Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Provinsi NTB meminta 10 kabupaten/kota di NTB untuk turut melakukan promosi perhelatan MotoGP Mandalika 2026 yang akan dilaksanakan dalam dua pekan ke depan, tepatnya pada 9-11 Oktober 2026. Promosi bisa dilakukan di kabupaten/kota masing-masing, termasuk dengan melakukan promosi di kawasan konektivitas tinggi seperti bandara.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) NTB, Ahmad Nur Aulia, Rabu (23/9).
Saat ini, ujarnya, Pemprov NTB kian gencar mempromosikan perhelatan MotoGP Mandalika 2026 menjelang pelaksanaannya pada Oktober mendatang. Meski begitu, beberapa pekan jelang gelaran, penjualan tiket MotoGP tembus 70 persen pada tahap kedua ini. Sementara di tahap satu telah habis terjual 100 persen.
Ia mengatakan, pihaknya optimis tiket MotoGP bisa terjual sepenuhnya yaitu mencapai 150 ribu tiket. “Tahap pertama kan sudah close, sudah 100 persen. Ini dibuka tahap kedua lagi,” tambahnya.
Dalam mempromosikan perhelatan motor internasional tersebut, MGPA, lanjut Aulia telah melaksanakan roadshow ke sejumlah provinsi tetangga. Salah satunya Yogyakarta. Di sisa waktu dua pekan ini, Pemprov akan kian gencar melakukan promosi melalui koordinasi antara pemerintah daerah, serta melakukan promosi di bandara.
“Bandara melalui jaringan Injourney, Pemda melalui Dinas Pariwisata atau Dinas Kominfotik yang menangani publikasi di daerah masing-masing,” katanya.
70 persen tiket terjual itu dikatakan didominasi oleh pembeli dari luar daerah. Sementara, untuk penjualan tiket ke luar negeri, masih menjadi catatan Pemprov karena perlu waktu yang cukup panjang untuk melakukan promosi agar wisatawan mancanegara bisa tertarik menonton perhelatan MotoGP Indonesia.
“Jadi kalau dari luar negeri, idealnya enam bulan sebelum penyelenggaraan itu harus sudah ada fix. Namun, saya dapat informasi ada beberapa dari Asia sudah mengakses,” tambahnya.
Pada bagian lain, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) terus mematangkan kesiapan operasional dan pelayanan dalam menyambut penyelenggaraan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, 9–11 Oktober 2026.
Hingga 16 September 2026, BIZAM telah menerima permintaan sebanyak 48 extra flight, 11 charter flight, 4 penerbangan dengan perubahan menjadi pesawat berkapasitas lebih besar (change bigger aircraft), serta 3 positioning flight. Dengan demikian, terdapat total 66 penerbangan di luar penerbangan reguler yang telah diterima BIZAM untuk mendukung kebutuhan transportasi udara selama periode MotoGP 2026.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan tingginya permintaan terhadap akomodasi dan penerbangan menunjukkan besarnya antusiasme terhadap MotoGP 2026. “Karena itu, InJourney terus mendorong koordinasi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan wisatawan dapat diantisipasi sejak sebelum kedatangan hingga selama berada di NTB,” ujarnya. (era)


