BerandaBerandaPemda KLU Deklarasikan Kurma sebagai Ikon Ekonomi Masa Depan Daerah

Pemda KLU Deklarasikan Kurma sebagai Ikon Ekonomi Masa Depan Daerah

Tanjung (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendeklarasikan komoditas Kurma Lombok Utara sebagai ikon ekonomi masa depan daerah. Gagasan tersebut ditandai secara simbolis melalui Deklarasi Peradaban Kurma Dunia dari Lombok Utara, Jumat (20/2).

Kurma Lombok Utara yang diberi nama Kurma Kumari disebut telah mendapat pengakuan kualitas terbaik ke-7 dunia oleh Khalifa International Award for Date Palm and Agricultural Innovation (KIDPAI). Berangkat dari capaian tersebut, Pemda bersama asosiasi kurma lokal, Ukhuwah Datu Nusantara (UDAN) Lombok Utara, mendeklarasikan diri sebagai kabupaten penghasil kurma terbaik.

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menegaskan bahwa kurma bukan hanya tumbuh di kawasan Timur Tengah. Tanaman ini juga berkembang di sejumlah negara lain dengan iklim serupa.

“Kurma bukan di Arab saja. Kurma juga tumbuh di Thailand, di Australia. Alhamdulillah, kurma kita ini akan membersamai potensi besar Lombok Utara lain seperti kopi, cengkeh, cokelat, vanili. Ini kekayaan baru Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya.

Najmul menekankan, deklarasi tersebut tidak berhenti pada seremoni. Pascadeklarasi, Pemda akan memperkuatnya melalui kebijakan dan dukungan anggaran agar kurma benar-benar menjadi ikon daerah.

“Deklarasi ini pasti akan kita ikuti dengan kebijakan. Kita akan menganggarkan, agar kurma ini benar-benar menjadi ikon Lombok Utara. Tidak fair kalau hanya deklarasi lalu kita tinggalkan,” tegasnya.

Ia optimistis kurma dapat menjadi penyangga ekonomi masyarakat di masa depan. Pengembangan komoditas ini, kata dia, mendapat dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Brida NTB, serta sejumlah peneliti perguruan tinggi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ke depan berdiri manufaktur kurma, sepanjang produksi di tingkat petani berjalan masif.

Menurutnya, karakteristik lahan kering dan berpasir di Lombok Utara yang selama ini dianggap sebagai kendala, justru menjadi keunggulan komparatif bagi budidaya kurma. Pemda juga membuka peluang penanaman kurma di kantor-kantor pemerintahan maupun sekolah sebagai bagian dari gerakan bersama.

Saat ini tercatat 224 pohon kurma telah berbuah dari hasil pembinaan UDAN Lombok Utara. Dengan dukungan program daerah, jumlah tersebut diyakini akan terus meningkat dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU, Tresnahadi, menyebutkan hingga kini terdapat lebih dari 3.000 pohon kurma yang ditanam masyarakat di bawah binaan UDAN sejak 2016 hingga 2024. Dari jumlah tersebut, 224 pohon sudah berbuah dan lebih dari 500 pohon telah mengeluarkan mayang jantan maupun betina.

Ia menambahkan, angka 3.007 pohon itu belum mencerminkan keseluruhan populasi kurma di Lombok Utara, karena masih banyak pohon yang tumbuh di pelosok desa dan belum terdata secara menyeluruh.

“Penanaman berkembang cukup masif di masyarakat. Ini menjadi modal besar untuk menjadikan kurma sebagai ikon ekonomi baru Lombok Utara,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pemda KLU Deklarasikan Kurma Ikon Ekonomi Masa Depan 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI