Praya (globalfmlombok.com) – Bertepatan dengan momen Hari Jadi ke-81, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyalurkan bonus bagi atlet peraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, Kamis (15/10) malam. Tidak hanya atlet, pelatih yang atletnya meraih medali juga turut mendapatkan bonus.
Penyerahan bonus yang dikemas dalam Malam Penganugerahan Tastura Juara dihadiri langsung Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng.
Pada ajang Porprov NTB 2026 yang berlangsung pada bulan Juli 2026 lalu, kontingen Loteng total mengumpulkan 344 medali. Rincianya, 125 medali emas, 93 medali perak serta medali perunggu sebanyak 126 keping. Dengan raihan tersebut kontingen Loteng berada di posisi runner up di bawah Kota Mataram.
Sebagai apresiasi kepada para atlet peraih medali, Pemkab Loteng menyerahkan bonus berupa uang pembinaan sebesar Rp20 juta untuk peraih medali emas. Kemudian bagi atlet peraih medali perak dan perunggung mendapatkan bonus masing-masing Rp10 juta dan Rp5 juta. Sedangkan untuk bonus atlet beregu mendapat bonus dengan nominal bervariasi.
Khusus bagi pelatih yang atletnya memperoleh medali emas juga mendapatkan bonus sebesar Rp5 juta. Peraih medali perak Rp4 juta dan peraih medali perunggu Rp3 juta.
Tidak hanya bonus uang pembinaan, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri secara pribadi juga memberikan bonus umrah bagi atlet terbaik yang nantinya akan diseleksi oleh KONI Loteng. “Sebenarnya saya inginkan semua atlet berangkat umrah. Tapi karena keterbatasan (anggaran) untuk tahun ini saya akan berangkatkan satu orang atlet,” sebut Pathul.
Ia pun mengaku bangga atas perjuangan dan kerja keras seluruh atlet Loteng, sehingga mampu menorehkan sejarah baru di ajang Poprov NTB. Di mana untuk pertama kalinya, kontingen Loteng sukses menduduki posisi kedua di bawah Kota Mataram.
Melihat prestasi yang diraih tersebut, Pemkab Loteng berkomitmen untuk memberikan perhatian besar kepada pembinaan atlet olahraga di daerah ini. Salah satunya dengan dukungan anggaran yang jauh lebih berpihak. Supaya pembinaan prestasi bisa lebih optimal dan pada akhirnya atlet Loteng bisa lebih berpretasi lagi di ajang-ajang olahraga berikutnya.
“Bonus kepada atlet dan pelatih ini diberikan melalui KONI Loteng bersumber dari dana APBD Perubahan 2026. Dipastikan dalam satu hingga dua bulan ke depan semua bonus untuk para atlet dan pelatih sudah tersalurkan keseluruhan. Jadi begitu anggaran mulai bisa dieksekusi kami pastikan bonus ini sudah bisa diterima,” tambah Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng yang juga Ketua KONI Loteng H. Lalu Firman Wijaya, S.T.,M.T. (kir)


