Mataram (globalfmlombok.com)-
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan sinkronisasi program prioritas nasional dengan program prioritas provinsi dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. Sinkronisasi tersebut salah satunya menitikberatkan pada kelanjutan pengembangan infrastruktur serta penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Sejumlah program strategis yang dijalankan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, yakni mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta memperkuat agromaritim di sentra-sentra produksi melalui peran aktif koperasi.
Dalam dokumen perencanaan anggaran, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) menjadi salah satu perangkat daerah dengan alokasi anggaran signifikan. Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dialokasikan anggaran sebesar Rp7,33 miliar yang bersumber dari belanja operasi daerah.
Selain itu, Program Pengembangan Permukiman memperoleh alokasi Rp4,05 miliar. Anggaran ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kawasan permukiman sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi berbasis wilayah.
Alokasi terbesar pada sektor infrastruktur terdapat pada Program Penyelenggaraan Jalan. Program ini memperoleh total anggaran Rp22 miliar, yang terdiri atas belanja operasi sebesar Rp11,9 miliar dan belanja modal sebesar Rp10,1 miliar. Anggaran tersebut ditujukan untuk menjaga dan meningkatkan konektivitas antarwilayah guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui sinkronisasi ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan selaras dengan agenda nasional, sekaligus memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan pembangunan di daerah.(ris/r)


