BerandaPemerintahanKota MataramHujan Disertai Angin Kencang, Sembilan Pohon Tumbang di Mataram

Hujan Disertai Angin Kencang, Sembilan Pohon Tumbang di Mataram

MATARAM (globalfmlombok.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mencatat sedikitnya sembilan pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Mataram, Selasa (20/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga, lapak pedagang, serta mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik.

Dari seluruh kejadian, dampak terparah terjadi di Lingkungan Sukaraja Timur Perluasan, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan. Di lokasi tersebut, satu pohon tumbang menimpa dua unit rumah warga dan lima lapak pedagang di sekitarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki, mengatakan data jumlah pohon tumbang masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring masuknya laporan dari masyarakat.

“Data awal yang kami terima ada tujuh pohon tumbang. Kemudian masuk dua laporan tambahan, sehingga total sementara menjadi sembilan pohon,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, proses penanganan dan evakuasi dilakukan secara serentak di sejumlah titik dengan melibatkan berbagai unsur terkait. BPBD menargetkan seluruh evakuasi dapat diselesaikan hingga sore hari agar aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas kembali normal, selama tidak ada kendala di lapangan.

Namun demikian, Muzaki mengakui ada beberapa titik yang membutuhkan waktu penanganan lebih lama. Salah satunya di Jalan Tunggal, Lingkungan Sukaraja Timur Perluasan, karena di sekitar pohon tumbang terdapat bentangan kabel listrik.

“Penanganan harus ekstra hati-hati agar tidak membahayakan petugas maupun warga. Untuk itu kami dibantu tenaga teknis dari Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Pasca-kejadian, BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta instansi terkait lainnya berbagi tugas agar seluruh titik pohon tumbang dapat ditangani secara cepat dan merata.

Muzaki juga mengingatkan potensi pohon tumbang susulan masih cukup tinggi. Dalam sepekan terakhir, kecepatan angin dilaporkan mencapai 120 hingga 150 knot, ditambah kondisi tanah yang jenuh air akibat hujan terus-menerus.

“Dengan kondisi tanah yang tidak lagi padat, bukan hanya pohon besar, pohon kecil pun berpotensi tumbang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, menyebutkan pohon tumbang yang telah teridentifikasi berada di sejumlah titik, antara lain pohon waru di Jalan Brawijaya, beringin karet di Jalan Tunggal Lingkungan Sukaraja Timur Perluasan, pohon saga di Jalan Sriwijaya, trembesi di Jalan Udayana, waru di Sandubaya, ketapang kencana di Moncok Karya, waru di Pondok Perasi Bintaro, serta pohon kurma di Jalan Palapa.

“Jumlah ini masih bisa bertambah karena potensi hujan deras dan angin kencang masih ada,” katanya.

Menurut Nizar, faktor utama penyebab tumbangnya pohon adalah kondisi tanah yang sudah jenuh air akibat hujan berkepanjangan, sehingga daya cengkeram akar melemah. Untuk meminimalkan dampak lanjutan, DLH bersama tim terpadu yang terdiri dari BPBD, Perkim, Dinas Perhubungan, serta didukung TNI, terus melakukan evakuasi pohon tumbang.

“Sebagian besar pohon tumbang menutup badan jalan sehingga harus dilakukan penutupan sementara demi keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Selain penanganan darurat, DLH juga melakukan langkah antisipasi dengan perampingan pohon di sejumlah ruas jalan protokol, khususnya di Jalan Pejanggik yang dinilai rawan karena terdapat deretan pohon kenari berusia puluhan hingga ratusan tahun.

“Secara visual pohon terlihat kokoh, tetapi kondisi bagian dalam batang tidak selalu bisa diketahui. Karena itu, pengurangan beban pohon perlu terus dilakukan,” ungkap Nizar.

DLH mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama musim hujan dan angin kencang, serta menghindari berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Sembilan Pohon Tumbang di Mataram, Dua Rumah dan Lima Lapak Rusak “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI