BerandaPendidikanPDBI Tepis Anggapan Panitia Rangkap Jabatan Juri di Porprov

PDBI Tepis Anggapan Panitia Rangkap Jabatan Juri di Porprov

Mataram (globalfmlombok.com) – Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (Pengprov PDBI) NTB, menepis tudingan bahwa panitia penyelenggara cabang olahraga (cabor) Drum Band pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) turut merangkap jabatan sebagai juri.

Sekretaris Pengprov PDBI NTB, Rizal Hamdani Amri menegaskan bahwa tuduhan tersebut dinilai tidak benar. Keterlibatan pelatih dari tingkat kabupaten/kota dalam kepanitiaan merupakan hal umum dalam struktur pembinaan organisasi. Namun, peran mereka murni sebatas juru catat (notulen) bukan pengadil lomba.

Tugas juru catat meliputi pencatatan teknis di lapangan, seperti mendata peserta yang pingsan, mengamankan peralatan atau stik yang jatuh, hingga menjaga keselamatan peserta saat beralih rute di jalan. Peran teknis inilah yang disalahartikan oleh publik di media sosial sebagai juri.

“Jadi, itu asumsinya yang liar di media sosial itu bahwa itu adalah wasit juri. Padahal yang menentukan itu adalah dari wasit juri yang nasional,” ujarnya saat konferensi pers di Media Center KONI NTB, Jumat (24/7).

Rizal menerangkan bahwa tugas juri dan juru catat sangat berbeda. Juri bertugas memberikan penilaian dan keputusan akhir atas performa peserta. Untuk menjaga netralitas, seluruh juri yang bertugas merupakan juri berskala nasional, bukan berasal dari daerah setempat.

Sistem penilaian pun mengacu pada Technical Handbook (THB) dari PDBI Pusat yang telah disosialisasikan sejak pertemuan teknis (technical meeting).

“Kemudian di setiap nilai yang diberikan merupakan hasil penilaian objektif sesuai indikator teknik, artistik, dan ketepatan pelaksanaan yang telah ditetapkan seluruh proses rekapitulasi yang dilakukan,” terangnya.

Terkait adanya rasa tidak puas dari peserta maupun kontingen, Rizal menegaskan bahwa pihak PDBI NTB tetap menghormati hak protes tersebut. Namun, ia mengingatkan agar mekanisme pengajuan keberatan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, yakni dilayangkan ke pengurus cabor terlebih dahulu sebelum ke KONI NTB.

Rizal menegaskan bahwa PDBI NTB senantiasa memegang teguh integritas pertandingan.“Jadi kami senantiasa menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, sportivitas, dan fair play dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan,” pungkasnya. (sib)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI