Mataram (globalfmlombok.com)-
Pemerintah Provinsi menegaskan komitmennya menyelaraskan program prioritas nasional dengan program prioritas daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Sinkronisasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong kewirausahaan dan penguatan sektor industri.
Sejumlah program strategis tercantum dalam dokumen sinkronisasi tersebut, khususnya pada sektor perhubungan dan perdagangan. Dinas Perhubungan, misalnya, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 70,95 juta untuk Program Pengelolaan Pelayaran. Program ini difokuskan pada peningkatan tata kelola pelayaran guna menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga menganggarkan dana sebesar Rp 1,96 miliar untuk Program Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dari jumlah tersebut, Rp 1,06 miliar dialokasikan dalam belanja operasional dan Rp 900 juta pada belanja modal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kelancaran lalu lintas, serta mendukung mobilitas barang dan jasa.
Di sektor perdagangan dan industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyiapkan anggaran Rp 270 juta untuk Program Pengembangan Ekspor. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pasar produk daerah, khususnya produk unggulan yang memiliki daya saing ekspor.
Sementara itu, Program Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 745 juta. Program ini bertujuan memperkuat rantai distribusi dan mendukung kelancaran arus barang, terutama dari sentra produksi ke pasar.
Seluruh program tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong tumbuhnya kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta memperkuat agromaritim industri melalui peran aktif koperasi.
Melalui sinkronisasi program ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan APBD 2026 dapat lebih efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.


