Ningxia (globalfmlombok.com) —
Sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan muhibah ke Tiongkok sepanjang pekan ini. Kegiatan yang diprakarsai Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) di Denpasar tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat kerja sama kawasan sister province antara NTB dan Daerah Otonomi Ningxia.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Badrun, didampingi perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW), Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) NTB, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB.
Kunjungan ini dirancang agar para tokoh agama dapat menyaksikan langsung dinamika kehidupan umat Muslim, jaminan kebebasan beragama, hingga pembangunan sosial-ekonomi di Tiongkok. Sejak Senin (14/9/2026), rombongan meninjau Kota Yinchuan, ibu kota Ningxia, untuk mempelajari implementasi otonomi daerah dan program penanggulangan kemiskinan berbasis kolaborasi di Kawasan Mining. Rombongan juga dijadwalkan mengunjungi Institut Teologi Islam China di Beijing.
Konsul Jenderal Tiongkok di Denpasar Zhang Zhicheng menyatakan, kunjungan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan pemahaman keagamaan dan pertukaran budaya. Hubungan NTB dan Ningxia sendiri telah terjalin resmi sejak penandatanganan nota kesepahaman oleh Gubernur NTB periode 2016, TGKH Muhammad Zainul Majdi, yang berlanjut pada penetapan hubungan provinsi kembar pada September 2017.
Deputy Director General Foreign Affairs Office Ningxia Zhang Liwei mengapresiasi kedatangan delegasi NTB. Ia menilai kunjungan ini memperkuat kerja sama strategis kedua wilayah yang dihuni beragam etnis dan agama.
”Keharmonisan dan toleransi di Ningxia menjadi fondasi utama pembangunan. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto kami kini menempati posisi kelima tertinggi di Tiongkok,” ujar Zhang, Selasa (15/9/2026).
Guna mengoptimalkan kemitraan sister province, Zhang mengajukan tiga usulan kerja sama, yakni intensifikasi pertukaran kunjungan pejabat dan warga, penyediaan platform komunikasi dan inovasi teknologi, serta pembentukan forum kepemudaan internasional.
Ketua MUI NTB Badrun mengagumi transformasi pembangunan Ningxia yang pesat dalam kurun 30 tahun terakhir. Ia menilai keberhasilan Ningxia mengentaskan kemiskinan patut dijadikan bahan acuan bagi Pemerintah Provinsi NTB.
”Pemerintah daerah dan masyarakat NTB dapat meniru model perencanaan yang matang, eksekusi yang serius, serta keteladanan pimpinan agar program pengentasan kemiskinan berjalan optimal,” kata Badrun.
Senada dengan hal itu, Wakil Ketua Umum PB NW Fahrurrozi menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam pengentasan kemiskinan. Menurut dia, keberhasilan Ningxia bertumpu pada kebijakan yang tepat, kepedulian sosial, serta partisipasi aktif warga.
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah NTB Falahudin menekankan bahwa kunjungan ini memberikan inspirasi penting terkait perubahan pola pikir untuk memajukan daerah. Kemajuan pesat Tiongkok di bidang sains, teknologi, dan ekonomi dinilai lahir dari kerja sama erat antara pemerintah dan masyarakat.(ris/r)


