BerandaBerandaWNA Takjub Melihat Parade Ogoh-Ogoh di Mataram

WNA Takjub Melihat Parade Ogoh-Ogoh di Mataram

Mataram (globalfmlombok.com) – Parade ogoh-ogoh di Mataram Rabu (18/3/2026) tidak hanya memantik takjub warga lokal atau wisatawan domestik saja. Puluhan wisatawan mancanegara atau Warga Negara Asing (WNA) juga kagum dengan tradisi tahunan Umat Hindu tersebut.

Marx, WNA asal Prancis, mengaku takjub dengan pelaksanaan parade ogoh-ogoh di Mataram tahun ini. Kreativitas dan inovasi pada desain ogoh-ogoh tersebut membuat ia berdecak kagum.

“Parade ogoh-ogoh ini sangat bagus, indah, desain ogoh-ogohnya juga sangat bagus,” ujarnya saat diwawancarai Suara NTB, Rabu (18/3/2026).

Bagi Marx dan istrinya, ini kali pertama mereka menyaksikan parade ogoh-ogoh. Ia terbang dari Prancis ke Lombok hanya untuk menonton parade tahunan Umat Hindu tersebut.

“Kita tiba hari ini. Kami datang ke sini hanya untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh,” tuturnya.

Mirip dengan Marx, WNA asal London, Inggris, Viktor juga mengungkap kekaguman serupa terhadap perayaan parade ogoh-ogoh di Mataram.

Selain hidup di London, Viktor juga tinggal di Mataram. Sebab, istrinya berasal dari Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Kendati demikian, ia mengaku bahwa ini kali pertama ia menonton parade ogoh-ogoh di Mataram.

Menurutnya, perayaan ogoh-ogoh tahun ini sangat luar biasa. “(Parade) ini menakjubkan sekali, suasananya enak, aku suka banget vibe-nya,” ujar Viktor kepada Suara NTB, Rabu (18/3/2026).

WNA Kagum terhadap Toleransi Umat Beragama di Lombok

Selain mengungkapkan kekagumannya terhadap perayaan pawai ogoh-ogoh, Viktor juga mengapresiasi sikap toleran umat beragama di Mataram, Lombok. Keharmonisan antara Umat Islam, Hindu, dan umat agama lain di Mataram perlu diapresiasi.

“Aku suka di sini. Hindu, warga Muslim semua ikut merayakan,” tutur Viktor.

Sementara itu, sebanyak 105 ogoh-ogoh dari seluruh banjar turut meramaikan parade budaya dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi 2026 Tahun Baru Caka 1948 di Kota Mataram.

Parade ogoh-ogoh merupakan salah satu tradisi penting dalam rangkaian perayaan Nyepi bagi umat Hindu. Pelaksanaan parade ini sehari sebelum umat Hindu melaksanakan ritual Mecaru atau Pecaruan di rumah masing-masing, yang kemudian dilanjutkan dengan menjalani Tapa Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi.

Parade ogoh-ogoh dimulai pada pukul 12.00 Wita dengan titik awal di depan Kantor Lurah Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara. Panitia menargetkan seluruh rangkaian kegiatan dapat selesai sebelum pukul 17.30 Wita.

Di waktu yang hampir bersamaan, umat Islam di Kota Mataram juga akan memulai rangkaian pawai malam takbiran di enam kecamatan. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan untuk menyambut Idulfitri.

Pemerintah Kota Mataram berharap seluruh kegiatan yang berlangsung secara bersamaan tersebut dapat berjalan dengan tertib serta menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di daerah tersebut. (sib)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI