Giri Menang (globalfmlombok.com) – Pasar Sekotong terendam banjir pada Rabu (21/1/2026) pagi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (20/1/2026) malam. Akibat banjir, aktivitas jual beli di pasar lumpuh dan para pedagang terpaksa memindahkan lapak mereka ke simpang tiga Sekotong yang kemudian berubah menjadi pasar dadakan.
Kepala Desa Sekotong Tengah, M Burham, mengatakan genangan banjir tidak hanya merendam area pasar, tetapi juga menutup akses jalan menuju Pasar Sekotong. Kondisi tersebut diperparah dengan kerusakan jalan kabupaten yang membuat warga kesulitan melintas.
“Curah hujan tinggi sejak malam menyebabkan pasar dan jalan terendam. Akibatnya pedagang tidak bisa berjualan di pasar dan terpaksa jualan di setampelat atau simpang tiga,” ujar Burham.
Menurut Burham, hampir seluruh dusun di wilayah bagian bawah Desa Sekotong Tengah tergenang banjir. Ia menyebut daerah tersebut memang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat segera melakukan penanganan jangka panjang.
“Kami sangat membutuhkan pembangunan beronjong dan normalisasi sungai sebagai solusi,” katanya.
Hal senada disampaikan Kasi Trantib Kecamatan Sekotong, Saidi. Ia menjelaskan banjir sudah menggenangi akses jalan dan Pasar Sekotong sejak malam hari hingga Rabu pagi, sehingga pedagang tidak dapat beraktivitas seperti biasa.
“Pedagang yang sudah terlanjur membawa barang dagangan akhirnya berjualan sementara di simpang tiga Sekotong,” ujarnya.
Para pedagang tampak menggelar dagangan di sepanjang trotoar dan bahu jalan sejak pagi hari. Namun, aktivitas tersebut tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 Wita, para pedagang mulai membubarkan diri seiring kondisi lalu lintas yang semakin padat.
Pihak Kecamatan Sekotong, kata Saidi, telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penanganan bencana di wilayah tersebut. Pasalnya, selain banjir yang masih berpotensi terjadi susulan, beberapa akses jalan dilaporkan mengalami retak.
“Di beberapa wilayah juga terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan rumah warga rusak,” katanya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pasar Sekotong Terendam Banjir, Para Pedagang Tepaksa Pindah Berjualan di Jalan Raya “


