BerandaBerandaGubernur Dorong Museum Jadi Pusat Peradaban NTB

Gubernur Dorong Museum Jadi Pusat Peradaban NTB

Mataram (globalfmlombok.com) – Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal berharap Museum Negeri NTB ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi berkembang menjadi pusat peradaban Nusa Tenggara Barat.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau Pameran Temporer Kain dan Diplomasi Budaya 2026 di Museum Negeri NTB, Jumat (23/1/2026). Kunjungan itu dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Museum Negeri NTB ke-44.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda NTB Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. H. Fathul Gani, M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Hj. Sintha Agathia Iqbal, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., serta Kepala Museum Negeri NTB Dr. Ahmad Nuralam, S.H., M.H.

Peringatan HUT Museum Negeri NTB ke-44 tahun ini dikemas dengan nuansa Memori Putih Abu-abu. Para staf dan tamu undangan mengenakan busana putih abu-abu menyerupai seragam SMA sebagai simbol kenangan serta perjalanan panjang museum dalam menjaga memori kolektif masyarakat NTB.

Gubernur menjelaskan, Museum Negeri NTB saat ini telah menyimpan berbagai koleksi bernilai sejarah, mulai dari kain tradisional, keris, lontar, hingga naskah-naskah kuno. Menurutnya, koleksi tersebut sudah sangat memadai untuk dikembangkan menjadi museum-museum tematik atau museum yang terdiversifikasi.

“Kalau mau membuat museum-museum dengan tema khusus, koleksi yang ada di Museum Negeri NTB ini sebenarnya sudah sangat memadai. Tinggal ditambah dari luar, karena di sini sudah menyimpan kain, keris, lontar, dan naskah-naskah tua,” terangnya.

Ia menilai, pengembangan museum tematik akan memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi masyarakat maupun wisatawan yang memiliki minat khusus. Kendati demikian, Museum Negeri NTB tetap menjadi pusat utama yang menyajikan gambaran utuh tentang peradaban NTB.

“Saya membayangkan ke depan Museum Negeri NTB menjadi museum peradaban. Jadi, kalau orang ingin mendapatkan gambaran lengkap tentang NTB, datanglah ke Museum Negeri NTB. Spesialisasinya nanti bisa dikembangkan di tempat lain,” ujarnya.

Terkait kiprah Museum Negeri NTB yang menggelar pameran hingga ke Arab Saudi dan Australia, Gubernur menilai langkah tersebut sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan. Menurutnya, diplomasi tidak hanya dilakukan melalui jalur formal atau first track oleh para diplomat, tetapi juga melalui second track seperti diplomasi budaya.

“Apa yang dilakukan Museum Negeri NTB ini adalah langkah yang sangat baik. Ini memperkenalkan sisi lain dari Indonesia melalui budaya. Diplomasi itu kaya, ada first track dan second track, dan museum sudah mengambil peran penting dalam second track tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam mengungkapkan, panitia peringatan HUT Museum Negeri NTB ke-44 ini 99 persen ditangani oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Hal tersebut dimaksudkan agar ke depan mereka memiliki kapasitas dan pengalaman setara ASN dalam menggelar berbagai kegiatan atau event museum. (ham)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Gubernur Ingin Museum Jadi Pusat Peradaban NTB “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI