BIMA (globalfmlombok.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan dukungannya terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Bima untuk masuk dalam program prioritas nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Bupati Bima Ady Mahyudi di Kantor KKP RI, Selasa (10/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Bima memaparkan potensi sektor kelautan dan perikanan di daerahnya serta urgensi pembangunan kampung nelayan sebagai kawasan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menteri KKP merespons positif usulan tersebut dan membuka peluang pengusulan desa penyangga dari lokasi Kampung Nelayan Merah Putih induk.
“Kabupaten Bima memiliki wilayah pesisir yang luas dengan jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan yang besar. Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih sangat strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan,” ujar Ady Mahyudi di hadapan Menteri KKP.
Pemkab Bima mengusulkan tiga desa pesisir sebagai lokasi KNMP, yakni Desa Kore, Kecamatan Sanggar; Desa Lamere, Kecamatan Sape; dan Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu. Ketiga desa tersebut dinilai memenuhi kriteria teknis sesuai petunjuk teknis (juknis) program KNMP.
“Ketiga desa ini memiliki jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan terbesar serta memenuhi persyaratan teknis Kampung Nelayan Merah Putih,” katanya.
Selain KNMP, Pemkab Bima juga mengusulkan pembangunan tiga unit dermaga apung di Desa Bajo Pulo, Kecamatan Sape. Dermaga tersebut direncanakan dibangun di Dusun Bajo Barat, Bajo Tengah, dan Pasir Putih guna menunjang aktivitas sandar perahu nelayan.
“Pembangunan dermaga apung sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi aktivitas nelayan, khususnya di wilayah pesisir,” ujar Ady.
Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif dan sejumlah direktur teknis KKP. Bupati Bima didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Tajuddin, Kepala Dinas Perkim Suwandi, Kabid Perikanan Tangkap Firdaus, serta Kabid Pertanahan Dinas Perkim Budiansani.
Kabupaten Bima memiliki 18 kecamatan, dengan 12 kecamatan dan 64 desa di antaranya merupakan wilayah pesisir. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan dukungan sarana produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan secara berkelanjutan.
“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat merealisasikan Program Kampung Nelayan Merah Putih di beberapa desa pesisir Kabupaten Bima,” pungkasnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Menteri KKP Dukung Usulan KNMP Bima “


