BerandaBerandaLPEM FEB UI: Kontribusi AMMAN ke PDRB NTB Capai Rp40,6 Triliun di...

LPEM FEB UI: Kontribusi AMMAN ke PDRB NTB Capai Rp40,6 Triliun di 2024

Mataram (globalfmlombok.com) –

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis hasil kajian berjudul Analisis Dampak Makroekonomi dan Sosial Ekonomi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).

Kajian tersebut mengestimasi kontribusi aktivitas pertambangan, pembangunan smelter, serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) AMMAN terhadap perekonomian nasional dan daerah sepanjang periode 2018–2024.

Kepala Kajian Natural Resources and Energy Studies LPEM FEB UI, Dr. Uka Wikarya, menjelaskan bahwa penelitian ini menggunakan pendekatan analisis Inter-Regional Input-Output (IRIO) serta kerangka economic multiplier untuk mengukur dampak ekonomi dari belanja investasi, operasional, dan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan perusahaan.

Menurut dia, pendekatan tersebut tidak hanya menghitung dampak langsung seperti belanja barang dan jasa kepada kontraktor, pemasok, atau sektor terkait lainnya. Kajian juga memperhitungkan dampak tidak langsung, yakni aktivitas ekonomi yang muncul ketika para pemasok meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

“Melalui keterkaitan antar sektor dan antar wilayah, rangkaian aktivitas ini menciptakan efek berganda yang tidak hanya terjadi di wilayah operasi AMMAN, tetapi juga di wilayah lain yang terhubung dalam rantai pasok,” ujar Uka dalam keterangan yang disampaikan, Kamis (5/3/2026).

Hasil kajian menunjukkan bahwa AMMAN menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sepanjang periode kajian 2018–2024, aktivitas perusahaan tersebut menghasilkan tambahan output ekonomi di NTB sebesar Rp224,3 triliun.

Selain itu, kegiatan AMMAN juga berkontribusi terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB sebesar Rp147 triliun. Secara rata-rata, kontribusi tersebut mencapai sekitar Rp21 triliun per tahun atau setara 13,3 persen dari total PDRB NTB atas dasar harga berlaku.

Pada 2024 saja, kontribusi AMMAN terhadap PDRB NTB mencapai Rp40,6 triliun atau sekitar 22,3 persen dari total PDRB provinsi atas dasar harga berlaku.

Kajian tersebut juga menyoroti dampak sosial ekonomi yang signifikan bagi masyarakat di NTB. Aktivitas operasional perusahaan disebut memberi pengaruh luas terhadap berbagai sektor ekonomi serta membuka peluang masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi.

Uka mengatakan, kontribusi AMMAN tidak hanya tercermin dalam indikator makroekonomi, tetapi juga dirasakan hingga tingkat rumah tangga dan komunitas.

Ia mencontohkan, kebutuhan penyediaan makanan bagi ribuan karyawan perusahaan mendorong aktivitas ekonomi para petani, peternak, dan penyedia bahan pangan lokal. Selain itu, kebutuhan logistik dan jasa lainnya juga membuka peluang kerja di berbagai sektor.

“Pertumbuhan ekonomi yang dipicu oleh aktivitas AMMAN menciptakan efek berganda yang luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” kata Uka.(r)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI