BerandaBerandaKeluarga ABK Virgo Transport 8 di Mataram Tunggu Kepastian Nasib Korban

Keluarga ABK Virgo Transport 8 di Mataram Tunggu Kepastian Nasib Korban

Mataram (globalfmlombok.com) –  Putu Angga Santyana asal Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026 dini hari, dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Hingga Selasa, 15 September 2026, nasib Putu Angga Santyana belum diketahui.

Pihak keluarga yang tinggal di Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram mempertanyakan nasib anggota keluarga yang sudah setahun menjadi ABK dan 2 bulan ikut berlayar bersama Kapal Virgo Transport 8.

‘’Kami sudah menunggu 3 hari mengenai kepastian nasib keponakan kami. Kami juga sudah menghubungi pihak perusahaan dan juga SAR yang ada di Surabaya,’’ ungkap Nyoman Titik, bibi korban pada Suara NTB di Kantor Harian Suara NTB, Selasa, 15 September 2026.

Nyoman Titik berharap Putu Angga segera diketemukan. Bahkan, anggota keluarga juga sudah menghubungi SAR Mataram dan Polda NTB agar bisa membantu fasilitasi pencarian Putu Angga dengan SAR Nasional dan juga Polri.

‘’Dia punya seorang istri dan dua putri. Mereka menunggu kepastian ditemukannya nasib Putu Angga,’’ harapnya.

Diakuinya, pihak keluarga terakhir berkomunikasi dengan Putu Angga pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 10.00 malam. Waktu itu Putu Angga menanyakan kondisi anak dan mengabarkan jika dalam pelayaran sedang gelombang besar.

‘’Cuma jam 12 malam jam piketnya. Jam setengah 1 sudah centang 2, cuma belum direspons. Jam 3-nya coba ditelepon tidak aktif dikirain dalam posisi aman. Biasanya begitu. Baru beritanya, jam 7 atau setengah 8 baru ada kabar tenggelam. Sekarang kita sedang menunggu informasi dari tim SAR,’’ tambahnya.

Pihaknya berharap Putu Angga dalam kondisi selamat dan kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga. Untuk itu, pihak keluarga setiap saat tetap memantau perkembangan pencarian korban kapal Virgo Transport 8 dari perusahaan, SAR dan juga pihak berwenang lainnya.

Harapan senada disampaikan ayah dari Putu Angga Santyana I Gede Sentana. Kepada wartawan di kediamannya, Gede Sentana mengaku hingga kini belum mendapatkan informasi terbaru mengenai keberadaan anaknya. Pihak keluarga sebelumnya telah menghubungi kantor tempat Putu Angga bekerja, tetapi diminta menunggu, karena proses evakuasi masih berlangsung.

“Sudah tiga hari, sampai sekarang belum ada informasi apakah anak saya sudah dievakuasi atau belum,” ujarnya.

Sentana menuturkan, dirinya pertama kali mengetahui kemungkinan anaknya menjadi salah satu korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 setelah mendapat informasi dari menantunya, Rinda Maviesta istri Putu Angga. Sang menantu melihat pemberitaan mengenai kapal tersebut yang terbalik dan tenggelam melalui media sosial TikTok.

Sebelumnya, keluarga juga sempat berupaya menghubungi Putu Angga. Istrinya menelepon pada Sabtu malam, tetapi panggilan tersebut tidak diangkat.

Sentana mengaku sempat tidak percaya anaknya menjadi korban kecelakaan kapal. Sebab, Putu Angga baru saja pulang kampung untuk menghadiri acara anaknya yang telah berusia empat bulan. Ia kemudian kembali berangkat ke Surabaya pada Jumat (11/9/2026).

Sementara itu, istri Putu Angga, Rinda Meviesta, mengaku terus membayangkan kondisi suaminya yang hingga kini belum diketahui nasibnya.

“Sejak kejadian itu, saya terus membayangkan kondisi suami saya di sana. Saya bingung, takut dan nangis,” ujarnya dengan nada sedih.

Saat mengetahui Kapal Virgo Transport 8 yang ditumpangi suaminya mengalami kecelakaan di media sosial TikTok pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Ia kemudian berusaha memastikan informasi tersebut dengan memberikan komentar pada akun TikTok yang mengunggah video mengenai kecelakaan kapal tersebut. Setelah memperoleh informasi awal, Rinda langsung memberitahukannya kepada anggota keluarga.

Rinda juga berupaya mencari informasi dengan menghubungi teman dekat suaminya di tempat kerja. Hal itu dilakukan karena ia tidak mengetahui secara pasti keberadaan rekan-rekan kerja Putu Angga yang berada di Kapal Virgo Transport 8. Namun, upaya tersebut belum membuahkan informasi mengenai keberadaan suaminya.

Tiga hari setelah kejadian, Rinda berharap suaminya segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Harapannya, semoga suami saya pulang dan masih hidup sehingga bisa berkumpul bersama keluarga,” katanya.

Putu Angga diketahui bertugas sebagai ABK di bagian mesin. Ia telah bekerja sebagai anak buah kapal selama sekitar sembilan bulan. Dalam dua bulan terakhir, ia bergabung dalam pelayaran menggunakan Kapal Virgo Transport 8.

Putu Angga meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan yang masih berusia balita. Hingga kini, keluarganya masih menunggu kabar mengenai keberadaannya. (ham/pan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI