memastikan kesiapan moda angkutan darat, laut, dan udara untuk menyambut penonton MotoGP Mandalika 2025 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Fokus utama Pemprov NTB adalah pada penyediaan shuttle bus gratis dari titik strategis menuju Sirkuit Mandalika. “Pemprov NTB melalui Dishub Provinsi NTB telah menyiapkan sebanyak 5 bus besar, 5 bus medium, dan 15 bus jenis HiAce/Elf, ditambah 5 cadangan Hiace, sehingga total ada 30 shuttle bus,” ujarnya. (pan)

Kasus Aset SMPN 2 Gunungsari, Mantan ASN Ditetapkan Tersangka

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Polda NTB menetapkan tersangka dugaan tindak pidana penggelapan atau penggelapan dalam jabatan dalam kasus aset SMPN 2 Gunungsari. Oknum yang ditetapkan tersangka merupakan mantan ASN Pemkab Lombok Barat (Lobar). Pemkab Lobar pun merespons penetapan tersangka ini, dan meminta Polda NTB mengusut tuntas kasus ini.

Dikonfirmasi terkait penetapan tersangka kasus aset SMPN 2 Gunungsari, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat, S.H., membernarkan bahwa pihak penyidik telah menggelar perkara penetapan tersangka. “Sudah (penetapan tersangka),” kata Kombes Pol. Syarif Hidayat, Jumat (3/10/2025).

Dalam surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan Polda Nomor B/844/IX/RES.1.11./2025/Ditreskrimum tertanggal 19 September yang ditandatangani Dirreskrimum Polda NTB, perihal pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan. Surat itu diterima pihak pelapor dalam hal Asisten III Setda Lobar H Fauzan Husniadi. Merujuk pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/109/VII/2025/SPKT/Polda Nusa Tenggara Barat, tanggal 30 Juli 2025.

Kemudian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan B/652/VII/RES.1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 31 Juli 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/136.a/VII/RES. 1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 31 Juli 2025. Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. Sidik/171.a/VIII/RES.1.11./2025/Ditreskrimum, tanggal 19 Agustus 2025.

Sehubungan dengan rujukan tersebut, pihak Polda memberitahukan terkait laporan pelapor telah dilakukan penyidikan dugaan tindak pidana penggelapan atau penggelapan dalam jabatan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 KUHP Atau Pasal 374 KUHP yang terjadi di Kantor Pemda Lobar atau setidak-tidaknya di wilayah hukum Polda NTB, pada tanggal 21 November 2006. Dimana pihak Polda telah melakukan gelar perkara penetapan tersangka.

Rencana tindak lanjut dari penanganan perkara tersebut, Pihak penyidik akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap tersangka inisial LS. Selanjutnya, berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU).

Bupati Lobar Terima Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka

Merespons perkembangan kasus aset SMPN 2 Gunungsari dengan penetapan tersangka, Bupati Lobar melalui Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi menerangkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polda NTB. “Iya sudah (terima surat pemberitahuan perkembangan penyidikan) penetapan tersangka,” kata Fauzan.

Terkait perkembangan penanganan kasus, termasuk hasil pemeriksaan tersangka pihaknya menyerahkan ke penyidik Polda. Dan ia menyampaikan terima kasih pada Polda terkait perkembangan penanganan kasus ini. Yang jelas, pihaknya juga meminta agar kasus ini diusut tuntas oleh penyidik Polda. Sebab langkah ini sebagai upaya untuk menyelamatkan aset daerah. Pemkab memastikan aset itu kembali, sebab upaya PK telah dilakukan pihaknya. (mit/her)

Dugaan Korupsi Bansos Pokir DPRD Kota Mataram Naik Penyidikan, Polda NTB Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Mataram (globalfmlombok.com) – Penanganan kasus dugaan korupsi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kota Mataram 2023 di Polda NTB kini masuk babak baru.  Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol FX. Endriadi, Jumat 3 Oktober 2025 mengatakan, tim auditor kini telah mulai menghitung kerugian negara dalam kasus ini.

“Kami telah masuk proses penyidikan dan sedang menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dari BPKP NTB.

Naiknya kasus tersebut ke tahap penyidikan setelah kepolisian menemukan dua alat bukti. “Ya, dasarnya itu (dua alat bukti),” jelasnya.

Endriadi tidak merinci terkait bagaimana perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi penyaluran Bansos Pokir DPRD Mataram 2023. Dia mengaku saat ini belum memegang data lengkapnya. Begitu juga dengan berapa dan siapa saja yang pihaknya kini telah periksa. “Nanti saya tanyakan ke penyidiknya,” terangnya.

Selain pengusutan di Polda NTB, kasus penyaluran Bansos melalui dana Pokir DPRD Kota Mataram itu juga kini tengah diusut Kejari Mataram. Namun tahunnya berbeda.

Kejari Mataram mengusut Pokir DPRD Kota Mataram tahun 2022. Sedangkan Polda NTB mengusut penyaluran Bansos dari Pokir DPRD Kota Mataram tahun 2023.

Dalam pengusutan Kejari Mataram, pada 2022, DPRD Kota Mataram mendapatkan suntikan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) Rp92 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan program Bansos yang dimasukkan pada anggaran Pokir.

Penyalurannya dilakukan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram. Penyidik Kejari Mataram menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penyaluran bansos tersebut.

Salah satunya adalah tidak adanya survei terhadap kelompok penerima bantuan. Bahkan, ditemukan kelompok penerima yang fiktif atau baru terbentuk menjelang penyaluran.

Jaksa juga menemukan tidak adanya petunjuk teknis (juknis) yang jelas mengenai siapa saja yang berhak menerima bantuan dan berapa besarannya.

Penyaluran bansos diketahui bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp50 juta. Penerima bansos pun terdiri dari kelompok dan perorangan, bahkan yang menerima nominal terbesar justru individu.

Dalam proses penyidikan, Kejari Mataram juga menerima petunjuk dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB mengenai dokumen dan data yang perlu dilengkapi. Rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh penyidik. (mit)

Ketua Umum IMI Dampingi FIM dan Dorna Lakukan Inspeksi Lintasan Jelang MotoGP Mandalika 2025

Mandalika (globalfmlombok.com)

Menjelang berlangsungnya Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, jajaran penting dari penyelenggara balap dunia dan nasional melakukan inspeksi lintasan (track inspection) di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari prosedur standar Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan fasilitas teknis sirkuit memenuhi regulasi yang ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto turut mendampingi tim resmi dari FIM dan Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP. Kehadiran Moreno menjadi wujud dukungan penuh IMI terhadap pelaksanaan MotoGP Indonesia serta upaya menjaga kepercayaan dunia terhadap kesiapan Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah balap motor bergengsi tersebut.

Inspeksi lintasan dipimpin oleh MotoGP Race Director Mike Webb, bersama FIM Medical Officer Giancarlo Di Filippo, Direktur Medis MotoGP Dr. Angel Carte, dan Dorna Representative Loris Capirossi. Dari pihak nasional hadir pula Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria yang memastikan seluruh fasilitas pendukung berada dalam kondisi optimal.

Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di sepanjang lintasan 4,3 kilometer. Tim memeriksa kondisi aspal, area run-off, dan gravel trap untuk menjamin keamanan pembalap. Selain itu, fasilitas medis, termasuk akses evakuasi, ambulans, dan kelengkapan Medical Centre Mandalika juga menjadi perhatian utama. Pemeriksaan turut mencakup sistem komunikasi di race control serta perangkat pengawasan balapan.

Direktur MGPA Priandhi Satria menjelaskan, inspeksi yang dilakukan FIM dan Dorna merupakan prosedur rutin sebelum setiap seri MotoGP dimulai. “Seluruh elemen lintasan diperiksa secara detail agar sesuai dengan standar internasional. Mandalika terus melakukan evaluasi dan perbaikan tiap tahun, dan inspeksi ini menjadi validasi penting dari pihak MotoGP,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto memberikan dukungan moral bagi seluruh pihak yang terlibat. “Keterlibatan IMI menunjukkan bahwa MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga kebanggaan nasional,” kata Priandhi.

Dengan selesainya proses inspeksi, Sirkuit Mandalika dinyatakan siap menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Hasil verifikasi FIM dan Dorna menegaskan bahwa sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut telah memenuhi standar keselamatan tertinggi untuk menyambut para pembalap dunia akhir pekan ini.(ris)

OJK NTB Gelar Syariah Financial Fair di Mataram, Dorong Literasi, Inklusi dan Akselerasi Keuangan Syariah

Mataram (globalfmlombok.com)-

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Mataram di Lombok Epicentrum Mall, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini menjadi upaya mendorong literasi, inklusi, dan percepatan pertumbuhan industri keuangan syariah di daerah.

Kepala OJK NTB Rudi Sulistyo mengatakan, SYAFIF merupakan program unggulan OJK yang mempertemukan berbagai pelaku industri keuangan syariah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal penguatan ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan di NTB,” ujarnya.

Rudi memaparkan, hingga posisi Agustus 2025, kinerja industri keuangan syariah di NTB menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset perbankan syariah mencapai Rp24,85 triliun, naik 11,02 persen (YoY), dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp16,66 triliun atau tumbuh 9,06 persen (YoY). Sementara total pembiayaan mencapai Rp18,23 triliun, di mana 86,79 persen di antaranya merupakan pembiayaan konsumtif.

Dari sektor nonperbankan, perusahaan pembiayaan syariah juga mencatat kenaikan 4,64 persen. Rudi menyebut capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah di NTB terus meningkat.

SYAFIF Goes to Mataram melibatkan 17 pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) syariah dan dua lembaga pendukung, yang menempati 20 stan pameran inklusi. Kegiatan diisi dengan syariah expo, talkshow edukatif, hingga lomba dan hiburan keluarga, seperti lomba mewarnai dan fashion show busana syariah.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap masyarakat dapat semakin memahami manfaat layanan keuangan berbasis syariah serta berpartisipasi aktif dalam penguatan ekonomi syariah daerah. “Kami ingin mendorong ekosistem keuangan syariah yang digital, transparan, dan beretika,” tutur Rudi.

Acara pembukaan dihadiri oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Plt Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK M Ismail Riyadi, Kepala KPw Bank Indonesia NTB Hario Kartiko Pamungkas, serta sejumlah pimpinan lembaga keuangan dan organisasi ekonomi syariah di NTB.

Dengan kegiatan SYAFIF ini, OJK berharap NTB semakin berperan sebagai salah satu daerah penggerak utama pengembangan keuangan syariah nasional.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa keuangan syariah memiliki peran penting dalam memberikan kepastian bagi dunia usaha, terutama di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Miq Iqbal menyampaikan bahwa sektor keuangan merupakan sektor paling rentan. Ia mencontohkan, perubahan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) bisa langsung berimbas pada kondisi pasar keuangan dunia.

“Di tengah-tengah kondisi global yang semakin penuh ketidakpastian, satu-satunya hal yang pasti adalah ketidakpastian itu sendiri. Di sinilah keuangan syariah memiliki arti penting, karena memberikan kepastian bagi banyak pengusaha,” ujar Miq Iqbal.

Iqbal juga memberikan apresiasi kepada Gubernur NTB sebelumnya, Tuan Guru Bajang, yang telah mengambil keputusan strategis mengubah Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah. Ia menegaskan, transformasi tersebut merupakan aset berharga yang harus terus dirawat dan diperkuat.(ris)

Ini Nama Pejabat Kota Mataram Dimutasi Hari Ini, Wali Kota Minta Segera Beradaptasi

Mataram (globalfmlombok.com) – Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana melantik sejumlah pejabat struktural dan fungsional di Lingkup Pemkot Mataram pada Jumat (3/10/2025). Pejabat yang dilantik diminta segera beradaptasi dan berinovasi.

Pejabat Kota Mataram yang dilantik di antaranya, Inspektur Inspektorat Kota Mataram, Hj. Baiq Nelly Kusumawati digeser menjadi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Mataram.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, Jimmy Nelwan digeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. I Nyoman Suandiasa digeser menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga H. Soehartono Toemiran digeser menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyaratan dan Sumber Daya Manusia Setda Kota Mataram.

Kepala Dinas Sosial Drs. Lalu Syamsul Adnan digeser menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM H. Muhammad Ramadhani digeser menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram.

Kepala Dinas Tenaga Kerja H. Rudi Suryawan digeser menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Zarkasyi digeser Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram.

Selain itu, Kepala Dinas Perikanan H. Irwan Harimansyah digeser menjadi Kepala Dinas Perdagangan. Staf Ahli Setda Kota Mataram, Sudirman dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Sementara, Lalu Jauhari Kepala Dinas Pertanian.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Mataram, Arif Satriawan dilantik menjadi Camat Sekarbela. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Mataram, Danang Cahyo Nugroho digeser menjadi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Sementara, I Made Gde Yasa sebelumnya Sekretaris Kesbangpol digeser menjadi Sekretaris Pemadam Kebakaran. (cem)

Hasil Sidak Satgas, Puluhan Paket MBG di Labuapi Mubazir  

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Puluhan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi mubazir, karena tidak disantap habis oleh para siswa. Hal itu ditemukan saat Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi dan Percepatan MBG Kabupaten Lombok Barat (Lobar) saat mengunjungi SDN 1 Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Jumat (3/10/2025).

Menu yang disajikan oleh salah satu Yayasan Pengelola SPPG adalah roti tawar dengan saus tomat kemasan, plus sepotong ayam fillet dengan sayur kacang dan buncis rebus.

“Dari ratusan ompreng (paket) yang menjadi jatah sekolah itu, baru lima puluh persen yang dibagikan. Mungkin karena anak-anak kurang suka roti dan sayur, jadi masih banyak yang tidak dimakan,” ujar Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lobar, Heny Murdiati saat berkunjung ke sekolah tersebut.

Di kesempatan yang sama, Sekda Lobar H. Ilham berharap para guru bisa mengambil peran untuk memantik selera anak dalam menyantap MBG. “Di situ peran para guru agar memberikan edukasi gizi kepada anak-anak agar mau menyantap makanan, terutama sayur mayur karena kandungan gizi dalam sayuran sangat tinggi,”  ujarnya.

Kurang Menggugah Selera

Sebelumnya Ketua Satgas MBG Lobar, H. Saepul Akhkam saat mengunjungi salah satu SPPG di Labuapi mensinyalir makanan yang disajikan kurang menggugah selera anak-anak.

“Bagaimana anak-anak mau menikmati MBG jika menunya seperti itu? Harusnya pihak SPPG tidak hanya menggugurkan kewajiban dengan hanya memperhitungkan aspek kandungan gizi. Ngapain bergizi jika tidak dimakan? Mubazir,” tanyanya.

Untuk itu, Akhkam mengimbau agar pihak SPPG melakukan pengecekan terhadap penerimaan para siswa terhadap MBG yang disuguhkan. Lebih khusus lagi ke pihak sekolah, Akhkam menyarankan agar limbah makanan dikembalikan kepada pihak SPPG. “Biar mereka tahu MBG-nya tidak dimakan karena tidak disuka,” ujarnya.

Kejadian itu sangat berbeda dengan kondisi di SDN 2 Montong Are. Di tempat itu, MBG yang disajikan disantap dengan lahap oleh para siswa.

Saat itu SPPG yang menjadi penyedia menyajikan nasi putih dengan lauk sayur, ayam kecap, dan susu.Terkait dengan proses mengolah makanan, Sekda mewanti-wanti pihak SPPG agar memperhatikan durasi waktu saat makanan siap disajikan.

“Kemenkes punya SOP. Tidak boleh makanan itu tidak dimakan paling lama 3 jam. Jadi SPPG harus memperhatikan itu. Jangan sampai karena terlalu lama dimakan sejak matang, justru bisa terkontaminasi,” ujarnya mengingatkan.

Berdasarkan pengalaman keracunan di beberapa sekolah lainnya, imbuh Ilham, makanan bisa jadi basi atau ada bakteri yang masuk ke makanan.

“Dua hari yang lalu, Satgas menerima laporan. Ada sebuah madrasah yang menerima MBG di makanan belatung, baik di nasi maupun ayam yang akan dimakan oleh anak-anak. Untungnya disadari dari awal. Bagaimana kalau tidak? Bagaimana kalau berakibat fatal bagi anak-anak,” tanyanya lagi.

Satgas MBG Kunjungi Tiga Dapur SPPG

Dalam kesempatan itu, Satgas mengunjungi tiga dapur SPPG dan dua sekolah penerima. Selama kunjungan itu, ada dua SPPG beroperasi seperti biasa dan satu SPPG yang berhenti sementara.

“Kita akan rutin sidak SPPG dan berkunjung ke sekolah. Kita ingin semua SPPG  bertanggung jawab atas MBG yang disajikannya. Program ini sangat mulia. Jangan sampai salah prosedur dan berakibat fatal bagi anak-anak yang menjadi sasaran MBG ini,” ujarnya. (her)

Marco Bezzecchi Kuasai Sesi Latihan MotoGP Mandalika 2025, Marquez Dua Kali “Cium’’ Gravel

0

Praya (globalfmlombok.com) – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi sukses menjadi yang tercepat di sesi latihan resmi ajang balap MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Jumat (3/10/2025). Pembalap asal Italia ini menorehkan waktu tercepat 1 menit 29,24 detik.

Bezzecchi unggul di depan dua pembalap Spanyol Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Faktory Racing) yang mencatatkan waktu masing-masing 1 menit 29,64 detik  dan 1 menit 29,66 detik.

“Ini hari yang bagus bagi kami (Aprilia Racing),” ujar Marco Bezzecchi, menanggapi hasil latihan bebas, kepada wartawan di Media Center Sirkuit Mandalika. Ia mengaku akan terus berusaha lebih fokus agar bisa memperoleh hasil yang bagus di balapan Sabtu (3/10/2025).

Posisi keempat tercepat ditempati pembalap Honda HRC Castrol Luca Marini dengan catatan waktu 1 menit 29,73 detik. Adik legenda MotoGP Valentino Rossi tersebut gagal mempertahankan performa bagusnya saat latihan bebas pada pagi hari di mana ia sukses jadi yang tercepat. Meski catatan waktunya membaik.

Marc Marquez “Cium” Gravel

Di posisi kelima ada pembalap Trackhouse MotoGP Team Raul Fernandez yang menorehkan catatan waktu nyari sama yang diperoleh Luca Marini. Sementara itu dua pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez dan Francesco Bagnaia hanya mampu menduduki posisi 11 dan 17. 

Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez menggeber motor balapan di sesi latihan MotoGP Mandalika, Jumat. Pada latihan resmi Marquez sempat mengalami crash sebanyak dua kali. Dan, terpaksa harus berada di urutan 11 pembalap tercepat. (globalfmlombok.com/ist)

Bahkan sang juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez sempat dua kali mengalami crash dan terpaksa harus “mencium’’ gravel Sirkuit Mandalika di tikungan 5 dan 10 dalam sesi latihan resmi yang berlangsung selama satu jam penuh tersebut.

Marquez mengaku masih berusaha mencari settingan ban yang tepat untuk motornya guna menghadapi balapan selanjutnya. Sekaligus berusaha untuk terus memacu kecepatan motor guna memperoleh batas waktu terbaik. “Ini (Sirkuit Mandalika) bukan sirkuit saya. Tapi saya berusaha untuk bisa lebih cepat lagi,” ujarnya. 

Pembalap Indonesia Belum Raih Hasil Maksimal

Di kelas Moto2 MotoGP Mandalika 2025, pembalap tuan rumah Mario Suryo Aji masih belum mampu meraih hasil maksimal. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut tercecer di posisi 23 pada sesi latihan resmi kelas Moto2 dengan catatan waktu 1 menit 33,993 detik. Catatan waktunya berselisih 0,99 detik dari pembalap LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP Manuel Gonzalez yang sukses membukukan waktu tercepat.

Indonesia juga mengirim satu pembalapnya di kelas Moto3, Arbi Aditama. Namun sayang pembalap Honda Team Asia ini juga belum mampu tampil maksimal dan menjadi pembalap yang paling lambat di kelas Moto3 dengan torehan waktu 1 menit 39,975 detik. (kir)