BerandaBerandaAncaman Krisis BBM Global, Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Strategis

Ancaman Krisis BBM Global, Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Strategis

Mataram (globalfmlombok.com) — Ketegangan geopolitik global, terutama di kawasan penghasil minyak di Timur Tengah, mulai membayangi stabilitas pasokan energi dunia. Di tengah ancaman kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi strategis.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Samsudin, mengatakan peralihan ke kendaraan listrik menjadi langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM. Upaya tersebut bahkan telah dimulai secara internal melalui penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan operasional kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dengan situasi global yang tidak stabil, terutama di wilayah penghasil BBM, kendaraan listrik bisa menjadi alternatif yang harus dilakukan pemerintah maupun masyarakat. Pak Gubernur sudah memberi contoh kepada kami,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Menurut Samsudin, selain memperkuat ketahanan energi, kendaraan listrik juga memiliki keunggulan dari sisi lingkungan dan efisiensi biaya. Kendaraan listrik dinilai mampu menekan emisi gas rumah kaca sekaligus mengurangi biaya operasional.

Ia mengungkapkan, dari sisi perawatan, kendaraan listrik jauh lebih sederhana dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. “Tidak ada penggantian oli atau banyak komponen perawatan seperti kendaraan konvensional. Yang utama hanya memastikan baterai tetap terisi,” katanya.

Untuk mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik, Dinas ESDM NTB bersama PT PLN terus memetakan pengembangan infrastruktur pendukung, khususnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Saat ini, fasilitas SPKLU di NTB masih terbatas dan tersebar di beberapa titik, seperti di Kantor ESDM NTB, Dinas Perhubungan, Kantor Gubernur, serta Lombok Epicentrum Mall. “Ke depan akan kita perbanyak agar semakin memudahkan masyarakat,” ujar Samsudin.

Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Jamaluddin, menilai kebijakan Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas merupakan langkah tepat di tengah ketidakpastian global.

Ia menuturkan, penggunaan kendaraan listrik juga memberikan kemudahan, terutama dalam pengisian daya yang bisa dilakukan di rumah tanpa harus mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Cukup mengisi daya di rumah, kendaraan sudah bisa digunakan. Kalau daya listrik di rumah terbatas, baru kita gunakan SPKLU,” katanya.

Meski demikian, ia berharap penambahan SPKLU dapat segera direalisasikan, terutama untuk mendukung mobilitas ke luar Kota Mataram. Menurutnya, dengan kapasitas baterai yang ada saat ini, kendaraan listrik sudah mampu menjangkau seluruh wilayah Pulau Lombok dalam sekali pengisian daya.

Pemerintah daerah optimistis, dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, kendaraan listrik tidak hanya menjadi solusi menghadapi krisis energi, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi dan menjaga keberlanjutan lingkungan. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Ancaman Krisis BBM Global, Kendaraan Listrik Bisa Jadi Solusi Strategis  “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI