BerandaBerandaBPBD KSB Imbau Warga Waspadai Banjir Limpasan Air Gunung

BPBD KSB Imbau Warga Waspadai Banjir Limpasan Air Gunung

Taliwang (globalfmlombok.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang disebabkan oleh limpasan air dari kawasan pegunungan, terutama saat hujan berintensitas tinggi.

BPBD KSB mencatat, hampir seluruh kejadian banjir yang terjadi sejak Desember 2025 hingga awal Januari 2026 disebabkan oleh aliran air dari gunung yang menerjang permukiman warga. “Kasus banjir sejak Desember sampai awal Januari ini seluruhnya disebabkan oleh air dari gunung,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KSB melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Amrullah, Rabu (14/1/2026).

Meski sifat banjir limpasan tersebut cenderung sementara, Amrullah menegaskan bahwa potensi bahayanya tetap perlu diantisipasi. Pasalnya, aliran air dari pegunungan kerap datang secara tiba-tiba dengan arus deras, disertai material lumpur dan bebatuan yang dapat merusak fasilitas dan harta benda warga.

“Kalau melihat ada aliran air yang mengarah dari gunung, segera lakukan penyelamatan barang-barang agar tidak terseret ketika debit air terus meningkat,” katanya.

Dalam catatan BPBD KSB, banjir limpasan air gunung beberapa kali terjadi di wilayah yang berada di sekitar gugusan Pegunungan Lamusung, meliputi Kecamatan Taliwang hingga Seteluk. Kejadian paling besar tercatat pada akhir Desember lalu, saat banjir melanda sejumlah kelurahan dan desa di Kecamatan Taliwang.

Banjir tersebut bahkan sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalan lintas Poto Tano–Taliwang. Aliran air deras dari Pegunungan Lamusung menutupi badan jalan mulai dari depan RSUD Asy Syifa hingga Lingkungan Pakirum, Kelurahan Dalam.

Amrullah mengingatkan, warga yang bermukim di sepanjang kaki Pegunungan Lamusung agar terus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras. Menurut dia, air dari kawasan tersebut kerap meluap dan menggenangi jalan. “Masyarakat yang melintas di jalan itu, jika air mulai tinggi jangan memaksakan kendaraan, karena alirannya dari gunung sangat deras,” ujarnya.

Selain banjir, BPBD KSB juga mengingatkan potensi bahaya lain berupa pohon tumbang. Sejumlah laporan menunjukkan insiden pohon tumbang terjadi saat hujan disertai angin kencang. “Pohon tumbang juga perlu diwaspadai. Jika hujan dan angin kencang, sebaiknya tunda perjalanan,” kata Amrullah.

Terkait kondisi cuaca sepanjang Januari ini, Amrullah menyebut masih relatif stabil. Intensitas hujan belum tergolong ekstrem meski KSB secara teknis telah memasuki musim penghujan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem tetap bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Ini berbicara soal alam. Kondisi ekstrem yang berakibat bencana bisa terjadi kapan saja, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk selalu ekstra waspada,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul Warga Diimbau Waspada Banjir Limpasan dari Gunung

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI