Beranda blog Halaman 26

Kemenag Nyatakan Terduga Pelaku Cabul di Pekalongan Adalah Pemimpin Padepokan, Bukan Pesantren

Jakarta (globalfmlombok.com)-

Polisi telah menangkap terduga pelaku cabul terhadap perempuan di Pekalongan. Kementerian Agama memastikan bahwa terduga pelaku itu bukan pimpinan pesantren, tapi padepokan.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Pesantren Basnang Said di Jakarta, Rabu (27/5/2026). Menurutnya, lembaga yang dipimpin terduga pelaku cabul itu bernama Padepokan Padhang Ati.

“Jadi lembaga itu bukan pesantren, tapi padepokan. Saya sudah mengecek data Education Management Information System (EMIS) bahwa lembaga tersebut tidak memiliki ijin operasional dan tidak terdaftar di Kantor Kementerian Agama Kab. Pekalongan,” tegas Basnang seperti dilansir dari kemenag.go.id

Karena tidak memiliki ijin operasional atau tanda daftar, lanjut Basnang, penyebutan lembaga itu sebagai pesantren tidak tepat. Menurutnya, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan telah melakukan verifikasi terhadap legalitas keberadaan lembaga tersebut.

“Kami pastikan lembaga tersebut bernama Padepokan Padhang Ati dan berlokasi di Desa Simbang Kulon Kec. Buaran Kab. Pekalongan,” sebutnya.

Basnang menambahkan, kasus ini telah dibahas bersama melalui rapat koordinasi di Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan pada 11 Mei 2026.

Rapat dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas P2A dan PPKB Kab. Pekalongan, Dinas Sosial Kab. Pekalongan, Kesbangpol Kab. Pekalongan, termasuk Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kab. Pekalongan, Camat Buaran, Camat Karangdadap, Polres Pekalongan, Kepala Desa Simbang Kulon, Kepala Desa Kedungkebo, dan Babinsa Simbang Kulon.

“Karena lembaga tidak terdaftar baik di Kemenag maupun Kesbangpol maka diputuskaan bahwa kasus ini ditangani Polres Pekalongan. Laporan dari korban sudah masuk ke Polresta Pekalongan dan ditindaklanjuti dengan mengamankan pengasuh Padepokan Padhang Ati ke Mapolresta Pekalongan pada 27 Mei 2026,” tegasnya.

“Kami mendukung proses hukum yang dilakukan oleh aparat. Tidak ada toleransi bagi tindak kekerasan seksual di mana pun dan oleh siapa pun,” tandasnya.(r)

Pelabuhan Bangsal Ditarget Jadi Kawasan Transportasi Modern dan Ramah Wisatawan

Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Pelabuhan Bangsal di Kabupaten Lombok Utara. Kawasan yang menjadi salah satu pintu utama menuju tiga gili tersebut direncanakan menjadi kawasan transportasi modern yang terintegrasi dengan pusat layanan wisata dan UMKM.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Ervan Anwar mengatakan, penataan dilakukan agar kawasan Bangsal tidak lagi terlihat semrawut dan mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan maupun masyarakat.

Menurutnya, terminal di kawasan Bangsal nantinya akan dimanfaatkan secara maksimal, termasuk membuka peluang masuknya pelaku usaha modern maupun UMKM lokal.
“Silakan nanti kalau ada yang mau masuk seperti minimarket atau kedai kopi di terminal itu, kita terbuka. Yang penting kawasan itu hidup dan tertata,” ujarnya.

Ervan menjelaskan, pihaknya mengusulkan agar ruas jalan menuju Pelabuhan Bangsal dialihkan statusnya menjadi jalan provinsi. Langkah itu diperlukan agar penataan kawasan dapat dilakukan secara lebih maksimal oleh pemerintah provinsi.

Dari gerbang perempatan sampai ke Bangsal itu sedang kita usulkan jadi jalan provinsi supaya bisa kita tata menyeluruh,” katanya.

Penataan nantinya tidak hanya berfokus pada terminal dan pelabuhan, tetapi juga jalur pedestrian, area UMKM, hingga transportasi penghubung dari terminal menuju pelabuhan.

Dishub NTB bahkan menyiapkan konsep wisata transportasi menggunakan kendaraan odong-odong sebagai shuttle pendek dari terminal menuju pelabuhan. Konsep tersebut diharapkan mampu menghidupkan koperasi desa dan pelaku usaha lokal di sekitar kawasan Bangsal.
“Jadi orang bisa jalan kaki, bisa juga naik odong-odong dari terminal ke pelabuhan. UMKM juga bisa tumbuh di sepanjang jalur itu,” jelasnya.

Selain penataan fisik, Dishub NTB juga mulai menyiapkan sistem pengelolaan pelabuhan berbasis digital melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Sistem tersebut meliputi penyediaan perangkat, pengelolaan SDM, hingga sistem transaksi non tunai yang akan terintegrasi dengan Bank NTB Syariah.

Menurut Ervan, skema kerja sama itu akan mengurangi beban operasional pemerintah sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan aset pelabuhan.

“Semua transaksi nanti masuk lewat Bank NTB. Jadi lebih tertata dan transparan,” katanya.
Ia mengungkapkan, sejak aset Pelabuhan Bangsal diserahkan menjadi aset provinsi, pihaknya menemukan banyak fasilitas dalam kondisi rusak dan membutuhkan perbaikan besar. Kerusakan terjadi akibat usia infrastruktur, korosi air laut, hingga vandalisme.

Beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan antara lain pagar pengaman, karet sandar kapal, hingga sejumlah bangunan penunjang di kawasan pelabuhan.

“Kita evaluasi banyak yang rusak. Ini menyangkut keselamatan transportasi, jadi harus dibenahi,” tegasnya.

Dishub NTB kini tengah menyusun masterplan penataan kawasan Bangsal untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan. Penyusunan masterplan dilakukan agar pengembangan pelabuhan tidak dilakukan secara sporadis dan tetap terarah.

Untuk tahun ini, Dishub NTB menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan Bangsal mencapai sekitar Rp2 miliar. Angka tersebut berasal dari jasa sandar kapal dan layanan pelabuhan lainnya.

“Tahun lalu realisasinya sekitar Rp1,8 miliar. Sekarang kita optimistis bisa lebih tinggi, apalagi kalau kerja sama pengelolaan ini berjalan,” demikian Ervan. (bul)

Hukuman Penjara Mantan Bupati Lobar Zaini Arony Berkurang Jadi Lima Tahun

Mataram (globalfmlombok.com) – Majelis hakim kasasi pada Mahkamah Agung (MA) RI telah mengubah vonis terhadap mantan Bupati Lombok Barat, Zaini Arony dari sembilan menjadi lima tahun penjara. Perubahan hukuman itu terkait perkara korupsi korupsi kerja sama operasional pembangunan dan pengelolaan lahan Lombok City Center (LCC).

Juru Bicara Pengadilan Negeri Mataram, Kelik Trimargo, Kamis (28/5/2026) membenarkan perihal perubahan hukuman terhadap Zaini tersebut. Ia menyebutkan, perubahan itu tertuang dalam putusan kasasi nomor: 3707 K/PID.SUS/2026.

“Iya, betul. Lengkapnya sudah kami tampilkan dalam SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) Pengadilan Negeri (PN) Mataram,” katanya.

Dalam laman SIPP PN Mataram, majelis hakim yang diketuai Jupriyadi menyatakan menolak permohonan kasasi penuntut umum dan terdakwa Zaini dengan catatan perbaikan kualifikasi dan pidana.

Kualifikasi tersebut berkaitan dengan pembuktian bahwa perbuatan terdakwa dinilai memenuhi unsur dakwaan subsider dari penuntut umum, yakni melanggar Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, dalam amar putusannya majelis hakim kasasi menjatuhkan hukuman pidana selama lima tahun penjara serta denda sebesar Rp200 juta. Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama dua bulan.

Menanggapi putusan kasasi tersebut, Hartono selaku Kuasa Hukum Zaini mengaku menghargai putusan majelis hakim kasasi. Ia menyebutkan, saat ini dirinya belum menerima salinan lengkap putusan kasasi itu dari Pengadilan Negeri Mataram.

Adapun perihal rencana mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung kini masih ia pertimbangkan. “Kami masih menimbang-nimbang. Kami tunggu salinan lengkap putusan lebih dahulu,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam putusan banding Pengadilan Tinggi NTB nomor: 30/PID.TPK/2025/PT MTR, majelis hakim menerima permohonan banding yang diajukan baik oleh penuntut umum maupun terdakwa, Zaini Arony.

Majelis hakim tingkat banding kemudian mengubah putusan Pengadilan Negeri Mataram nomor: 24/Pid.Sus-TPK/2025/PN Mtr tertanggal 13 Oktober 2025, khususnya terkait pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa.

Dalam putusannya, hakim banding menyatakan Zaini Arony terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam dakwaan primer penuntut umum.

Atas dasar itu, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama sembilan tahun serta denda sebesar Rp400 juta dengan ketentuan subsider empat bulan kurungan.

Putusan oleh Pengadilan Tinggi NTB itu lebih berat dibandingkan putusan pengadilan tingkat pertama yang sebelumnya menjatuhkan hukuman enam tahun penjara pada Zaini.

Sementara itu, pidana denda dan ketentuan subsider yang diputus pada tingkat banding tetap sama dengan putusan pengadilan tingkat pertama, yakni denda Rp400 juta subsider empat bulan kurungan pengganti. (mit)

Polda NTB Sembelih Ratusan Hewan Kurban, Daging Dibagikan Kepada Masyarakat Penerima Manfaat

Mataram (globalfmlombok.com) – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polda NTB menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Baitussalam Polda NTB, Rabu (27/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE., MH., dan dihadiri para pejabat utama Polda NTB, panitia kurban, pengurus Masjid Baitussalam, serta perwakilan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, Polda NTB bersama seluruh Polres/ta jajaran tahun ini menyalurkan sebanyak 216 ekor sapi dan 45 ekor kambing sebagai hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.

Rinciannya, Polda NTB menyembelih 24 ekor sapi dan 14 kambing, Sat Brimob Polda NTB 21 sapi dan 1 kambing, Polresta Mataram 9 sapi, Polres Lombok Barat 7 sapi dan 4 kambing, Polres Lombok Tengah 8 sapi dan 1 kambing, Polres Lombok Timur 26 sapi dan 8 kambing, Polres Lombok Utara 2 sapi dan 1 kambing, Polres Sumbawa Barat 54 sapi, Polres Sumbawa 9 sapi, Polres Dompu 16 sapi, Polres Bima Kabupaten 25 sapi, serta Polres Bima Kota 7 sapi.

Dalam keterangannya, Kapolda NTB menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk keteladanan Nabi Ibrahim AS sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

“Kita bersyukur pada Hari Raya Idul Adha tahun ini Polda NTB kembali dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Daging hewan kurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, di antaranya anak yatim piatu, kaum duafa, purnawirawan Polri, janda, serta warga kurang mampu lainnya di seluruh wilayah NTB.

“Daging hewan kurban ini disalurkan melalui Polda NTB dan seluruh Polres/ta jajaran di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Kapolda NTB berharap momentum Hari Raya Kurban dapat meningkatkan nilai keimanan dan keikhlasan personel Polri, sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah NTB.

“Semoga keberkahan dari niat baik dan keikhlasan ini menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” tutupnya. (r/ham)

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina, Layanan Armuzna Dipastikan Lancar

Makkah (globalfmlombok.com)-

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan lancar, tertib, dan terkendali.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia telah berhasil diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah dan selanjutnya tiba di Mina untuk melanjutkan rangkaian ibadah mabit serta lontar jumrah.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan dilanjutkan ke Mina berjalan sesuai rencana operasional. Pergerakan terakhir jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah berlangsung pada pukul 02.40 waktu Arab Saudi, sementara proses pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina selesai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi dan area Muzdalifah telah dinyatakan steril,” ujar Maria di Jakarta, Rabu (27/5/2026) seperti dikutip dari laman haji.go.id.

Maria menjelaskan, keberhasilan proses Armuzna merupakan hasil sinergi seluruh petugas haji Indonesia, otoritas Arab Saudi, serta kedisiplinan jemaah dalam mengikuti arahan selama fase puncak haji berlangsung.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jemaah haji Indonesia atas kedisiplinan, ketertiban, dan kepatuhan dalam mengikuti seluruh arahan petugas. Ketertiban jemaah menjadi salah satu kunci utama kelancaran pergerakan Armuzna tahun ini,” katanya.

Saat ini, lanjut Maria, fokus pelayanan diarahkan pada pendampingan jemaah selama berada di Mina, khususnya dalam pelaksanaan lontar jumrah Aqabah dan hari-hari tasyrik berikutnya.

Sebanyak 751 petugas haji disiagakan di Mina dan ditempatkan di tenda-tenda jemaah serta sejumlah pos layanan sepanjang jalur menuju Jamarat. Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan petugas yang berjaga di Masjidil Haram.

Para petugas dibagi ke dalam 10 satuan ad-hoc yang masing-masing bertanggung jawab terhadap 11 hingga 13 markas atau kawasan tenda jemaah.

“Penguatan layanan ini dilakukan agar jemaah mendapatkan pendampingan, pelindungan, dan bantuan secara cepat serta terkoordinasi selama fase Mina berlangsung,” ujar Maria.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah untuk tetap mematuhi jadwal lontar jumrah yang telah ditentukan dan tidak memaksakan diri, terutama pada siang hari ketika suhu di Mina mencapai 41 derajat celcius.

“Kami mengimbau jemaah Indonesia untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10 pagi hingga 2 siang waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas dan kepadatan. Jemaah diharapkan tetap berada di dalam tenda dan mengikuti arahan petugas,” kata Maria.

Ia juga meminta jemaah memanfaatkan jalur dua atau jalur atas yang telah disiapkan sebagai jalur resmi pergerakan jemaah Indonesia menuju Jamarat guna mendukung kelancaran arus dan mengurangi potensi kepadatan.

Selain itu, Maria mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama fase Mina dengan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan secara teratur, menggunakan payung atau pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta membatasi aktivitas fisik di luar keperluan ibadah.

“Khusus bagi jemaah lansia, jemaah disabilitas, dan jemaah risiko tinggi, kami meminta keluarga kloter, ketua rombongan, dan sesama jemaah untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan,” ujarnya.

Pada momentum Iduladha 1447 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh umat Islam.

“Kami mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” tutup Maria.(r)

Golkar NTB Potong Lima Hewan Kurban, Sapi dari Bahlil Berbobot 650 Kg

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyalurkan sapi kurban untuk masyarakat Nusa Tenggara Barat pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Sapi jenis limousin berbobot sekitar 650 kilogram itu dipotong di Kantor DPD I Partai Golkar NTB, Rabu (27/5/2026).

Daging hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, organisasi kemasyarakatan, serta kader partai.

Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Firadz Pariska, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha.

“Kegiatan ini untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha,” kata Firadz.

Menurut dia, pengiriman hewan kurban merupakan program dari DPP Partai Golkar yang dipimpin Bahlil Lahadalia. Program serupa juga dilaksanakan di seluruh DPD I Partai Golkar di Indonesia.

“Yang saya tahu seluruh DPD I dikirimkan hewan kurban oleh Pak Ketua Umum,” ujarnya.

Selain bantuan dari Bahlil, DPD I Golkar NTB juga memotong sapi kurban bantuan dari Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Bendahara Umum Partai Golkar itu menyumbangkan satu ekor sapi berukuran besar untuk masyarakat di Pulau Lombok.

Firadz mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk ibadah dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Niat ibadah beliau murni untuk membantu masyarakat dalam bentuk sapi kurban ini,” katanya.

Secara keseluruhan, terdapat lima ekor sapi yang disembelih di Kantor DPD I Golkar NTB. Tiga ekor sapi lainnya berasal dari bantuan pengurus dan kader Partai Golkar yang berada di eksekutif maupun legislatif.

Menurut Firadz, program kurban Partai Golkar tahun ini mendapat perhatian karena jumlah hewan kurban yang cukup besar. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Distribusi hewan kurban tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial Partai Golkar pada momentum Idul Adha 2026,” ujar Firadz yang juga menjabat Ketua KONI Kota Mataram.(r)

Ribuan Jamaah Salat Id di Lapangan Bumi Gora, Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Mataram (globalfmlombok.com)-

Ribuan umat Islam memadati Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB di Kota Mataram saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Momentum Idul Adha tahun ini diwarnai pesan tentang pentingnya keikhlasan, kesetaraan manusia, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah di NTB tampak berdatangan untuk mengikuti Shalat Idul Adha berjamaah di halaman Kantor Gubernur NTB. Suasana religius dan khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah tersebut.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan ribuan jamaah yang mengikuti pelaksanaan shalat.

Sebelum pelaksanaan shalat dimulai, Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, mewakili gubernur mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Menurut dia, Idul Adha mengajarkan nilai kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun latar belakang kehidupan.

Bertindak sebagai imam shalat, Dr TGH Sabarudin Abdurrahman, sedangkan khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr TGH Muslihuddin Mustaqim.

Dalam khutbahnya, TGH Muslihuddin mengajak umat Islam meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurut dia, Idul Adha tidak sekadar dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan juga momentum menghadirkan nilai pengorbanan, kasih sayang, dan solidaritas sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan agung tentang keikhlasan dan ketaatan. Pengorbanan yang mereka lakukan bukan karena kepentingan duniawi, melainkan semata-mata untuk menjalankan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menyinggung makna kesetaraan yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah haji, ketika seluruh umat Islam hadir tanpa sekat jabatan maupun status sosial.

“Ibadah haji mengajarkan kepada kita bahwa manusia adalah setara. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, antara pejabat dan rakyat biasa. Semua berdiri di hadapan Tuhan yang sama,” katanya.

Menurut Muslihuddin, hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Hakikat kurban adalah menghadirkan kepedulian sosial. Ketika kita berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan, di situlah nilai pengorbanan, kasih sayang, dan keadilan sosial diwujudkan,” ucapnya.

Ia berharap nilai-nilai Idul Adha tidak berhenti pada seremoni ibadah semata, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat melalui sikap saling membantu dan menjaga persaudaraan.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Lapangan Bumi Gora berlangsung tertib hingga akhir kegiatan. Ribuan jamaah tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat.

Salah seorang jamaah, Muhammad Ali, warga Lingkungan Karang Kelok, mengaku bersyukur dapat mengikuti Shalat Idul Adha bersama masyarakat di halaman Kantor Gubernur NTB.

“Alhamdulillah saya bisa hadir mengikuti Shalat Idul Adha di halaman Kantor Gubernur ini. Semoga tahun depan pelaksanaannya semakin baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Farida, warga Kampung Jawa, yang berharap pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun mendatang semakin tertata sehingga suasana ibadah menjadi lebih nyaman dan khusyuk.

Momentum Idul Adha 1447 Hijriah di Bumi Gora menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam membangun kehidupan masyarakat NTB yang harmonis dan saling menguatkan.(ris/r)

Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah di Desa Lido, Wagub NTB Salurkan Bantuan

Mataram (globalfmlombok.com)-

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengunjungi warga terdampak kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Selasa (26/5/2026). Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, ia menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dan satu ekor sapi kurban bagi masyarakat terdampak.

Kehadiran Wagub yang akrab disapa Umi Dinda itu disambut haru warga. Sejumlah warga, terutama lansia, tampak menahan tangis saat berdialog langsung dengan orang nomor dua di NTB tersebut. Kebakaran yang melanda permukiman warga itu menyebabkan belasan keluarga kehilangan rumah dan harta benda.

Dalam kesempatan itu, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan empati dan keprihatinannya atas musibah yang menimpa sedikitnya 16 kepala keluarga di Desa Lido. Menurut dia, musibah tersebut harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Harus ada rasa saling peduli dan saling membantu untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran ini,” ujar Dinda.

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak, Pemerintah Provinsi NTB juga menyerahkan satu ekor sapi kurban yang akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat pada momentum Idul Adha.

“Hari ini kami juga membawa satu ekor sapi. Insya Allah besok kita rayakan Idul Kurban bersama masyarakat terdampak dan warga sekitar lokasi kebakaran,” katanya.

Ia juga memberikan semangat kepada warga agar tetap tegar menghadapi cobaan dan segera bangkit menata kembali kehidupan mereka.

“Musibah ini memang berat, tetapi jangan sampai membuat kita kehilangan harapan. Insya Allah selalu ada jalan dan pertolongan,” ucapnya.

Camat Belo, Ruyani, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB kepada masyarakat Desa Lido. Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali bangkit pascakebakaran.

Sementara itu, Kepala Desa Lido, Hasan H. Barahima, menjelaskan sedikitnya 15 rumah hangus terbakar dan beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Sebanyak 16 kepala keluarga terdampak kini masih mengungsi sementara di rumah kerabat dan keluarga terdekat.

Meski masih diselimuti duka dan trauma, warga berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mereka memulai kembali kehidupan setelah musibah kebakaran yang melanda desa tersebut.(ris/r)

Ditreskrimsus Polda NTB Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Rakor Korwas PPNS dan JPU

Mataram (globalfmlombok.com) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Korwas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Jaksa Penuntut Umum (JPU), PPNS, dan Penyidik Tertentu se-NTB Tahun 2026 di Ruang Rapat Ditreskrimsus Polda NTB, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. FX Endriadi, S.I.K., ini bertujuan memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi antar aparat penegak hukum dalam penanganan tindak pidana di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Rakor dihadiri para Korwas PPNS, Jaksa Penuntut Umum, PPNS dari berbagai lembaga dan instansi pemerintah di NTB, serta penyidik tertentu dari berbagai sektor.

Fokus utama pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dalam pelaksanaan koordinasi dan pengawasan PPNS serta penyidik tertentu.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Rakor menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Di antaranya Ahli Pidana Fakultas Hukum Universitas Mataram Dr. Syamsul Hidayat, S.H., M.H., yang memaparkan materi tentang implementasi UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dalam proses penyidikan oleh PPNS dan penyidik tertentu.

Selain itu, Kepala Seksi Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi NTB, Heru Sandika Triyana, membahas pola koordinasi antara penyidik dan penuntut umum dalam penanganan perkara pidana. Sementara Kasi Korwas PPNS Kompol Herman, S.H., menjelaskan hubungan koordinasi dan pengawasan PPNS serta penyidik tertentu dalam kerangka KUHAP terbaru.

Dalam keterangannya kepada media, Kombes Pol FX Endriadi menegaskan bahwa Rakor ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam proses penegakan hukum.

“Rakor ini diharapkan mampu meningkatkan kerja sama yang baik antara kepolisian, JPU, PPNS, dan penyidik tertentu di NTB sehingga penanganan perkara dapat berjalan secara profesional dan efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi terkait implementasi KUHAP terbaru agar tidak terjadi miskomunikasi yang berpotensi menimbulkan cacat hukum dalam proses penanganan perkara.

“Momentum ini kita gunakan untuk menyatukan pemahaman agar produk hukum yang dihasilkan tidak cacat hukum. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara penyidik dan JPU harus terjalin dengan baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Dirreskrimsus Polda NTB berharap melalui Rakor ini terbangun komitmen bersama antara Polri, PPNS, dan seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga sinergitas, profesionalisme, serta efektivitas penegakan hukum yang terintegrasi dan berkelanjutan di NTB.(r/ham)

Awali Masa Tugas, Kapolda NTB Minta Doa dari Datoq Bagu

Mataram (globalfmlombok.com)-

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. terus mempererat hubungan dengan tokoh agama di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat di masa awal tugasnya sebagai Kapolda. Kapolda didampingi istri bersilaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Qamarul Huda Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin 25 Mei 2026.

Kedatangan Irjen Kalingga bersama istri dan sejumlah Pejabat Utama Polda NTB, disambut hangat pengasuh ponpes, TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin atau Datoq Bagu. Ulama kharismatik itu terlihat didampingi istrinya, Dr. Hj. Baiq Idayatul Aini, M.H.I.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kebersamaan antara ulama dan umara, demi menjaga NTB tetap aman, damai, serta penuh keberkahan,” kata Irjen Pol. Kalingga.

Suasana akrab langsung terasa saat rombongan tiba di kediaman Pengasuh YPP Qamarul Huda. Datoq Bagu yang juga Mustasyar PBNU dan Rais Syuriyah PWNU NTB, menerima kunjungan tersebut dengan penuh kekeluargaan.

Irjen Kalingga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan nasihat para ulama. Menurutnya, dukungan tokoh agama memiliki peran besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan, agar kami bisa menjalankan tugas dengan baik, serta terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat NTB,” ucap Kapolda NTB.

Momen penuh makna terlihat, ketika Datoq Bagu menghadiahkan surban berwarna hijau kepada Kapolda NTB. Surban itu langsung dikalungkan ke bahu jenderal bintang dua tersebut, sebagai simbol penghormatan dan doa.

“Semoga Bapak Kapolda senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam mengemban amanah menjaga keamanan masyarakat NTB,” ucap Datoq Bagu.

Pertemuan berlangsung hangat sambil membahas pentingnya menjaga persatuan, kerukunan umat, serta peran tokoh agama dalam menciptakan situasi kamtibmas kondusif. Doa keselamatan dan kesuksesan turut dipanjatkan Datoq Bagu, untuk Kapolda NTB selama bertugas di Bumi Gora.

Di penghujung kunjungan, Kapolda NTB menyerahkan bantuan secara simbolis untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan pengembangan Pondok Pesantren Qamarul Huda. Bantuan tersebut diterima langsung Hj. Baiq Idayatul Aini.

Silaturahmi itu menambah erat sinergi antara Polda NTB dan kalangan pesantren, sekaligus memperkuat kolaborasi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat di seluruh wilayah NTB.(r)