BerandaBerandaSementara 23 Cabor Porprov NTB XII Rampung, KONI NTB Respons Sejumlah Persoalan...

Sementara 23 Cabor Porprov NTB XII Rampung, KONI NTB Respons Sejumlah Persoalan di Lapangan

Mataram (globalfmlombok.com)

Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat 2026 yang berlangsung sejak 15 Juli lalu terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki pekan kedua penyelenggaraan, sebanyak 23 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan telah resmi menyelesaikan seluruh tahapan lomba.

Meski demikian, dinamika kompetisi tak luput dari riak-riak keberatan teknis. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat sejumlah sengketa hasil pertandingan dan keabsahan status atlet masih dalam penanganan tim arbitrase.

Ketua Umum KONI NTB Mori Hanafi menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers resmi di Media Center Porprov NTB, Mataram, Selasa (21/7/2026). Mori menjelaskan bahwa dari total 51 cabang olahraga (cabor) yang diperhitungkan, pelaksanaan ajang multi-event olahraga terbesar di NTB ini telah melewati separuh jalan.

“Secara norma pelaksanaan, dari 51 cabor, saat ini kita sudah menyelesaikan 23 cabang olahraga. Berarti masih ada 28 cabor lagi yang tengah dan akan menyelesaikan masa pertandingannya,” ujar Mori Hanafi di hadapan awak media.

Adapun 23 cabor yang telah tuntas dipertandingkan tersebut diantaranya selancar ombak, bola voli indoor, judo, gulat, kurash, anggar, tinju, drumband, sepak takraw, angkat besi, akuatik, hoki, airsport, dayung, gateball, soft tennis, kickboxing, dance sport, catur, pencak silat, golf, gimnastik, dan fin swimming.

Mori menambahkan,, pihak panitia belum merilis keseluruhan perolehan medali secara resmi untuk sejumlah nomor pertandingan. Hal ini disebabkan oleh masuknya berkas protes dan keberatan formal dari beberapa kontingen kabupaten/kota.

Menurut Mori, setiap atlet maupun kontingen daerah berhak mengajukan keberatan apabila menemukan dugaan pelanggaran teknis maupun administrasi selama kompetisi berlangsung.

“Masih ada beberapa nomor pertandingan yang medalinya belum kita release karena sesuai aturan yang berlaku, ada proses protes yang sedang berjalan. Itu adalah hak masing-masing atlet dan kontingen daerah,” kata Mori menegaskan.

Salah satu sengketa menonjol yang tengah ditangani panitia melibatkan kontingen Kota Bima dan Kota Mataram. Kota Bima melayangkan protes resmi terkait keabsahan atlet peraih medali emas dari Kota Mataram yang disinyalir bukan merupakan atlet domisili NTB, melainkan didatangkan dari luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, KONI NTB sempat menghentikan sementara penetapan hasil sebelum Kota Mataram menyampaikan sanggahan resmi beserta bukti administrasi keabsahan sang atlet. Kasus-kasus semacam ini kini tengah berproses menuju sidang arbitrase KONI untuk memperoleh keputusan final dan mengikat.

“Proses penanganan sengketa dan arbitrase ini memang membutuhkan waktu, bisa sehari atau dua hari tergantung kompleksitas masalahnya. Kita pastikan semua diselesaikan secara transparan dan adil,” tambah Mori.

Ajang Seleksi PON XXII/2028

Porprov NTB XII 2026 yang berlangsung pada 15–25 Juli 2026 ini diikuti oleh tak kurang dari 4.860 atlet yang bertanding dalam 51 cabang olahraga. Selain memperebutkan gengsi dan supremasi daerah, ajang ini memiliki nilai strategis sebagai panggung seleksi utama bagi KONI NTB.

Melalui ajang Porprov ini, panitia dan pengurus cabor akan menjaring atlet-atlet andalan dan berprestasi yang diproyeksikan untuk memperkuat Kontingen Nusa Tenggara Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 mendatang.

Diharapkan, sisa 28 cabor yang masih dan akan bertanding hingga hari penutupan dapat berjalan dengan lancar, tertib, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI