Giri Menang (globalfmlombok.com) – Warga Desa Buwun Mas, Desa Persiapan Pengantap, dan Belongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, masih terhambat beraktivitas setelah jalan utama menuju wilayah tersebut putus total akibat longsor pada Selasa (24/2/2026).
Akses yang lumpuh itu bahkan memaksa seorang warga yang mengalami sesak napas harus digendong melewati titik jalan putus untuk mendapatkan perawatan di puskesmas. Kendaraan roda dua pun tidak dapat melintasi jalur tersebut.
Kepala Desa Buwun Mas, Rochidi, Kamis (26/2/2026), membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan warganya yang menderita asma terpaksa dipapah dan digendong agar bisa sampai ke fasilitas kesehatan.
“Ya, warga kami itu sakit asma. Untungnya bisa dibawa ke puskesmas. Cuma karena jalannya putus, makanya digendong. Sempat diambil video dan heboh,” ujarnya.
Menurutnya, hingga tiga hari setelah kejadian, penanganan darurat belum juga dilakukan meski Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, telah turun langsung ke lokasi dan memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera bertindak.
Rochidi mengaku telah menghubungi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) untuk menanyakan kepastian penanganan. Namun pihak dinas disebut masih berkoordinasi dengan BPBD.
“Waktu Pak Bupati turun, langsung diperintahkan besoknya bawa alat. Tapi sampai sekarang belum,” tegasnya.
Ia menyatakan, jika dalam waktu dekat belum ada tindakan, warga akan berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya agar jalan bisa dilalui, setidaknya untuk kendaraan roda dua.
“Kalau memang lama ditangani, kami bisa urunan perbaiki agar bisa dilalui,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Lombok Barat, Toni Hidayat, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKP untuk menghitung kebutuhan anggaran penanganan darurat sebelum diajukan ke BKAD.
Penanganan sementara direncanakan dengan penimbunan menggunakan karung geobag. Namun teknis pelaksanaan masih dikaji agar penanganan tepat sasaran, mengingat titik tersebut sebelumnya pernah mengalami longsor.
“Karena jangan sampai terlalu lama ini belum ditangani, sebab kalau lewat jalur lain jauh sekali,” ujarnya.
Pengerjaan darurat direncanakan melibatkan pihak ketiga dan ditargetkan rampung paling lama lima hari ke depan. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Akibat Jalan Putus, Warga Buwun Mas Terhambat Berobat ke Puskesmas ”


