Mataram (globalfmlombok.com)-
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat uang keluar (outflow) mencapai Rp2,28 triliun selama pelaksanaan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Program ini berlangsung pada 19 Februari hingga 17 Maret 2026 untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar di masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario Kartiko Pamungkas, mengatakan capaian tersebut terdiri atas penarikan oleh perbankan sebesar Rp1,77 triliun, layanan kas keliling Rp25,19 miliar, serta penukaran langsung kepada masyarakat Rp487,24 miliar.
“Secara umum, pelaksanaan SERAMBI tahun ini berjalan optimal dengan dukungan penuh dari perbankan dan berbagai pihak,” ujar Hario dalam rapat evaluasi di Mataram, Jumat (27/3/2026).
Selama periode tersebut, jumlah masyarakat yang melakukan penukaran tercatat sebanyak 26.111 orang. Pecahan uang yang paling diminati adalah Rp5.000 dan Rp10.000, yang umumnya digunakan untuk kebutuhan berbagi pada momen Idul Fitri.
Pelaksanaan SERAMBI 2026 dibagi dalam tiga tahap layanan. Pada tahap pertama, Bank Indonesia menggelar kas keliling ke sejumlah wilayah, seperti Selong, Jerowaru, Tanjung, dan Sembalun, serta membuka layanan penukaran di 85 titik kantor bank di 10 kabupaten/kota.
Tahap kedua meliputi kas keliling ke Pulau Bungin dan Maluk, serta layanan penukaran terpadu bersama 11 perbankan di halaman Islamic Center Mataram. Layanan ini juga diperkuat dengan pembukaan loket penukaran di 85 kantor bank.
Sementara itu, pada tahap ketiga, Bank Indonesia menyediakan layanan kas keliling bertema mudik di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan Pelabuhan Lembar.
Hario menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program SERAMBI tahun ini tergolong tinggi. Kuota penukaran di berbagai titik layanan disebut selalu terpenuhi, bahkan banyak masyarakat yang baru pertama kali memanfaatkan layanan tersebut.
Meski jumlah peminat tinggi, proses penukaran tetap berlangsung tertib dan efisien. Hal itu didukung pelayanan petugas yang dinilai ramah serta ketersediaan uang pecahan yang lengkap.
Menurut Hario, program SERAMBI tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap uang layak edar, tetapi juga memperkuat tradisi berbagi pada bulan Ramadan.
“Uang yang ditukarkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat karena digunakan untuk berbagi dengan keluarga dan kerabat, sehingga memperkuat nilai kebersamaan,” katanya.(ris)


