Mataram (globalfmlombok.com) – Kebakaran hebat menghanguskan satu unit gudang oli di Jalan Koperasi, Lingkungan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Senin (30/3/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.20 Wita.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang sempat menimbulkan ledakan di dalam gudang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Pantauan di lokasi, sedikitnya 10 armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Petugas juga mendapat bantuan tiga armada Damkarmat Kabupaten Lombok Barat serta tiga unit kendaraan dari Korps Brimob.
Saat kebakaran berlangsung, api bahkan sempat merembet hingga ke badan Jalan Koperasi. Hal ini diduga akibat oli yang mengalir keluar dari dalam gudang ikut terbakar dan memperluas jangkauan api.
Salah seorang saksi mata, Wijaya, warga Lingkungan Pelembak, menuturkan kobaran api muncul secara tiba-tiba dari dalam gudang. Ia juga melihat sejumlah karyawan menyelamatkan diri dengan cara melompat dari lantai dua bangunan.
“Kami kaget, tiba-tiba api langsung membesar. Ada karyawan yang terjun dari belakang karena panik,” ujarnya.
Keterangan serupa disampaikan Eva, salah seorang karyawan gudang. Ia mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah rekannya berteriak dari lantai bawah, tepatnya di area penyimpanan oli. Saat itu, Eva bersama tiga karyawan lain berada di lantai dua.
“Teman kami berteriak ada kebakaran. Kami berempat yang di atas langsung melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri,” katanya.
Eva mengaku beruntung karena saat melompat terdapat truk operasional yang terparkir di bawah, sehingga dirinya tidak langsung terjatuh ke lantai dasar.
“Sebenarnya mau turun lewat tangga, tetapi lantai satu sudah dipenuhi asap. Karena panik, kami memilih melompat,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, Eva dan satu rekannya mengalami luka gores pada bagian tangan kiri.
Terkait penyebab kebakaran, Eva menduga sumber ledakan berasal dari token kWh listrik yang berada dekat dengan area penyimpanan oli, sehingga api dengan cepat merembet.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Mataram, Rudi Suryawan, mengatakan pihaknya mengerahkan 10 armada guna mempercepat proses pemadaman.
“Kami kerahkan 10 armada damkar di lokasi. Ada juga bantuan dari Brimob dengan mobil water cannon. Angin kencang dan suhu panas menjadi faktor yang memperlambat proses pemadaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Gudang Oli Ludes Terbakar di Ampenan, Karyawan Selamat Lompat dari Lantai II “


