BerandaBerandaKunjungan Wisatawan ke KLU Tembus 800 Ribu Orang

Kunjungan Wisatawan ke KLU Tembus 800 Ribu Orang

Tanjung (globalfmlombok.com) – Angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Data Dinas Pariwisata (Dispar) KLU mencatat, jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara pada 2025 mencapai 810.910 orang, naik dari 618.241 orang pada 2024.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Dende Dewi Tresna Astuti, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Lombok Utara terus menunjukkan progres positif dari tahun ke tahun. Setelah sempat terpuruk akibat gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19, tren kunjungan wisatawan perlahan namun pasti kembali meningkat.

“Jumlah pengunjung objek wisata sepanjang 2025 tercatat 810.910 orang, melampaui target yang ditetapkan sebanyak 785 ribu orang,” ujar Dewi, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, capaian kunjungan wisatawan tersebut setara dengan 103,3 persen dari target yang ditetapkan. Capaian itu menjadi pemacu semangat jajaran Dispar KLU untuk terus meningkatkan kinerja, mengingat kunjungan wisatawan sangat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari persaingan destinasi wisata, hingga kondisi cuaca di negara asal maupun tujuan wisata.

Kinerja positif sepanjang 2025 tersebut, lanjut Dewi, menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian pada tahun 2026. Pihaknya berharap jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Utara tahun ini dapat kembali meningkat.

Selain berdampak pada angka kunjungan, pertumbuhan sektor pariwisata juga berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari sektor retribusi masuk kawasan rekreasi wisata yang dikelola Dispar KLU, realisasi PAD sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp9,293 miliar lebih atau 103,25 persen dari target Rp9 miliar.

“Rata-rata lama tinggal wisatawan atau length of stay juga meningkat menjadi 2,20 hari, dari target 2,15 hari,” katanya.

Meski demikian, Dewi mengakui lama tinggal wisatawan masih perlu terus ditingkatkan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penguatan promosi, penyelenggaraan event-event menarik, serta penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Salah satunya, kebutuhan akan sarana amfiteater sebagai wadah penyelenggaraan kegiatan dan event budaya lokal.

“Tahun 2025 awalnya diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata secara penuh pascapandemi dan masa pemulihan. Namun di lapangan masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama kondisi cuaca dan musim yang tidak menentu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada 2026 mendatang, pihaknya berharap sektor pariwisata Lombok Utara dapat bergerak lebih maksimal. Menurutnya, kunci utama terletak pada terjaganya kondisi keamanan daerah serta situasi global yang kondusif. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Meningkat, Kunjungan Wisatawan ke KLU Lebih dari 800 Ribu Orang “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI