Mataram (globalfmlombok.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram mengingatkan masyarakat, agar mewaspadai potensi gelombang pasang dan pohon tumbang. Cuaca ekstrem yang terjadi diprediksi berlangsung sampai, Rabu (14/1/2026).
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Ahmad Muzaki ditemui pada, Selasa (13/1/2026) menyampaikan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang dan gelombang pasang bakal terjadi mulai 11-13 Januari 2026. Angin kencang yang terjadi pada Senin (12/1/2026) mengakibatkan dua kendaraan milik warga Kelurahan Abian Tubuh tertimpa pohon. “Kendaraan parkir di Jalan AA. Gde Ngurah tertimpa pohon. Bersyukur tidak ada korban jiwa,” kata Muzaki.
Eskalasi angin kencang disertai hujan lebat cendrung mengalami penurunan pada, Kamis (15/1/2026) besok. Muzaki mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang. Khusus di kawasan pesisir pantai juga diminta mengantisipasi gelombang pasang atau banjir rob.
Nelayan diingatkan agar tidak turun melaut, karena prakiraan ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter. “Prediksi BMKG juga akan terjadi gelombang pasang setinggi 2,5 meter di kawasan pesisir pantai,” terangnya.
Meskipun terjadi gelombang pasang dan pohon tumbang, ia menegaskan bahwa status kebencanaan masih siaga. Saat ini, kondisi bencana masuk tahap normal karena rata-rata curah hujan mulai menurun.
Sekretaris BPBD Kota Mataram kembali mengingatkan angin kencang berpotensi terjadi pohon tumbang. Organisasi perangkat daerah teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, telah diminta melakukan perantingan pohon, guna mengantisipasi terjadinya pohon tumbang. “Sekarang ini fasenya untuk hujan masuk ke normal, tetapi mulai lagi angin kencang yang kita khawatirkan,” pungkasnya.
Masyarakat diingatkan supaya meningkatkan kewaspadaan. Salah satu caranya menghindari keluar rumah apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang. (cem)


