BerandaBeranda580 Calon Pekerja Migran Asal Mataram Tunggu Proses Keberangkatan

580 Calon Pekerja Migran Asal Mataram Tunggu Proses Keberangkatan

Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram mencatat sebanyak 580 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Mataram siap diberangkatkan ke berbagai negara tujuan pada tahun 2026.

Kepala Disnaker Kota Mataram, Ida Wayan Putra Ekantara, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi calon PMI yang telah terdaftar sejak Januari hingga Juni 2026 dan dijadwalkan berangkat secara bertahap pada tahun ini.

“Calon PMI ini telah terdaftar dan siap diberangkatkan sesuai dengan jadwal penempatan masing-masing,” ujarnya, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan, Malaysia masih menjadi negara tujuan utama dengan jumlah calon pekerja migran mencapai 375 orang. Selanjutnya Taiwan sebanyak 42 orang, Arab Saudi 34 orang, Singapura 31 orang, dan Jepang 16 orang. Sementara sisanya akan ditempatkan di sejumlah negara lain, seperti Brunei Darussalam, Turkiye, Hong Kong, Bulgaria, Italia, dan Kroasia.

Menurut Putra, seluruh calon PMI yang telah dinyatakan lolos seleksi diproyeksikan berangkat dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan ke depan. Meski demikian, jadwal keberangkatan tetap bergantung pada proses penerbitan visa dari masing-masing negara tujuan.

Sebelum diberangkatkan, para calon pekerja migran diwajibkan mengikuti pelatihan dan pembekalan yang meliputi kemampuan bahasa, pembentukan sikap kerja, serta peningkatan kompetensi. Langkah tersebut dilakukan agar mereka memiliki kesiapan yang memadai saat memasuki dunia kerja di negara penempatan.

Mantan Sekretaris Inspektorat Kota Mataram itu menjelaskan, program pelatihan dilaksanakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Melalui program tersebut, calon PMI dipersiapkan secara mental, fisik, dan keterampilan agar mampu bersaing di pasar kerja internasional, memahami prosedur penempatan yang benar dan aman, serta memiliki bekal untuk mandiri secara ekonomi setelah kembali ke Tanah Air.

Selain peningkatan kompetensi, pembekalan juga difokuskan pada edukasi mengenai perlindungan hukum dan pencegahan berbagai persoalan yang berpotensi dialami selama bekerja di luar negeri. Dengan pemahaman tersebut, calon PMI diharapkan mampu melindungi diri serta mengetahui hak dan kewajibannya selama bekerja.

Disnaker Kota Mataram juga memberikan pembekalan tambahan untuk memastikan para calon pekerja migran tidak hanya siap dari sisi administrasi, tetapi juga memiliki kematangan mental, kompetensi, dan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku di negara tujuan.

“Hal itu sebagai bentuk komitmen kami untuk mewujudkan penempatan calon pekerja migran yang aman, prosedural, dan sukses,” pungkasnya. (pan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI