Beranda blog Halaman 242

Pengurus DPW dan DPC PBB se-NTB Dilantik Serentak di Mataram

0


Mataram (globalfmlombok.com)-–

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) se-Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi dilantik secara serentak di Mataram, Senin (15/12). Pelantikan ini mengusung tagline “Bergerak Cepat Mengembalikan Kejayaan” sebagai misi PBB NTB dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ketua DPW PBB NTB, Nadirah, menegaskan bahwa partai tengah berupaya mengembalikan masa kejayaan dengan meraih kembali simpati masyarakat. “Tentu di dalam berupaya bagaimana PBB untuk mendapatkan simpatis kepada masyarakat harus bekerja sama,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, serta kerja tepat dan tuntas agar PBB dapat terlibat aktif pada Pemilihan Legislatif 2029.

Nadirah juga menyampaikan target perampungan kepengurusan hingga tingkat DPC dan provinsi. “Kita harus merampungkan seluruh pengurusan tingkat di DPC dan di tingkat provinsi NTB,” katanya. Selain itu, ia menekankan perlunya menjaring kader yang siap berjuang di 2029, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. “Kerja tepat, tepat sasarannya, orang yang dididik itu tepat, orang yang diajak tepat, dan menyalurkan kepada orang yang tepat,” tambahnya.

Menurutnya, strategi partai harus memanfaatkan teknologi dan media sosial agar kegiatan PBB lebih dikenal masyarakat luas. “Media sosial harus kita fikiran, ini adalah tantangan buat kita. DPC–DPC harus memiliki akun tersendiri dan ke depan bisa bersosialisasi melalui media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBB, Gugum Ridho Putra, menyebut pelantikan serentak di NTB menjadi titik awal transformasi partai ke arah yang lebih baik. “Jadi bulan Desember 2025 ini yang pertama kali melakukan pelantikan adalah DPW PBB NTB, sementara di wilayah lain masih menyusul,” katanya. Gugum menambahkan, PBB yang telah berkiprah selama 26 tahun pernah mencapai kejayaan pada 1999. “Hari ini kami berikhtiar untuk mengembalikan PBB kembali,” ujarnya.

Gugum juga menekankan pentingnya mendekati generasi muda sebagai bagian dari strategi partai. “Dekati anak-anak muda. Kami siap menampung aspirasi dan gagasan anak-anak muda, generasi milenial dan Gen Z,” tutupnya.(ris)

Banjir Limpasan Pegunungan Lamusung Landa Taliwang

Taliwang (globalfmlombok.com) – Banjir limpasan terjadi di kaki gugusan pegunungan Lamusung, tepatnya di jalan lintas Tano-Taliwang pada, Minggu (14/12/2025). Banjir tersebut melintas di jalan raya hingga permukiman warga dengan aliran air yang sangat deras di saat hujan turun dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut.

Informasi yang diperoleh media ini, ada dua kelurahan terdampak bajiir tersebut, yakni Kelurahan Sampir dan Kelurahan Dalam. Di Kelurahan Sampir, banjir terjadi di lingkungan Pakirum, sementara di Kelurahan Dalam terjadi di lingkungan Kota Baru atau depan RSUD Asy Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Lurah Sampir, Muhammad Ja’far mengatakan, banjir limpasan itu terjadi akibat ketidakmampuan saluran drainase menampung besarnya air yang berasal dari perbukitan Lamusung. Sementara di sisi lain, hujan terus turun sejak malam hingga siang hari. “Salurannya kecil terus ada juga yang tersumbat. Maka air kemudian meluap ke pemukiman warga,” katanya kepada Suara NTB.

Derasnya limpasan air itu pun membuat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Di lingkungan Pakirum sendiri, Ja’far melaporkan, pendataan sementaranya telah mendeteksi 10 rumah warga terdampak. Rumah-rumah itu bahkan ada yang mengalami tembok pagar jebol karena derasnya aliran air yang turun dari perbukitan Lamusung. “Kami masih terus mendata karena ada dua titik di lingkungan Pakirum yang terdampak,” sebutnya.

Sementara itu, pantauan media ini, air limpasan dari gugusan perbukitan Lamusung itu juga menutupi ruas jalan lintas Tano-Taliwang. Jalan depan RSUD Asy Syifa terlihat paling parah terendam. Jalan di depan rumah sakit milik Pemda KSB ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Akibatnya banyak warga yang hendak melintas menghentikan perjalanannya sampai air surut di jalan tersebut.

Sementara itu di lingkungan Kota Baru, warga juga melaporkan rumahnya terendam air. Di sosial media, terpantau warga lingkungan yang masuk wilayah kelurahan Dalam itu ramai-ramai mengunggah kondisi rumahnya yang sudah kemasukan air. Bahkan ada yang mengaku kondisi itu baru kali ini terjadi sejak bermukim di lingkungan tersebut.

Dikonfrmasi terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KSB melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Amrullah mengatakan, sementara ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait wilayah yang terdampak banjir limpasan perbukitan Lamusung itu. “Laporan kami terima sementara, warga di belakang dan depan RSUD Asy Syifa termasuk wilayah Pakirum mengalami banjir,” katanya.

Amrullah memastikan, banjir yang terjadi di lingkungan Pakirum dan Kota Baru itu merupakan air yang berasal dari perbukitan Lamusung. “Bukan karena luapan air sungai Taliwang. Kalau air sungai ketinggiannya masih normal walau memang hujan yang terjadi sejak semalam cukup tinggi ya,” ujarnya.

Selain menyampaikan kondisi sementara terkait banjir yang melanda dua Kelurahan di Taliwang itu. Amrullah menyebut, akibat curaj hujan yang terjadi dalam waktu 24 jam terakhir ini, beberapa wilayah lain juga dilaporkan mengalami banjir. Berdasarkan data yang masuk ke BPBD KSB, ada wilayah Kertasari dan Tuananga-Kiantar di Kecamatan Poto Tano dilaporkan terdampak banjir. “Itu data sementara yang masuk ke kami. Anggota masih turun lapangan sehingga data lengkapnya masih kami tunggu,” pungkasnya. (bug)

Truk Tangki BBM Terjun ke Jurang dan Terbakar di Sape, Sopir Meninggal, Kernet Luka-luka

Bima (globalfmlombok.com) – Kecelakaan maut melibatkan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Desa Sari, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (13/12/2025) malam. Satu unit truk tangki milik Pertamina yang mengangkut bio solar dan pertalite terjun ke jurang setelah diduga mengalami rem blong, lalu terbakar hebat. Insiden tersebut mbuat sopir truk bernama Sahril (40) tidak terselamatkan, sementara kernetnya, Bima (25), mengalami luka-luka dan trauma.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, A. Rifai, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kecelakaan truk tangki BBM di Bima terjadi sekitar pukul 19.35 Wita di ruas jalan lintas Sape–Bima, tepatnya di Dusun Jorato, Desa Sari.

“Truk tangki bermuatan bio solar dan pertalite mengalami rem blong di jalan menurun dan tikungan tajam. Kendaraan menabrak tebing lalu terjun ke jurang dan langsung terbakar,” ujar Rifaid, Minggu (14/12/2025).

Menurut Rifaid, saat kejadian sopir dan kernet sempat terjebak di dalam kabin kendaraan. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan awal dan berusaha mengevakuasi korban dari dalam truk yang terbakar.

“Sopir berhasil dievakuasi warga dalam kondisi luka bakar dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke RSUD Bima. Namun, korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan,” katanya.

Sementara itu, kernet bernama Bima berhasil selamat meski mengalami luka ringan dan trauma akibat kejadian tersebut. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bima.

Rifaid menjelaskan, pihaknya langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sape dan Wawo ke lokasi kejadian sekitar pukul 19.50 Wita. Namun, proses pemadaman berlangsung lama karena material yang terbakar merupakan bahan bakar minyak.

Damkarmat Bima Ambil Langkah Pencegahan

“Kebakaran yang berasal dari bio solar sangat sulit dipadamkan dengan air. Petugas berupaya melakukan pengendalian api sambil menunggu bahan bakar di dalam tangki terbakar habis,” jelasnya.

Selain itu, Damkarmat Kabupaten Bima juga mengambil langkah pencegahan agar bahan bakar yang tumpah tidak menjalar ke permukiman warga melalui aliran sungai kecil di sekitar lokasi. Petugas mendatangkan bahan kimia khusus untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan.

Akibat kebakaran tersebut, arus lalu lintas di jalur Sape–Bima sempat lumpuh total dari dua arah karena api masih menyala hingga malam hari. Proses pemadaman dan pendinginan baru berhasil diselesaikan pada pukul 01.10 Wita dini hari.

Rifaid menambahkan, kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp2,18 miliar karena satu unit truk tangki hangus terbakar.

“Kami mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar lebih berhati-hati. Terutama saat melintas di jalur menurun dengan tikungan tajam dan muatan berat,” pungkasnya. (hir)

Gubernur Iqbal Ingin Listrik Sunda Kecil Tak Lagi Bergantung ke Jawa

Mataram (globalfmlombok.com) – Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal ingin tiga provinsi di Kepulauan Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi menjadi beban bagi Pulau Jawa dalam aspek sistem kelistrikan.

‘’Kami ingin tiga provinsi ini tidak jadi beban buat Pulau Jawa. Nenek moyang saya ada di Pulau Jawa, jadi enggak mau merusuh yang di Jawa, biar kami bisa sustain sendiri,’’ ucapnya saat menghadiri peresmian layanan kelistrikan tanpa kedip di Kantor Gubernur NTB, Mataram, akhir pekan kemarin.

Gubernur Iqbal mengatakan, kerja sama regional tiga pemerintahan daerah di kawasan Sunda Kecil berupaya mewujudkan pembangunan super grid atau jaringan transmisi listrik yang luas.

Saat ini Bali masih masuk ke dalam jaringan super grid Pulau Jawa. Sehingga ke depan listrik Bali dipasok dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Apalagi tren penggunaan listrik ke depan hanya bersumber dari energi baru terbarukan.

‘’Mimpi besar kami membangun super grid dari NTT sampai dengan Bali. Sehingga Bali tidak lagi masuk jaringan Jawa. PLN sekarang masih meletakkan Bali jadi satu regional distribusi dengan Jawa,’’ kata Gubernur Iqbal.

Lebih lanjut ia menyampaikan harga energi di Bali semakin mahal karena investor kesulitan mendapatkan lahan untuk membangun pembangkit listrik besar.

Para investor lebih tertarik membangun hotel di Bali ketimbang membangun pembangkit listrik, karena investasi energi yang berkelanjutan cenderung lama balik modal.

‘’Kami punya cukup (sumber daya) untuk memasok kebutuhan energi yang ada di wilayah kami dengan apa yang Tuhan berikan kepada kami. Terutama listrik yang length of exposure sangat panjang dan radiasi sangat padat,” ujar Iqbal.

Kontribusi Energi Terbarukan

Berdasarkan data PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB), kontribusi energi baru terbarukan pada sistem kelistrikan NTB baru sekitar 5 persen atau 22 megawatt dari total daya mampu sebesar 400 megawatt.

Sumber setrum bersih paling besar berasal dari pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS yang terletak di Sengkol, Sambelia, dan Pringgabaya, dan Gili Trawangan.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTB menyebutkan total potensi energi terbarukan mencapai 13.563 megawat (MW) yang terdiri dari bioenergi 298 MW, sampah kota 32 MW, angin 2.605 MW dan tenaga surya 10.628 MW.

Potensi energi bersih tersebut sangat signifikan jika dibandingkan dengan kebutuhan listrik di wilayah Bali, NTB, dan NTT yang saat ini hanya sekitar 1,2 gigawatt.

‘’Mimpi kami ke depan Bali enggak usah produksi energi, Bali menggunakan saja energi hijau saja. Nanti kami (NTT dan NTB) yang memproduksi energi hijau, kami suplai listriknya ke Bali, termasuk menjual kredit karbon juga ke Bali,’’ ujar Iqbal.

NTB dan NTT Miliki Cadangan Energi Terbarukan Raksasa

NTB dan NTT disebut memiliki cadangan energi terbarukan raksasa. Hanya dari 77 bendungan di NTB, potensi floating solar panel dapat menghasilkan ratusan megawatt listrik hijau. Belum termasuk PLTS darat, geothermal hingga micro-hydro.

Gubernur Iqbal menyebut telah berkomunikasi dengan Pemerintah Singapura dan Inggris. Singapura sudah menyatakan kesiapan melakukan visibility study pada tahun 2026.
Sementara Komisaris Independen PLN Prof. Ali Masykur Musa, menegaskan zero down time bukan hanya pencapaian teknis, tetapi memiliki makna spiritual.

‘’Melalui zero down time, kita melihat bagaimana menghadirkan cahaya yang tidak pernah pudar. PLN tidak boleh berkedip, sebagaimana matahari tidak berkedip hingga hari kiamat”, ujarnya.

Prof. Ali menegaskan listrik bagian dari kebutuhan dasar umat, sebagaimana disebutkan dalam hadits yaitu alam, air dan energi harus dirasakan rakyat. ‘’Mengurus listrik bukan sekadar angka. Ini pekerjaan religius. Dunia dapat, akhirat dijemput melalui pengabdian kepada negeri”, ucapnya.

Prof Ali mengapresiasi kerja keras para insan PLN, termasuk di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat yang sedang memulihkan jaringan kelistrikan. ‘’PLN berikan pelayanan terbaik. Bangun daya saing dan hadir sebagai solusi. Mandat kita bukan hanya menyalakan lampu, tetapi menyalakan masa depan anak bangsa”, tandasnya.

Sementara Direktur Distribusi PLN Asyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan Kantor Gubernur NTB kini menjadi salah satu kawasan dengan tingkat keandalan listrik tertinggi di Indonesia.

Disebutkannya, kawasan itu kini disuplai oleh dua gardu induk, empat penyulang, lapisan proteksi berlapis hingga sistem changeover switch berbasis GPS yang menghasilkan suplai listrik tanpa kedip.

“Ini bukan hanya bebas padam, tapi bahkan tanpa kedip. Ini komitmen publik bahwa pusat pemerintahan harus punya keandalan tertinggi”, tegasnya. (ant/era)

Kasus Dugaan Korupsi PPJ Loteng dan Pengadaan Chromebook Lotim Masuk Persidangan

Mataram (globalfmlombok.com) – Dua kasus dugaan korupsi dari penanganan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur dan Kejari Lombok Tengah akan memasuki persidangan pada Desember 2025 ini.

Dua kasus itu adalah kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Lotim dan kasus dugaan korupsi insentif Pajak Penerangan Jalan (PPJ) tahun 2019-2021 di Lombok Tengah.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Mataram, Lalu Moh. Sandi Iramaya pada Minggu (14/12/2025) mengatakan, kedua perkara itu terdaftar di PN Mataram pada hari yang sama, yakni pada Jumat (12/12/2025).

“Sidang perdana juga akan terlaksana di hari yang sama, yakni pada Jumat 19 Desember mendatang,” ucap Sandi.

Berdasarkan informasi di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Mataram, ada enam jaksa penuntut umum (JPU) di masing-masing kasus yang terdaftar dalam registrasi perkara.

Sebagai informasi, dalam kasus dugaan korupsi insentif PPJ tahun 2019-2020, Kejari Loteng menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah JA, selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Loteng tahun 2021, LK, Kepala Bapenda Loteng 2019-2021. Adapun LBS merupakan bendahara pengeluaran Bapenda Loteng 2019-2021.

Ketiganya diduga melakukan penyelewengan insentif pemungutan PPJ dengan nilai kerugian negara mencapai Rp1,8 miliar. Kerugian negara itu sesuai hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, yakni sangkaan primer Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2), dan ayat (3), serta subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, di kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Kejari Lotim telah menetapkan enam orang tersangka.

Enam tersangka itu yaitu; AS, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur 2020–2022; A selaku Pejabat Pembuat Komitmen; S, wiraswasta sekaligus Direktur CV CM; serta MJ, wiraswasta dan Marketing PT JP, sementara dua tersangka lainnya adalah LH dan LA yang juga berstatus wiraswasta.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, yakni dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP serta dakwaan subsidair Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Kantor Akuntan Publik A.F Rahman & Soetjipto WS, kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp9.273.011.077. (mit)

Kasus Meninggalnya Brigadir Nurhadi, Polisi Kembali Limpahkan Berkas Perkara Tersangka M

Mataram (globalfmlombok.com) – Penyidik Ditreskrimum Polda NTB telah melimpahkan kembali berkas perkara milik tersangka M, kasus meninggalnya Brigadir Nurhadi ke Kejaksaan Negeri Mataram.

Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat pada Minggu (14/12/2025) menyebutkan, jika nanti jaksa telah menyatakan berkas perkara lengkap (P-21), proses penyerahan tersangka dan barang bukti akan berbarengan dengan hadirnya tersangka M menjadi saksi pada sidang dua tersangka lainnya.

“Saat yang bersangkutan nanti dipanggil sebagai saksi, itu nanti akan dilakukan tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti),” jelasnya.

Namun ada dua kemungkinan kata Syarif, pertama proses tahap dua akan berjalan sesuai skema pertama. Namun, jika nanti ditemukan fakta di sidang dua tersangka lainnya (YG dan AC), maka berkas akan kembali kepada pihaknya untuk perubahan.

“Kalau di fakta persidangan M itu ikut terlibat, dalam pembunuhnya, maka akan dikembalikan lagi untuk penambahan pasal,” terangnya.

Saat ini, polisi masih menyangkakan tersangka M hanya dengan Pasal 221 KUHP. Yakni pasal yang mengatur tentang seseorang yang menghalangi proses peradilan. Jika di persidangan tak ada fakta baru keterlibatan langsung M dalam meninggalnya Brigadir Nurhadi, polisi akan melakukan tahap dua hanya dengan sangkaan pasal tersebut.

Sebelumnya, dua tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nurhadi ini telah lebih dahulu masuk meja hijau. Persidangan Tersangka YG dan AC kini sudah memasuki pembuktian jaksa penuntut umum (JPU) setelah eksepsi yang diajukan keduanya ditolak hakim.

Berbeda dengan M, dua tersangka ini disangkakan dengan Pasal 338 dan/atau Pasal 354 ayat (2) dan/atau Pasal 351 ayat (3) dan/atau Pasal 221 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sempat Ajukan Permohonan Perlindungan ke LSPK
Tersangka M sempat mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Namun, LPSK memutuskan menolak pengajuan permohonan perlindungan tersebut. Keputusan itu diambil setelah LPSK menilai keterangan yang diberikan Misri tidak memenuhi standar relevansi dan konsistensi.

Tenaga Ahli LPSK, Tomi Permana, Jumat (5/12/2025) menyebutkan, penolakan tersebut setelah tim melakukan pendalaman langsung terhadap tersangka M saat ia masih ditahan di Dittahti Polda NTB.

Menurutnya, selama proses pemeriksaan, penjelasan M terkait kronologi kejadian terus berubah dan tidak selaras dengan fakta-fakta di lokasi. “Keterangannya selalu berubah-ubah. Tidak konsisten,” sebutnya.

Tomi menambahkan, M juga tidak memberikan informasi yang dapat membuka peran pihak lain dalam kasus tersebut, sehingga kesaksiannya dianggap tidak memberi kontribusi terhadap penyidikan. (mit)

Segera Disidangkan, Tiga Tersangka Perusakan DPRD NTB Jadi Tahanan Kota

Mataram (globalfmlombok.com) – Tiga tersangka dalam kasus dugaan perusakan dan penjarahan Gedung DPRD NTB saat unjuk rasa pada Sabtu (30/9/2025) akan segera disidangkan.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mataram, Muhammad Harun Al-Rasyid pada Minggu (14/12/2025) menyebutkan, tiga tersangka yang akan segera menjalani persidangan itu antara lain berinisial IQ, J, dan AAS.

“InsyaAllah bila tidak ada kendala hari Kamis, 18 Desember 2025 sidang pertama,” lanjutnya.

Harun menjelaskan, pihaknya sebelumnya menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dari Polresta Mataram pada 24 November 2025 lalu. “Ketiga tersangka kini menjadi tahanan kota,” kata Harun.

Meskipun telah melimpahkan tiga tersangka ke Pengadilan, Harun mengaku pihaknya belum menyatakan lengkap terhadap berkas perkara lima tersangka lainnya.

“Lima tersangka lain belum lengkap (P-21),” tandasnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan 12 tersangka pada kasus dugaan perusakan DPRD NTB saat unjuk rasa pada Sabtu (30/9/2025) itu. Rinciannya, 3 orang berinisial IP, J, RG merupakan masyarakat biasa atau pekerja swasta. 5 orang dengan inisial AAS, JE, MF, AR, IQ merupakan mahasiswa. Sedangkan 4 orang, yakni DIH, AZA, MM, dan MAH masih di usia anak.

Terhadap tersangka anak, polisi kini telah menyelesaikan perkara melalui sidang diversi yang melibatkan pihak kepolisian serta sejumlah lembaga terkait. Diversi merupakan penyelesaian kasus pidana anak di luar pengadilan dengan mengutamakan perdamaian dan pemulihan, bukan hukuman.

Di tahap penyidikan, pihak kepolisian telah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut merupakan barang-barang yang digunakan untuk perusakan. Juga barang-barang yang mengalami kerusakan.

Adapun barang bukti yang dikumpulkan antara lain, dua buah digital video recorder (DVR) CCTV, batu dan pecahan batako, pecahan kaca, kayu bekas terbakar. Tiang lampu taman, besi penyangga gerbang, dan flashdisk berisi rekaman video saat perusakan dan penjarahan terjadi.

Sejumlah barang bukti sempat dilakukan pemeriksaan di Lab Forensik Bali untuk mengetahui penyebab utama kebakaran.

Adapun saksi-saksi yang telah diperiksa terkait pembakaran berasal dari 14 orang satpam gedung, Bagian (Kabag) Umum dan Sekretaris DPRD NTB

Para tersangka diduga melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 170 ayat (1) dan/atau Pasal 406 KUHP. (mit)

Global FM Lombok Raih Podium Kedua di Kompetisi Jurnalistik Cerita Sasambo 2025

Sumbawa Barat, (globalfmlombok.com)-

Radio Global FM Lombok melalui portal web globalfmlombok.com meraih juara kedua dalam ajang Kompetisi Jurnalistik Cerita Sasambo 2025 yang diselenggarakan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Penghargaan tersebut diumumkan pada Malam Anugerah Cerita Sasambo 2025 yang digelar di kawasan Batu Hijau, Sumbawa Barat, Kamis (11/12/2025).

Acara ini dihadiri jajaran manajemen AMMAN, antara lain Presiden Direktur PT Amman Mineral Internasional Arief Widyawan Sidarto, Kepala Teknik Tambang AMMAN Budi Raharjo, serta Vice President Corporate Communications AMMAN Kartika Octaviana, bersama para insan pers dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemimpin Redaksi Global FM Lombok Zainudin Syafari meraih podium kedua pada kategori karya tulis dengan tema Inovasi dan Teknologi wilayah Pulau Lombok melalui karya berjudul “Dari Otak Keris ke Swiss, ‘Harta Karun’ dari Perut Sumbawa Menyulut Harapan”. Plakat penghargaan diserahkan langsung oleh Arief Widyawan Sidarto.

Ia mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara industri dan media dalam mendorong kemajuan daerah.

“Prestasi ini kami maknai sebagai bentuk sinergi yang sehat antara dunia usaha dan media. Harapannya, tradisi baik seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan ragam kategori dan tema yang semakin luas,” ujar Faris, sapaannya.

Ia menilai, lomba jurnalistik memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan kualitas jurnalisme, memacu profesionalisme jurnalis, menjadi wadah apresiasi dan motivasi, serta mendorong inovasi dan kreativitas konten, termasuk eksplorasi sudut pandang baru, pendekatan human interest, data journalism, dan storytelling multimedia.

“Karya jurnalistik yang berkualitas membantu mengawasi kebijakan publik, menyuarakan kepentingan masyarakat, dan mengedukasi publik secara konstruktif,” katanya. Selain itu, ajang seperti ini juga berperan dalam meningkatkan reputasi media, menumbuhkan budaya literasi publik, menjadi sarana evaluasi, serta memperluas jejaring dan kolaborasi antarinsan pers.

Sementara itu, Vice President Corporate Communications AMMAN Kartika Octaviana menegaskan pentingnya peran pers dalam membangun citra daerah. Ia menjelaskan bahwa ajang Karya Jurnalistik Cerita Sasambo 2025 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada jurnalis yang selama ini menjadi penghubung antara masyarakat dan cerita-cerita kemajuan NTB.

“Kami menyelenggarakan Cerita Sasambo 2025 sebagai bentuk apresiasi tertinggi kami kepada rekan-rekan jurnalis yang telah menjadi jembatan antara pembaca dan kisah-kisah kemajuan NTB yang patut dibanggakan,” ujar Kartika.

Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan membuktikan bahwa kolaborasi antara jurnalisme yang independen dan dunia industri dapat melahirkan narasi positif, memperkuat ekosistem pers di NTB, serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya.

Kompetisi ini mencakup tiga wilayah utama, yakni Lombok, Sumbawa Barat, dan Sumbawa, dan berhasil menarik partisipasi luas. Sebanyak 152 karya jurnalistik dikirimkan oleh 68 jurnalis dari 48 organisasi media.

Para peserta berkompetisi dalam dua tema utama, yakni Inovasi dan Teknologi serta Keberlanjutan dan Dampak Sosial, dengan penilaian pada Kategori Media Online dan Cetak serta Kategori Media Sosial yang mencakup konten foto, video, dan infografis.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh insan pers yang karyanya mendapatkan apresiasi tertinggi, serta kepada seluruh jurnalis yang telah berpartisipasi. Karya-karya Anda telah menginspirasi kami semua,” kata Kartika.

Ajang Cerita Sasambo diharapkan terus menjadi ruang yang konsisten dalam mendorong dan merayakan jurnalisme berkualitas di NTB, sekaligus merangkai kisah-kisah kemajuan daerah Sasambo yang patut dibanggakan.(ris)

Cerita Sasambo 2025, Cermin Mutu Jurnalisme NTB dalam Mengawal Kemajuan Daerah

Sumbawa Barat (globalfmlombok.com)-

Setiap kisah kemajuan yang terukir di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki saksi mata, salah satunya melalui para insan jurnalis. Merekalah yang merangkai narasi tentang inovasi, keberlanjutan, dan dampak nyata yang kerap luput dari pandangan.

Hari ini, di tengah antusiasme pers daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia resmi mengumumkan pemenang ajang apresiasi bergengsi: ‘Cerita Sasambo 2025’.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah penghargaan tulus atas dedikasi insan pers yang telah berani menyelami sisi lain industri pertambangan: sisi yang bertanggung jawab, penuh kemajuan, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, saat malam anugerah Cerita Sasambo di Batu Hijau kamis 11 Desember 2025 menekankan pentingnya peran pers dalam membangun citra daerah. Ia menjelaskan bahwa AMMAN menyelenggarakan Ajang Karya Jurnalistik ‘Cerita Sasambo 2025’ sebagai bentuk apresiasi kepada jurnalis yang selama ini menjadi penghubung antara pembaca dan cerita-cerita kemajuan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami menyelenggarakan Cerita Sasambo 2025 sebagai bentuk apresiasi tertinggi kami untuk rekan-rekan jurnalis yang telah menjadi jembatan yang menghubungkan pembaca dengan kisah-kisah kemajuan NTB yang patut dibanggakan,” ujar Kartika.

“Karya-karya ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara dunia jurnalistik yang independen dan industri dapat melahirkan narasi positif, memperkuat ekosistem pers NTB yang berkualitas, dan tentunya, membuat masyarakat setempat bangga akan daerahnya,” tambahnya.

Antusiasme yang Melampaui Target

Kompetisi yang mencakup tiga wilayah utama – Lombok, Sumbawa Barat, dan Sumbawa – sukses menarik perhatian luar biasa. Sebanyak 152 karya jurnalistik berkualitas masuk ke meja juri yang dikirimkan oleh 68 jurnalis dari 48 organisasi media.

Para jurnalis berkompetisi dalam dua tema kunci yang menjadi fokus masa depan NTB: (1) Inovasi dan Teknologi serta (2) Keberlanjutan dan Dampak Sosial. Karya-karya terbaik dinilai dalam Kategori Media Online & Cetak serta Kategori Media Sosial (konten foto, video, infografis).

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh insan pers yang karyanya mendapatkan apresiasi tertinggi, dan juga kepada seluruh 68 jurnalis yang telah berpartisipasi dalam ajang karya jurnalistik Cerita Sasambo tahun ini. Karya-karya Anda telah menginspirasi kami semua.” tutup Kartika.

Ajang Karya Jurnalistik Cerita Sasambo hadir sebagai ruang yang konsisten untuk mendorong sekaligus merayakan jurnalisme NTB, dengan harapan ajang ini dapat terus tumbuh menjadi tradisi yang dibanggakan bersama dalam merangkai kisah-kisah kemajuan Sasambo.

Berikut adalah para jurnalis dan tim redaksi yang karyanya telah terpilih sebagai yang terbaik, membawa pulang kebanggaan bagi wilayah mereka:

KATEGORI MEDIA ONLINE & CETAK

  1. WILAYAH LOMBOK

Tema 1 – Inovasi dan Teknologi

 

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Linggauni NTB IDN Times Di Balik Deru Mesin Smelter: Integrasi Teknologi Modern Dorong Efisiensi Produksi
2 Zainudin Syafari Global FM Lombok Dari Otak Keris ke Swiss, ‘Harta Karun’ dari Perut Sumbawa Menyulut Harapan
3 Nurul Hidayati Lombok Post Kenalan Yuk Inovasi Sistem 4D Blasting Amman Mineral Nusa Tenggara Yang Ramah Lingkungan

Tema 2 – Keberlanjutan dan Dampak Sosial

 

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Agus Afryanto Lombok Insider Kisah Usaha Roti Sultan, Mitra AMMAN yang Kini Semakin Berkembang
2 Wahidi Akbar Lombok Post Menjaga Laut Merawat Masa Depan di Gili Balu
3 Muhammad Yamin NTB Satu PT AMNT, Antara Relaksasi Ekspor dan Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi NTB

  1. WILAYAH SUMBAWA BARAT

 

Tema 1 – Inovasi dan Teknologi

 

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Abdul Faruk Lombok Post Melihat dari Dekat Smelter AMMAN, Wujud Nyata Penerapan Hilirisasi Industri Pertambangan
2 Imam Fauzan Media KSB Fase 8 Batu Hijau: Inovasi Teknologi AMMAN untuk Masa Depan Tambang
3 Sudirman Inside NTB Hi-tech Smelting AMMAN, Jalan Mulus Indonesia Rajai Produsen Tembaga Dunia

Tema 2 – Keberlanjutan dan Dampak Sosial

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Hendra Ardiansyah Samawarea Ketika Ekspor Konsentrat AMMAN Dihentikan, Ekonomi NTB dan KSB Tertekan
2 Unang Silatang Arki FM Kolaborasi Hijau, Menanam Kesadaran dan ‘Memanen Cuan’ dari Sampah
3 Hardoni Kobar KSB Menenun Harapan dari Negeri di Atas Awan bersama AMMAN

  1. WILAYAH SUMBAWA

Tema 1 – Inovasi dan Teknologi

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Saudi Tambora Post Inovasi Energi di Batu Hijau, Oli Bekas yang Menggerakkan Listrik Tambang
2 Fajar Rachmat Radar Sumbawa Hijau di Tengah Tambang: Upaya AMMAN Jaga Alam Batu Hijau tetap Hidup
3 Zainuddin Samawarea Tambang Elang di Sumbawa, Masa Depan Industri Tembaga dan Emas Indonesia

Tema 2 – Keberlanjutan dan Dampak Sosial

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 En Saputra Klik Sumbawa Menuju Generasi Emas, AMMAN Berhasil Turunkan Stunting 7,1 Persen di Sumbawa Barat
2 Zainuddin Samawarea Dari Laut dan Limbah, Dua UMKM Binaan Bale Berdaya Tembus Pasar Dunia
3 Ilham Syahroni Suara NTB PERTAMAS Untuk Agroforestri, Cara AMMAN Jaga Hutan di Sumbawa

  • KATEGORI MEDIA SOSIAL

Tema 1 – Inovasi dan Teknologi

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Imam Fauzan Media KSB Dari Batuan Menuju Katoda dan Reklamasi Hijau
2 Bayu Pratama Inside Lombok Memulai Masa Depan Pertambangan dari Sumbawa Barat: Perjalanan Inovasi Teknologi
3 Deni Zarwandi Hai Lotim Inovasi Bus Cerdas AMMAN Mineral Wujudkan Transparansi dan Keselamatan Transportasi Karyawan

Tema 2 – Keberlanjutan dan Dampak Sosial

Pemenang Jurnalis Media Judul Karya
1 Khairuddin Arki FM SMP 6 Taliwang Tanamkan Karakter

Lewat Kelola Sampah

2 Imam Fauzan Media KSB Lahan Bekas Tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat Sekarang Sudah Hijau Lagi
3 Linggauni NTB IDN Times Tenun Mantar Berseri: Warisan Perempuan

dari “Desa di Atas Awan“

NTB Luncurkan “Zero Down Time” Pertama di Indonesia, Listrik Tanpa Kedip Hadir di Kantor Gubernur

Mataram (globalfmlombok.com)-

Pemerintah Provinsi NTB bersama PT PLN (Persero) meresmikan penerapan Zero Down Time di kawasan Kantor Gubernur, Jumat (12/12/2025). Ini sebuah terobosan yang menjadikan NTB sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan sistem tanpa kedip (zero downtime) di pusat pemerintahan. Program ini diproyeksikan menjadi role model nasional bagi provinsi lain di Indonesia.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PLN atas dukungan penuh dalam berbagai event strategis di NTB. 

“PLN adalah pahlawan pada setiap kerja besar yang kami laksanakan di NTB. Hampir semua kegiatan besar bisa berjalan, karena dukungan luar biasa dari teman-teman PLN”, ujarnya.

Gubernur Iqbal menegaskan dengan meningkatnya frekuensi kegiatan besar di Kantor Gubernur, kebutuhan akan suplai listrik stabil semakin krusial. 

“Ke depan, PLN di NTB kedip saja tidak boleh, apalagi mati. Karena kantor gubernur kini menjadi venue banyak event besar dan kegiatan semacam ini energi positif”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal memaparkan pula visi besar kerja sama regional antara Bali, NTB dan NTT yang kini dikemas dalam Forum Kerja Sama Regional Bali, NTB dan NTB (KRBNN). Forum ini memiliki dua klaster utama yaitu integrasi dan cooperation, mencakup sektor energi, pariwisata dan rantai pasok.

Salah satu agenda strategis forum ialah pembangunan Super Grid Bali, NTB dan NTT, guna membentuk kawasan distribusi energi mandiri. 

“Kami ingin ke depan Bali tidak lagi tergantung jaringan Jawa. Bali memakai energi hijau dan kami di NTB-NTT yang memproduksinya”, jelas Gubernur Iqbal.

NTB dan NTT disebut memiliki cadangan energi terbarukan raksasa. Hanya dari 77 bendungan di NTB, potensi floating solar panel dapat menghasilkan ratusan megawatt listrik hijau. Belum termasuk PLTS darat, geothermal hingga micro-hydro.

Gubernur Iqbal menyebut telah berkomunikasi dengan Pemerintah Singapura dan Inggris. Singapura sudah menyatakan kesiapan melakukan visibility study pada tahun 2026.

Komisaris Independen PLN Prof. Ali Masykur Musa, menegaskan Zero Down Time bukan hanya pencapaian teknis, tetapi memiliki makna spiritual. 

“Melalui Zero Down Time, kita melihat bagaimana menghadirkan cahaya yang tidak pernah pudar. PLN tidak boleh berkedip, sebagaimana matahari tidak berkedip hingga hari kiamat”, tuturnya.

Prof. Ali menegaskan listrik bagian dari kebutuhan dasar umat, sebagaimana disebutkan dalam hadits yaitu alam, air dan energi harus dirasakan rakyat.

“Mengurus listrik bukan sekadar angka. Ini pekerjaan religius. Dunia dapat, akhirat dijemput melalui pengabdian kepada negeri”, ucapnya.

Dirinya mengapresiasi kerja keras para insan PLN, termasuk di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat yang sedang memulihkan jaringan kelistrikan. 

“PLN berikan pelayanan terbaik. Bangun daya saing dan hadir sebagai solusi. Mandat kita bukan hanya menyalakan lampu, tetapi menyalakan masa depan anak bangsa”, tandasnya.

Dalam pada itu, Direktur Distribusi PLN Asyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan Kantor Gubernur NTB kini menjadi salah satu kawasan dengan tingkat keandalan listrik tertinggi di Indonesia.

Disebutkannya, kawasan itu kini disuplai oleh dua gardu induk, empat penyulang, lapisan proteksi berlapis hingga sistem changeover switch berbasis GPS yang menghasilkan suplai listrik tanpa kedip.

“Ini bukan hanya bebas padam, tapi bahkan tanpa kedip. Ini komitmen publik bahwa pusat pemerintahan harus punya keandalan tertinggi”, tegasnya.

Dirinya mengungkapkan kekaguman terhadap Integrasi Control Center UP2B, yang menggabungkan pusat kendali transmisi, distribusi dan surveillance CCTV dalam satu gedung. Provinsi NTB, lanjutnya, menjadi pilot project nasional sebelum replikasi ke provinsi lain.(ris/r)