Mataram (globalfmlombok)–
Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya menjaga kualitas beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar tetap layak konsumsi masyarakat. Berbagai langkah perawatan dilakukan secara rutin demi memastikan stok beras pemerintah terjaga dengan baik.
Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Sri Muniati, mengatakan bahwa salah satu upaya utama adalah menjaga kebersihan gudang dan melakukan pengendalian hama terpadu.
“Kami rutin melakukan spraying, pengawasan hama, hingga perawatan harian di gudang. Setiap hari gudang dibuka tutup untuk sirkulasi udara dan cahaya, sehingga kebersihan serta sanitasi lingkungan tetap terjaga,” ujarnya, Jumat (22/8).
Menurut Sri, beras SPHP merupakan hasil produksi petani lokal yang dipadukan dengan stok impor sesuai arahan pusat. Kedua jenis beras tersebut mendapat perlakuan pengolahan yang sama sebelum disalurkan kepada masyarakat.
“Dalam proses pengemasan ulang menjadi kemasan 5 kilogram, pengawasan mutu kami lakukan dengan ketat. Setiap beras yang keluar dari gudang Bulog telah melewati quality control. Timbangannya dipastikan sesuai label dan kualitasnya bersih serta bebas hama,” jelasnya.
Bulog NTB juga memastikan proses distribusi dilakukan tepat sasaran sesuai arahan pemerintah. Dengan pengawasan ketat dan perawatan gudang yang optimal, Sri Muniati berharap kepercayaan masyarakat terhadap kualitas beras SPHP tetap terjaga, sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di daerah.(ris/r)


