BerandaPemerintahanLombok TimurParade 1.448 Dulang Meriahkan Tahun Baru Islam di Lombok Timur

Parade 1.448 Dulang Meriahkan Tahun Baru Islam di Lombok Timur

Selong (globalfmlombok.com)  – Senja mulai turun di Selong, Senin (15/6/2026). Namun, kerlip cahaya dan gemerincing langkah kaki justru memecah hening. Sebanyak 1.448 buah dulang—nampan besar khas Sasak—diarak khidmat dari Lapangan Rinjani menuju Masjid Agung Al-Mujahidin. Parade ini bukan sekadar pawai, melainkan wujud syukur dan pelestarian tradisi yang telah mengakar di bumi Lombok Timur.

Jumlah 1.448 dulang itu ditetapkan bukan tanpa alasan. Angka itu disesuaikan dengan jumlah tahun dalam penanggalan Islam yang memasuki tahun 1448 Hijriah.

Dalam bahasa Sasak, dulang merujuk pada wadah bundar berbahan kayu, seng, atau kuningan. Fungsinya lebih dari sekadar tempat menyajikan hidangan. Dulang adalah simbol kebersamaan. Maka tak heran, parade ini langsung diikuti oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin beserta istri Hj. Rokyal Ain, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dengan istri Hj. Mahyu, serta seluruh pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Lotim.

Parade dulang khas dari Pengadangan ini menjadi pembeda ritual penyambutan 1 Muharam dibanding daerah lain. Setiap dulang yang dibawa peserta—ASN dan masyarakat—dihias dengan aneka sajian. Yang paling mencolok, dulang tembolak beak, yaitu dulang dengan tutup sajo (penutup) berwarna merah. Warna merah melambangkan semangat dan keberanian memasuki tahun baru Islam.

Tradisi ini tidak lepas dari kebiasaan leluhur Sasak yang dikenal dengan begibung atau makan bersama menggunakan dulang. Dalam begibung, beberapa orang duduk melingkar, menyantap hidangan dari satu dulang besar—sebuah praktik yang mempererat tali persaudaraan.

Setiba di halaman Masjid Agung Al-Mujahidin, suasana berubah menjadi khusyuk. Tepat saat masuk waktu magrib, doa bersama awal dan akhir tahun dipanjatkan. Ribuan umat Islam hadir, melantunkan ayat-ayat suci, memohon ampunan sekaligus harapan di tahun baru Hijriah.

Selepas doa, dulang-dulang itu pun dibuka. Begibung dimulai. Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh tamu undangan duduk melingkar, menyantap hidangan yang sama dari dulang yang sama. Tanpa sekat, tanpa jarak. “Makan berdulang mengajarkan bahwa kebersamaan adalah kunci keberkahan,” ujar salah seorang warga yang ikut serta.

Parade Dulang, Tradisi Khas Perayaan Tahun Baru Islam di Lombok Timur

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pawai 1.448 dulang menjadi perhatian utama tahun ini. Tradisi tersebut telah melekat sebagai ciri khas perayaan Tahun Baru Islam di Lotim.

“Sebelumnya kita sukses mengadakan festival Muharram. Tentunya di tahun ini kita harapkan lebih sukses dengan kebersamaan,” tegasnya.

Menurut Bupati, seluruh ASN bersama masyarakat Lotim memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyukseskan program tahunan tersebut. Dukungan dan partisipasi aktif diharapkan sejak pembukaan hingga penutupan.

“Kita semua memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mensukseskan Festival Muharram dari sejak pembukaan sampai dengan penutupan nantinya,” terang Haerul Warisin.

Dengan kebersamaan ASN dan masyarakat, Pemkab Lotim optimistis Festival Muharram tahun ini akan kembali sukses seperti tahun sebelumnya.

Di penghujung acara, masjid perlahan mulai sepi. Namun, makna parade dulang tidak lekang oleh waktu. Bagi masyarakat Sasak, dulang bukanlah sekadar benda. Ia adalah wadah yang menyatukan rasa, tempat berbagi rezeki, dan simbol bahwa dalam suka maupun duka, kebersamaan adalah hal utama.

Tahun Baru Islam 1448 H di Lombok Timur pun berjalan penuh makna. Bukan hanya pergantian angka, melainkan penguatan identitas budaya yang diwariskan leluhur. Parade dulang telah usai, tetapi semangat begibung—makan bersama, hidup bersama—akan terus bergema di setiap sudut Selong. (rus)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI