BerandaBerandaAkses Jalan Rusak, Warga Gerebegan Lembar Meninggal Saat Digotong ke Fasilitas Kesehatan

Akses Jalan Rusak, Warga Gerebegan Lembar Meninggal Saat Digotong ke Fasilitas Kesehatan

LEMBAR (globalfmlombok.com) – Seorang warga Dusun Gerebegan, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), meninggal dunia setelah gagal mendapatkan penanganan medis akibat akses jalan menuju fasilitas kesehatan yang rusak parah. Peristiwa itu terjadi pada Senin (19/1/2026).

Kepala Desa Jembatan Gantung, Suhaimi, saat dikonfirmasi Selasa (20/1/2026), membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, warga yang meninggal sempat diupayakan dibawa ke rumah sakit di wilayah dataran rendah yang berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman.

“Betul, warga kami meninggal dunia. Informasi yang kami terima, almarhum sebelumnya sakit akibat keracunan dan hendak dibawa ke rumah sakit,” kata Suhaimi.

Karena tidak dapat dilalui kendaraan, korban terpaksa digotong oleh keluarga dan warga menggunakan alat seadanya berupa kain dan kayu. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Di tengah perjalanan, korban terpaksa dibawa kembali ke rumah karena kondisi jalan yang rusak parah dan licin akibat hujan lebat.

“Medannya berat, jalan tanah berbatu dan terjal. Saat hujan, sangat licin dan berbahaya. Akhirnya korban tidak bisa dibawa lebih jauh dan meninggal dunia,” ujarnya.

Suhaimi mengakui, kondisi jalan menuju Dusun Gerebegan memang sangat memprihatinkan. Jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer itu masih berupa jalan tanah yang dibuka secara swadaya oleh pemerintah desa. Keterbatasan anggaran membuat penanganan jalan tersebut tidak maksimal.

“Dari Dana Desa, kami hanya mampu merabat sekitar 120 meter. Tahun ini sebenarnya ingin dilanjutkan, tapi dana desa dipangkas sehingga pekerjaan fisik belum bisa dilakukan,” jelasnya.

Di RT tempat korban tinggal terdapat sekitar 20 kepala keluarga. Sementara jumlah penduduk satu dusun mencapai 700 hingga 800 jiwa. Dua RT, yakni Bentune dan Bunut Ngengkang, disebut memiliki medan yang paling berat dan sulit dijangkau.

Menurut Suhaimi, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sebenarnya sudah pernah turun melakukan pengukuran dan pemasangan patok jalan. Saat itu, ada rencana pembangunan jalan penghubung ke Desa Mareje Timur dan Labuan Tereng. Namun hingga kini, rencana tersebut belum terealisasi.

“Kami berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian serius Pemkab Lobar agar segera menangani jalan tersebut. Desa kami juga masuk lokus kemiskinan ekstrem,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak juga menghambat penyaluran bantuan pemerintah. Bahkan, rencana bantuan perbaikan rumah tidak layak huni di wilayah itu sempat dibatalkan karena material tidak bisa diangkut ke lokasi akibat akses jalan yang buruk.

“Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran dan perhatian bersama, supaya akses jalan bisa segera diperbaiki demi keselamatan dan kesejahteraan warga,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Digotong ke Fasilitas Kesehatan, Warga Gerebegan Lembar Meninggal di Jalan “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI