Praya (globalfmlombok.com) – Aksi penolakan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang viral di media sosial mendapat perhatian pemerintah daerah. Satuan Tugas (Satgas) MBG Loteng berencana melakukan evaluasi terhadap dapur MBG yang menyiapkan makanan bagi sekolah tersebut.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran terhadap standar menu yang ditetapkan, Satgas MBG tidak menutup kemungkinan akan menjatuhkan sanksi kepada pengelola dapur MBG sesuai kewenangan yang dimiliki.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., saat dikonfirmasi Suara NTB di rumah dinasnya, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, hingga saat ini pemerintah daerah belum menerima laporan resmi atau pengaduan terkait menu MBG di sekolah tersebut. Informasi yang diterima baru sebatas dari unggahan yang beredar di media sosial.
Karena itu, pihaknya akan menginstruksikan dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya, baik di sekolah penerima program maupun di dapur MBG yang menyiapkan makanan.
“Nanti kita turun cek ke lapangan. Seperti apa hasil temuan di lapangan, itulah yang akan menjadi dasar bagi Satgas MBG untuk mengambil sikap,” ujarnya.
Terlepas dari itu, Nursiah menilai kasus penolakan menu MBG tersebut harus dijadikan pembelajaran bagi para pengelola dapur MBG agar dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menyediakan makanan yang sesuai dengan standar gizi.
Menurutnya, program MBG merupakan program pemerintah pusat yang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya akan cepat diketahui publik.
“Bagaimanapun juga niat pemerintah pusat sangat mulia, ingin memperbaiki kualitas gizi masyarakat sejak usia anak-anak. Maka tugas semua pihak, terutama pengelola dapur MBG, untuk mendukung terwujudnya tujuan tersebut dengan menyiapkan menu makanan yang berkualitas dan bergizi,” ujarnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah itu juga berharap adanya dukungan dari masyarakat untuk menyukseskan program MBG dengan turut mengawasi pelaksanaannya di lapangan.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan dalam pelaksanaan program tersebut.
“Itu semua demi kepentingan kita bersama,” tegasnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Viral Penolakan Menu MBG, Wabup Loteng Tegaskan Segera Dievaluasi “


