BerandaBerandaBrida NTB Kembangkan Lindi Jadi Biogas, Siap Penuhi Kebutuhan Energi Warga Sekitar...

Brida NTB Kembangkan Lindi Jadi Biogas, Siap Penuhi Kebutuhan Energi Warga Sekitar TPA

Mataram, (globalfmlombok.com) — Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB terus mematangkan inovasi pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu terobosan yang dikembangkan adalah mengonversi lindi atau air limbah sampah menjadi biogas yang ditargetkan mulai didistribusikan kepada masyarakat sekitar tahun ini.

Kepala Brida NTB, I Gede Putu Aryadi, mengatakan riset yang dilakukan bersama Rumah Energi dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di TPA Kebon Kongok, Lombok Barat, menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Hasil riset terhadap potensi lindi menjadi biogas menunjukkan hasil yang memuaskan. Gas yang dihasilkan ini akan dialirkan ke penduduk sekitar dengan teknologi yang sudah disiapkan. Tahun ini proses penyaluran mulai dilakukan,” ujarnya, Rabu (25/3).

Menurut Aryadi, kapasitas olahan lindi di TPA tersebut mencapai sekitar 50 meter kubik per hari. Biogas yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan energi harian masyarakat di sekitar TPA, terutama untuk memasak, serta mendukung fasilitas umum.

“Rencananya untuk warga terdekat dan fasilitas umum seperti masjid, pesantren, dan BUMDes. Tahun ini kita realisasikan,” katanya.

Selain menghasilkan energi alternatif, pengolahan lindi juga menghasilkan produk sampingan berupa pupuk cair organik. Produk ini diharapkan dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi kelompok tani di sekitar kawasan TPA.

Aryadi menilai inovasi ini sekaligus menjadi langkah untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap sampah. “Sampah tidak selamanya menimbulkan masalah. Dengan pengolahan yang tepat, justru bisa memberikan manfaat dan nilai ekonomi,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada pengolahan di hilir, Brida NTB juga menyiapkan solusi penanganan sampah dari tingkat hulu. Saat ini, pihaknya tengah menguji coba teknologi biomassa portabel yang mampu mengonversi sampah dapur menjadi energi terbarukan secara langsung di lingkungan masyarakat.

“Teknologi ini sedang kita uji dan ke depan akan dimassalkan agar masyarakat bisa mengelola sampahnya sendiri,” kata Aryadi.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Brida NTB berharap pengelolaan sampah di daerah tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan dapat diubah menjadi sumber energi baru. Selain itu, upaya ini juga diharapkan berkontribusi dalam menekan emisi gas rumah kaca di daerah. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Inovasi Pengelolaan Sampah  “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI