Mataram (globalfmlombok.com) – Pembukaan seleksi 13 jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB belum resmi dibuka. Meski demikian, minat pejabat untuk mengikuti seleksi tersebut disebut sudah cukup tinggi.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, mengatakan sudah banyak pejabat yang berkonsultasi terkait rencana seleksi jabatan eselon II tersebut. Peminat tidak hanya berasal dari internal Pemprov NTB, tetapi juga dari luar daerah.
“Sudah banyak yang bertanya terkait jabatan-jabatan yang akan dibuka, termasuk di bidang kesehatan, direktur maupun wakil direktur rumah sakit. Ada juga pejabat dari kabupaten/kota yang sudah berkonsultasi,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Tri Budiprayitno yang akrab disapa Yiyit menjelaskan, meski berasal dari luar provinsi, para peminat tersebut umumnya memiliki keterikatan dengan NTB. Selain itu, salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) baru, yakni Dinas Kebudayaan, juga menjadi jabatan yang cukup diminati, terutama dari kalangan akademisi.
“Termasuk dari luar Pemprov juga ada yang bertanya. Jabatan Kepala Dinas Kebudayaan ini cukup diminati, baik dari kalangan akademisi maupun pihak di luar Pemprov,” ungkapnya.
Saat ini, pembentukan panitia seleksi (pansel) telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). BKD NTB tinggal menunggu keputusan gubernur untuk secara resmi membuka tahapan seleksi. BKD mengusulkan 10 nama calon pansel yang akan dibagi menjadi dua tim, masing-masing beranggotakan lima orang.
Menurut Yiyit, tim pansel tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari akademisi, birokrasi, hingga praktisi. Khusus untuk jabatan direktur dan tiga wakil direktur rumah sakit, pansel akan melibatkan unsur profesional yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.
Menyinggung kemungkinan molornya pengisian jabatan dari target awal gubernur yang menargetkan seluruh OPD terisi sebelum bulan puasa, Yiyit menyebut Pemprov NTB tetap berupaya menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita tentu ingin cepat, tetapi ada prosedur yang harus dilalui,” ujarnya.
Ia menambahkan, BKN saat ini menerima banyak usulan pembentukan pansel dari berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, rekomendasi untuk Pemprov NTB telah diterbitkan.
“Alhamdulillah rekomendasinya sudah keluar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa menghadap pimpinan,” katanya.
Diketahui, hingga saat ini masih terdapat 13 jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov NTB. Jabatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Selain itu, terdapat pula jabatan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur RSUD, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan, serta empat posisi wakil direktur RSUD, yakni Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan, Wakil Direktur Umum dan Operasional, Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian, serta Wakil Direktur Pelayanan. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Belum Resmi Dibuka, Seleksi 13 Jabatan Eselon II Diminati Banyak Pejabat “


