Selong (globalfmlombok.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Lombok Timur (Lotim) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Lombok Timur, Selasa (5/5/2026). Aksi tersebut menyoroti kesenjangan sosial, khususnya perbedaan pendapatan antara guru, buruh, dan petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Salah satu massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam MPO, Agamawan Salam, menyebut masih banyak anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Menurutnya, upah orang tua yang bekerja sebagai buruh maupun guru honorer tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Para demonstran menilai pendapatan guru dan buruh jauh lebih kecil dibandingkan pegawai program MBG. Mereka juga mengkritik kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan pada era Presiden Prabowo Subianto, serta menilai wacana Indonesia Emas belum diikuti realisasi yang konkret.
Dalam tuntutannya, massa meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyuarakan aspirasi ke pemerintah pusat, termasuk mendorong evaluasi hingga penghentian program MBG yang dinilai belum memberikan manfaat signifikan. Selain itu, mereka menyoroti kesulitan masyarakat dalam membiayai pendidikan anak.
Aksi tersebut juga menjadi refleksi peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buruh Internasional, yang menurut mahasiswa mencerminkan belum optimalnya peran negara dalam menjamin pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Massa aksi lainnya, Yandis, menegaskan bahwa kesejahteraan guru harus menjadi prioritas pemerintah. Ia mengingatkan agar profesi guru tidak dipandang sebelah mata, karena berpotensi menyebabkan kekurangan tenaga pendidik di masa depan.
Aksi berlangsung damai hingga siang hari. Saat berada di depan Kantor Bupati, massa sempat meminta bertemu langsung dengan bupati. Namun, karena kepala daerah tidak berada di tempat, massa kemudian bergerak menuju Gedung DPRD Lombok Timur setelah mengelilingi kawasan perkantoran tersebut. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Mahasiswa Lotim Demo, Soroti Upah Guru dan Buruh Jauh di Bawah Pegawai MBG “


