Mataram (globalfmlombok.com) – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB hangus terbakar api. Gedung utama yang biasa dijadikan tempat rapat paripurna, turut dilalap si jago merah. Terbakarnya gedung dewan rakyat itu diduga oleh rakyat sendiri, yang melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Hangusnya dua gedung utama DPRD NTB membuka kembali janji Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Saat baru dua bulan menjabat, Iqbal menjanjikan akan merenovasi Gedung DPRD NTB karena dinilai tak representatif.
“Saya sendiri sebagai gubernur merasa tidak puas melihat fasilitas ini, karena itu kami mohon izin dan dukungan dari bapak ibu anggota dewan bahwa di tahun depan atas initiatif gubernur saya ingin merenovasi secara bertahap seluruh fasilitas di gedung DPRD Provinsi NTB,” ujarnya saat Rapat Paripurna DPRD NTB pada, Jumat, 11 April 2025.
Renovasi rencananya dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026. Namun, belum habis Bulan Agustus 2025, gedung itu sudah hangus, seluruhnya. Bahkan, fasilitas dalam gedung turut sirna. Diduga dijarah oleh massa.
Revitalisasi kantor DPRD NTB, menurut Iqbal tidak mengganggu fiskal daerah meski sedang dilanda efisiensi. Asalkan, dilakukan secara teliti, dan tidak ada konflik kepentingan dalam pengelolaan keuangan.
“Bisa, yang penting efisiensi itu kita lakukan dengan teliti. Tidak ada konflik of interest, tidak ada benturan kepentingan,” katanya di lain kesempatan.
Menurutnya, Gedung DPRD sebagai gedung rakyat sudah saatnya dibugarkan sebab belum disentuh perbaikan sejak 20 tahun lalu.
“Ini gedung sudah tidak pernah direnovasi 20 tahun terakhir, ini aset negara yang kalau kita tidak rawat akan kehilangan nilai,” ucapnya.
Saat dikonfirmasi kembali soal wacana renovasi gedung dewan NTB, Gubernur NTB belum memberikan komentar. Begitu pun dengan beberapa pejabat, seperti Pj Sekda NTB dan Kepala Dinas Kominfotik selaku juru bicara Gubernur.
Massa Aksi Diduga Bakar Gedung DPRD NTB
Gedung DPRD NTB diduga dibakar massa aksi demo dari aliansi mahasiswa dan masyarakat NTB. Massa aksi tiba di DPRD NTB sekitar pukul 12.30 Wita setelah beralih dari Polda NTB. Setibanya di Gedung DPRD NTB, polisi tidak bisa membendung massa aksi dan membiarkan massa aksi masuk ke dalam gedung.
Pukul 13.00 Wita, massa aksi mulai memasuki gedung DPRD NTB. Massa mulai membakar kursi-kursi lalu melemparkan ke gedung Paripurna sebelah timur. Api kemudian semakin membesar ke penjuru gedung pukul 13.30 Wita. Terlihat atap gedung mulai hangus oleh si jago merah. (era/mit)


