BerandaPemerintahanKota MataramPelajar Jadi Korban Dugaan Serangan Geng Motor

Pelajar Jadi Korban Dugaan Serangan Geng Motor

Mataram (globalfmlombok.com) –  Aksi penyerangan geng motor kembali terjadi di Kota Mataram. Korbannya siswa yang masih mengenyam pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).
Kepala Bidang Pemuda, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, Tarmidzi mengaku kaget atas kejadian tersebut. Ia mengatakan, Densus 88 tengah bergerak memburu pelaku.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan, Dikpora akan terus melakukan upaya pencegahan kenakalan remaja. Salah satunya lewat sosialisasi bersama Densus 88 di lingkungan sekolah.

“Upaya kami dengan sekolah-sekolah secara preventif seperti yang sudah, sedang dan akan berlanjut, turun Sosialisasi bersama Densus 88 Polri,” ujarnya, Senin (26/10).

Di samping itu, satuan pendidikan juga diminta memperkuat pengawasan terhadap siswa-siswi di sekolah.

Tanggung jawab pengawasan juga perlu dilakukan oleh orang tua di lingkungan keluarga. Hal ini sebagai bentuk pencegahan agar siswa tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif serta menjauhkan mereka dari potensi kejahatan di luar sekolah.

Menurutnya, sinergitas antara sekolah dan keluarga diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang senantiasa berpikir dan bertindak positif.
“Bila waktu sekolah menjadi tanggung jawab guru dan sekolah. Namun begitu di luar jam sekolah menjadi tanggung jawab orang tua,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tiga pemuda itu diketahui tengah keluar pukul 03.30 WITA, untuk mencari makanan. Pada pukul 05.50 WITA, mereka diduga diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Akibatnya, ketiga pemuda itu mendapat luka serius. Satu orang dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan dua orang lain dirawat di Rumah Sakit Kota Mataram. (sib)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI