BerandaBerandaPelayanan Sistem “One Stop Service”, 5.798 Jemaah Haji asal NTB Terbang dalam...

Pelayanan Sistem “One Stop Service”, 5.798 Jemaah Haji asal NTB Terbang dalam 15 Kloter dari Embarkasi Lombok

Mataram (globalfmlombok.com)-

Pemerintah memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Lombok tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah rampung. Sebanyak 5.798 jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam 15 kelompok terbang (kloter).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin, Senin (20/4/2026), mengatakan kloter pertama akan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 Wita dan diberangkatkan ke Madinah sehari kemudian melalui Bandara Internasional Lombok.

“Dari seluruh rangkaian persiapan keberangkatan jemaah haji NTB, dapat kami simpulkan bahwa status kesiapan saat ini telah siap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan administrasi telah diselesaikan, mulai dari pembagian kloter, finalisasi manifest, kelengkapan paspor dan visa, hingga validasi data jemaah lansia, disabilitas, dan berisiko tinggi.

Setibanya di asrama, jemaah akan dilayani melalui sistem one stop service agar seluruh proses berlangsung dalam satu alur terintegrasi.

Dari sisi transportasi udara, Garuda Indonesia memastikan kesiapan hampir 100 persen dengan mengoperasikan pesawat Boeing 777-300ER berkapasitas 393 kursi.

Dari sisi keamanan, Erwin Rachmat, Perwakilan dari Polda NTB memastikan pengamanan penuh terhadap proses keberangkatan dan kepulangan jemaah haji.

Pengawalan akan dilakukan sejak jemaah berangkat dari kabupaten/kota masing-masing menuju Asrama Haji, hingga pengantaran ke Bandara Internasional Lombok.

“Polda siap melayani dan mengamankan jemaah haji yang berangkat maupun saat kembali nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Kesehatan Kelas I Mataram, Herman Nugraha, mengatakan pihaknya menyiagakan layanan kesehatan 24 jam di Asrama Haji.

Setiap jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir sebelum diberangkatkan. Jika ditemukan gangguan ringan, akan dilakukan observasi. Sedangkan kondisi yang membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk ke rumah sakit.

“Kami berharap seluruh jemaah kloter pertama masuk asrama dalam kondisi sehat dan siap berangkat,” ujarnya.

Selain kesehatan jemaah, pihaknya juga mengawasi sanitasi lingkungan asrama, kualitas makanan, serta melakukan disinfeksi seluruh area.

Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Lalu Madhan, menjelaskan pihaknya menyiapkan 171 kamar, terdiri dari 120 kamar untuk jemaah, 14 kamar cadangan, dan 45 kamar untuk panitia.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI